Determinan Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7980Keywords:
Kemiskinan, Pendidikan, Pengangguran, Indeks Pembangunan ManusiaAbstract
Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2015–2024. IPM merupakan indikator penting dalam mengukur kualitas pembangunan manusia yang mencerminkan dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, dengan nilai signifikansi sebesar 0,006. Sementara itu, variabel kemiskinan dan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,747 dan 0,075. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,952 menunjukkan bahwa 95,2% variasi IPM dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam model. Hasil ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan faktor dominan dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan sebaiknya difokuskan pada peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan pembangunan manusia di tingkat daerah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan, pendidikan, dan pengangguran terhadap Indeks .
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Sumatera Utara 2015–2024, Medan: BPS Sumatera Utara, 2024.
S. N. Fatimah, “Pengaruh kemiskinan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi terhadap Indeks Pembangunan Manusia,” Journal of Economics and Development Studies, vol. 5, no. 2, pp. 45–55, 2021.
B. Rustanto, Menangani Kemiskinan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015.
M. P. Todaro dan S. C. Smith, Pembangunan Ekonomi, Jakarta: Erlangga, 2020.
Triwiyanto, Pengantar Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2014.
United Nations Development Programme, Human Development Report, New York: UNDP, 2022.
World Bank, World Development Indicators, Washington, DC: World Bank, 2021.
S. A. Z. Wulandari, “Pengaruh pendidikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia,” Jurnal Ekonomi Pembangunan, vol. 8, no. 1, pp. 12–20, 2023.
Badan Pusat Statistik, Indeks Pembangunan Manusia Indonesia 2023, Jakarta: BPS, 2023.
G. S. Becker, Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, Chicago: University of Chicago Press, 1993.
A. Sen, Development as Freedom, New York: Oxford University Press, 1999.
S. Sukirno, Ekonomi Pembangunan: Proses, Masalah, dan Dasar Kebijakan, Jakarta: Kencana, 2016.
United Nations Development Programme, Human Development Report, New York: UNDP, 2023.
World Bank, World Development Report, Washington, DC: World Bank, 2022.
D. Arsyad, Ekonomi Pembangunan, Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2017.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Aisyah Pulungan, Zulkifli Siregar , Amrani Amrani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















