Pengaruh Pemahaman Nilai Kejujuran Islam Terhadap Perilaku Akademik Mahasiswa FEBI IAIN Parepare

Authors

  • Nurliana Nurliana Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Syaukiah Amrina Rosadah Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Mutia Amalia Gaffar Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Aisyanda Salsabila Sahra Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Juniar Nur Aulia Sabila Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • St. Nurhayati Institut Agama Islam Negeri Parepare

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.8136

Keywords:

Kejujuran Islam, Perilaku Akademik , Mahasiswa FEBI

Abstract

Perilaku akademik mahasiswa merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pendidikan di perguruan tinggi. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai bentuk ketidakjujuran akademik, seperti menyontek saat ujian, menyalin tugas teman, serta melakukan plagiasi dari internet tanpa pemahaman yang memadai. Fenomena ini semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang mempermudah mahasiswa dalam mengakses dan menyalin informasi secara instan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa integritas akademik mahasiswa masih menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan dalam dunia pendidikan tinggi. Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa perilaku kecurangan akademik dipengaruhi oleh faktor tekanan akademik, kesempatan, dan rasionalisasi. Selain itu, nilai religiusitas dan internalisasi nilai moral, termasuk kejujuran, memiliki peran penting dalam membentuk perilaku akademik mahasiswa. Dalam perspektif Islam, kejujuran merupakan bagian dari akhlak yang harus dimiliki oleh setiap individu dan memiliki implikasi langsung terhadap perilaku, termasuk dalam konteks akademik. Oleh karena itu, pemahaman nilai kejujuran Islam dipandang sebagai faktor internal yang dapat mempengaruhi perilaku akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman nilai kejujuran Islam terhadap perilaku akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 103 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, serta regresi linear sederhana. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemahaman nilai kejujuran Islam terhadap perilaku akademik mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman nilai kejujuran Islam berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku akademik mahasiswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albrecht, W. S., Albrecht, C. O., & Albrecht, C. C. (2012). Fraud examination (4th ed.). South-Western Cengage Learning.

Anggraini, L., & Muspawi, M. (2024). Studi literatur: Peranan pembahasan dalam karya ilmiah. Jurnal Pendidikan, 9(4), 572–580.

Anshori, M. (2017). Metodologi penelitian kuantitatif. Airlangga University Press.

Becker, J. C., Connolly, J., Lentz, P., & Morrison, J. (2006). Using the business fraud triangle to predict academic dishonesty among business students. Academy of Educational Leadership Journal, 10(1), 37–54.

Darmiah, & Marvida, T. (2023). Kecurangan akademik (academic dishonesty) pada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry. Jurnal Pendidikan, 12(1), 166–180.

Dirdjosumarto, Y. (2016). Menyontek (cheating) sebagai bentuk kecurangan akademik. Jurnal Pendidikan, 8(1), 277–290.

McCabe, D. L., Treviño, L. K., & Butterfield, K. D. (2001). Cheating in academic institutions: A decade of research. Ethics & Behavior, 11(3), 219–232.

Nursalam, Bani, S., & Munirah. (n.d.). Bentuk kecurangan akademik (academic cheating) mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Jurnal Pendidikan, 36, 127–138.

Rettinger, D. A., & Kramer, Y. (2009). Situational and personal causes of student cheating. Research in Higher Education, 50(3), 293–313.

Sihite, D. B., & Maria, E. (2022). Religiusitas dan perilaku kecurangan akademik mahasiswa. Jurnal Pendidikan, 5(3), 321–330.

Silalahi, E., Silalahi, D., Tarigan, M. I., & Sinaga, R. V. (2024). Deteksi plagiarisme sebagai peningkatan integritas akademik. Jurnal Pendidikan, 3, 27–33.

Simabur, L. A. (2025). Religiusitas sebagai upaya pencegahan kecurangan akademik: Pendekatan eksperimen. Jurnal Pendidikan, 8(1), 287–296.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yaacob, S. E., & Ismail, S. (2020). Islamic values and academic integrity among university students. Journal of Islamic Education Research, 5(2), 45–58.

Yolanda, Y. (2021). Mendeteksi perilaku kecurangan akademik. Jurnal Pendidikan, 11, 99–110.

Downloads

Published

24-04-2026

How to Cite

[1]
N. Nurliana, S. A. Rosadah, M. A. Gaffar, A. S. Sahra, J. N. A. Sabila, and S. Nurhayati, “Pengaruh Pemahaman Nilai Kejujuran Islam Terhadap Perilaku Akademik Mahasiswa FEBI IAIN Parepare”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 14587–14595, Apr. 2026.