Sopi sebagai Simbol Persaudaraan dan Rekonsiliasi: Dialog Hermeneutika Paul Ricoeur dengan Perspektif Biblika dalam Tradisi Maluku
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8003Keywords:
Sopi, Budaya Maluku, Hermeneutika Simbolik, Teologi Biblika, Persaudaraan, RekonsiliasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbolik sopi dalam budaya Maluku serta mendialogkannya dengan simbol anggur dalam tradisi Yahudi dan Kekristenan melalui pendekatan hermeneutika simbolik Paul Ricoeur. Dalam masyarakat Maluku, sopi tidak hanya dipahami sebagai minuman tradisional, tetapi juga sebagai simbol budaya yang merepresentasikan nilai persaudaraan, solidaritas, rekonsiliasi, dan komitmen sosial. Namun, keberadaan sopi juga menghadirkan ambivalensi karena sering dikaitkan dengan penyalahgunaan alkohol dan konflik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data primer diperoleh dari teks Alkitab dan sumber etnografis mengenai praktik budaya sopi, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan kajian teologi kontekstual. Analisis dilakukan melalui identifikasi simbol budaya sopi, interpretasi hermeneutis, pembacaan simbol anggur dalam tradisi biblika, serta dialog kontekstual antara budaya lokal dan teologi Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sopi memiliki fungsi simbolik sebagai medium pengesahan relasi sosial, pemelihara memori kolektif, dan pembentuk etika persaudaraan dalam masyarakat Maluku. Sementara itu, anggur dalam tradisi Yahudi-Kristen dimaknai sebagai simbol sukacita, berkat, persekutuan, dan kasih karunia Allah, terutama dalam Perjamuan Kudus. Dialog teologis antara sopi dan anggur memperlihatkan adanya titik temu pada nilai persaudaraan, rekonsiliasi, dan tanggung jawab bersama tanpa menyamakan horizon makna keduanya. Penelitian ini menegaskan bahwa budaya lokal dan iman Kristen dapat saling memperkaya dalam membangun kehidupan bersama yang damai, adil, dan bermartabat.
Downloads
References
Busacchi, V., & Busacchi, V. (n.d.). The Act of Reading in Paul Ricoeur ’ s Philosophy The Act of Reading in Paul Ricoeur ’ s Philosophy. 16(1), 24–41. https://doi.org/10.5195/errs.2025.715
Dan, H., Naratif, E., & Ricoeur, M. P. (2013). Hermeneutika dan etika naratif menurut paul ricoeur. 2(2), 247–263.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.
Ilmiah, J., Pendidikan, W., Nifmaskossu, R., Feninlambir, M., & Elisa, D. (2023). Nilai-Nilai Budaya Sumpah Sopi (Rbui Tuk) Perkawinanadat Masyarakat Watmuri Kecamatan Nirunmas. 9(16), 821–832.
Joseph Kanar Tethool. (2022). “Hermeneutika Simbol Kejahatan Menurut Paul Ricoeur. Jurnal Seri Mitra 2, 44–46.
Keriapy, F., Tinggi, S., Kristen, A., Tafonao, T., Tinggi, S., & Real, T. (2023). Pela Gandong from the Perspective of Christian Education : An Attempt in Flourishing the Tolerance in Maluku Post-Conflict. 12(2), 203–214. https://doi.org/10.46495/sdjt.v12i2.179
Pattiruhu, G. M., & Therik, W. M. A. (2020). Sopi Maluku Diantara Cultural Capital Dan Market Sphere. 6(2), 104–118.
Paul Ricoeur. (1976). Interpretation Theory: Discourse and the Surplus of Meaning.
Pesurnay, A. J. (n.d.). Muatan Nilai dalam Tradisi Pela Gandong di Maluku Tengah. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, no 1, 31–34.
Pravasta Maulany, Jerimias Van Harling, Herly Lesilolo, L. J. (n.d.). ANALETIKA Kumpulan Karya Tertulis Tentang Pendidikan dan Musik.
Roman, D., Karya, R., & Darma, B. (n.d.). HERMENEUTIKA PAUL RICOEUR DAN PENERAPANNYA PADA PEMAKNAAN SIMBOL DALAM ROMAN “RAFILUS” KARYA BUDI DARMA Oleh: Indraningsih 1.
Wenno, I. H., & Akihary, W. (n.d.). KEBUTUHAN MODEL BUDAYA PELA GANDONG BERBASIS PEMBANGUNAN DI PROVINSI MALUKU.
Robert Schreiter, Constructing Local Theologies (Maryknoll: Orbis Books, 1985), 22.
Sarioa, A. (2011). Sopi dan Rekonsiliasi Sosial di Maluku Tengah. Ambon: Balai Kajian Budaya Maluku
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
The Holy Bible. (2011). New International Version (NIV). Grand Rapids, MI: Zondervan.
Titaley, J. A. (2004). Teologi Kontekstual di Indonesia: Refleksi tentang Inkulturasi dan Identitas. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Brown, Raymond E. The Gospel According to John. Vol. 1. New York: Doubleday, 1966.
Bruce, F. F. The Epistles to the Corinthians. Grand Rapids: Eerdmans, 1971.
Cullmann, Oscar. Early Christian Worship. London: SCM Press, 1953.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Claudia Sahertian, Elka Anakotta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















