Pengaruh Affiliate Marketing Produk Fashion Shopee di Instagram terhadap Minat Beli Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.8069Keywords:
Affiliate Marketing, Minat Beli, Generasi Z, Shopee, InstagramAbstract
Perkembangan teknologi digital pada era Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan terhadap perilaku konsumen, terutama dalam aktivitas belanja yang kini semakin banyak dilakukan melalui marketplace dan media sosial. Kemudahan akses informasi, promosi yang cepat, serta interaksi langsung dengan penjual menjadikan media sosial sebagai sarana penting dalam strategi pemasaran digital. Instagram menjadi salah satu platform utama yang banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha dalam mempromosikan produk, termasuk melalui program affiliate marketing yang disediakan oleh Shopee. Namun, dalam perkembangannya muncul fenomena affiliate fatigue pada Generasi Z, yaitu kondisi kejenuhan terhadap konten promosi yang terlalu sering muncul, cenderung bersifat hard selling, kurang informatif, serta dinilai tidak autentik, sehingga berpotensi menurunkan minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh affiliate marketing produk fashion Shopee di Instagram terhadap minat beli Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 126 responden Generasi Z pengguna Shopee dan Instagram di Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa affiliate marketing memberikan kontribusi terhadap minat beli, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Selain itu, aspek informatif, kepercayaan, kegunaan, insentif, dan kemudahan akses terbukti mampu meningkatkan minat beli, serta konten autentik dengan pendekatan soft selling dinilai lebih efektif dibandingkan hard selling dalam menarik perhatian konsumen.
Downloads
References
Afif,Z., Azhari, D. S., Kustati, M., & Sepriyanti, N (2023). Penelitian Ilmiah (Kuantitatif) Beserta Paradigma, Pendekatan, Asumsi, Dasar Karakteristik, Metode Analisis Data Dan Outputnya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 682-693.
Andika, M., Masithoh, S., Kholiq, Y. N., Nisa, D. A., & Rohmah, N. (2021). Efektivitas Marketplace Shopee sebagai Marketplace Belanja Online yang Paling Disukai Mahasiswa. Journal of Education and Technology, 1(1), 24-29.
Aprilinda, Y., & Ariani, F. (2016). Aplikasi Tuner Guitar Berbasis Android untuk membantu dalam bermain dan menyetel gitar. Explore: Jurnal Sistem Informasi Dan Telematika, 7(1), 331209.
Fiqri, M., Wahyuningsih, S., & Nurhasanah, T. (2022). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Marketplace Terbaik Menggunakan Metode AHP pada Kelurahan Gunung Batu. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 2(02), 268-280.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2018). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.
Hermawan, Agus. (2012). Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Erlangga.
Husna, F. (2023, May). Peran Affiliator Dalam Menarik Minat Belanja Konsumen. In Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (SNPK) (Vol. 2, pp. 299-306).
Kristyowati, Y. (2021). Generasi “Z” dan strategi melayaninya. Ambassadors: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 2(1), 23-34.
Maulidia, N., Sobakh, N., & Nurhayati, D. (2024). PENGARUH FITUR PRODUK DAN PROMOSI CASHBACK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI MARKETPLACE SHOPEE:(Studi Kasus: Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2020 & 2021 Universitas PGRI Wiranegara). Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, 8(6), 61-70.
Putri, N. A. R., & Iriani, S. S. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian melalui e-commerce Shopee. Jurnal Komunika: Jurnal Komunikasi, Media Dan Informatika, 8(2), 69-77.
Riyanto, S., & Hatmawan, A. A. (2020). Metode riset penelitian kuantitatif penelitian di bidang manajemen, teknik, pendidikan dan eksperimen. Deepublish.
Safitri, Y., & Ramadanty, S. (2019). Strategi Keterlibatan Key Opinion Leaders dalam Kampanye Public Relations di Indonesia. Warta ISKI, 2(02), 88–96. https://doi.org/10.25008/wartaiski.v2i02.35
Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Metode penelitian untuk bisnis: Pendekatan pengembangan keterampilan (Edisi ke-7). Wiley.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sukendro, G., Destiarman, A. H., & Kahdar, K. (2016). Nilai fetisisme komoditas gaya hijab (kerudung dan jilbab) dalam busana muslimah. Jurnal Sosioteknologi, 15(2), 241-254.
Suswanto, P., & Setiawati, S. D. (2020). Strategi Komunikasi Pemasaran Shopee Dalam Membangun Positioning Di Tengah Pandemi Covid-19 Di Indonesia. LINIMASA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 16-29.
Yusuf, R., Hendrayati, H., & Wibowo, L. A. (2020). Pengaruh Konten Pemasaran Shopee Terhadap Keputusan Pembelian Pelanggan. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(2), 506-515.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Fadli Al-Multazim, Adi Prehanto, M Dzikri Ar’Ridlo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















