Narasi Perempuan dalam Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah: Analisis Feminisme Kritis dan Implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen

Authors

  • Susana Rarsina Institut Agama Kristen Negeri Ambon

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8010

Keywords:

Feminisme Kritis, Hermeneutika Feminis, Film, Perempuan, Teologi

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis narasi perempuan dalam film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah dengan menggunakan pendekatan feminisme kritis serta mengkaji implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis hermeneutika terhadap dialog, alur cerita, dan representasi karakter perempuan dalam film tersebut. Berdasrkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan dalam film ini digambarkan berada dalam relasi kuasa yang tidak seimbang, di mana mereka sering mengalami subordinasi, marginalisasi, serta tekanan sosial yang berasal dari konstruksi budaya patriarki. Selain itu, tokoh perempuan juga memperlihatkan bentuk resistensi terhadap dominasi tersebut, meskipun masih berada dalam batasan struktur sosial yang ada. Pendekatan feminisme kritis mengungkap bahwa narasi yang dibangun tidak hanya merefleksikan realitas sosial, tetapi juga mengkritisi struktur ketidakadilan gender yang masih berlangsung dalam kehidupan masyarakat. Pada konteks Pendidikan Agama Kristen, temuan ini menjadi sumbangsih penting dalam membangun kesadaran kritis terhadap isu keadilan gender serta mendorong pembelajaran yang lebih inklusif, reflektif, dan kontekstual. Pendidikan Agama Kristen diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek normatif, tetapi juga mampu menjadi ruang transformasi yang meneguhkan nilai kesetaraan, keadilan, dan penghargaan terhadap martabat perempuan sebagai ciptaan Allah. Dengan demikian, film ini dapat menjadi media pembelajaran yang relevan dalam mengintegrasikan nilai iman dengan realitas sosial yang dihadapi serta memperkaya perspektif teologis dalam pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akalili, R., & Sari, M. (2025). Peran perempuan sebagai penjaga moral keluarga dalam masyarakat digital. Jurnal Sosiologi Keluarga, 101–118.

Bahasa, J. (2023). Analisis Feminisme dalam Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. November, 172–181. https://doi.org/10.47709/jbsi.v3i02.3294

Fauziah, I. T., Dewi, S. W., Adhani, R. A., & Mahadika, F. (2025). Hukum Kritis Dan Feminisme : Analisis Gender Dalam Struktur Hukum Dari Perspektif Teori Mary Wollstonecraft. 1–19. https://doi.org/10.11111/praxis.xxxxxxx

Fiorenza, E. S. (1983). In memory of her: A feminist theological reconstruction of Christian origins. Crossroad.

Fiorenza, E. S. (1984). Bread not stone: The challenge of feminist biblical interpretation.

Hasan, Y., Wulan, R. R., & Nurhayati, I. K. (2025). Dekonstruksi Representasi Perempuan dalam Perspektif Sutradara Film YUNI. 8, 67–84.

In, M., No, C., & Hanum, S. (2018). Analisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam film miracle in cell no.7 sutradara hanum bramantyo. 7, 1–15.

Kartika, A., & Tas, J. (2023). Projecting Gender Identity : Women ’ s Portrayal in Indonesian Female Directors ’ Films. 6, 17–28.

Liyanti, Y. (2022). Universitas Persada Indonesia Y.A.I ABSTRAK. XXVII(1), 107–121.

Padang Allo, F. (2024). Budaya patriarki dan struktur kuasa dalam keluarga Indonesia. Jurnal Antropologi Nusantara, 55–70.

Pangestuti, T., Handayani, D., & Lestari, W. (2023). Tekanan emosional perempuan dalam keluarga patriarkal Indonesia. Jurnal Psikologi Relasional, 9. Jurnal Psikologi Relasional, 9, 150–168.

Ruether, R. R. (1983). Sexism and God-Talk: Toward a feminist theology. Boston: Beacon Press.

Russell, L. M. (1985). Feminist interpretation in theology.

Sulistiani, R. (2024). Perempuan dalam budaya digital: Representasi dan bias gender di media sosial. Jurnal Media Dan Gender, 3, 22–36.

Teori, M., & Nancy, K. (2021). Jurnal ledalero. 20(2), 235–257.

Downloads

Published

08-05-2026

How to Cite

[1]
S. Rarsina, “Narasi Perempuan dalam Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah: Analisis Feminisme Kritis dan Implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 1498–1506, May 2026.

Issue

Section

Articles