Analisis Pendapat Masyarakat terhadap Pengobatan Tradisional di Kelurahan Wumialo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo

Authors

  • Windi Salaa Universitas Negeri Gorontalo
  • Yowan Tamu Universitas Negeri Gorontalo
  • Funco Tanipu Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.7940

Keywords:

Perspektif, Masyarakat, Perdukunan

Abstract

Masyarakat Gorontalo merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia yang sebagian masyarakatnya masih mempercayai berbagai kepercayaan termasuk hal-hal yang berhubungan dengan dunia gaib dan supranatural. Dalam sebagian masyarakat Gorontalo masih berkembang kepercayaan pada praktik tradisional seperti perdukunan. Perdukunan dipercaya oleh sebagian masyarakat untuk penyembuhan atau untuk mengatasi sesuatu secara spiritual yan dalam praktiknya menggunakan ritual, ramuan atau media air. Penelitian ini berfokus pada persepsi masyarakat terhadap praktik perdukunan khususnya di Kelurahan Wumialo Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo. Perdukunan dalam konteks ini tidak hanya menyangkut aspek penyembuhan, tetapi juga menyentuh ranah sosial dan spiritual seperti pencarian barang hilang, mengobati kerasukan dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali bagaimana persepsi masyarakat dengan latar belakang sosial dan pendidikan yang beragam masyarakat Wumialo terhadap praktik perdukunan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi langsung kepada masyakat setempat. Penelitian ini menggunakan teori fungsionalisme structural Talcott Parsons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif masyarakat Kelurahan Wumialo terhadap praktik perdukunan sangat beragam. Sebagian masyarakat mempercayai praktik perdukunan sebagai alternatif dalam mengatasi permasalahan yang tidak dapat dijelaskan secara medis dan persoalan lain yang tidak dapat diselesaikan dengan cara yang biasa. Selain itu terdapat pula masyarakat Wumialo yang tidak mempercayai praktik perdukunan karena sangat berpegang teguh pada nilai dan ajaran agama. Perbedaan perspektif ini menunjukkan adanya dinamika sosial yang ada ditengah kehidupan masyarakat Wumialo.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Yowan Tamu, Universitas Negeri Gorontalo

Departemen sosiologi fakultas ilmu sosial universitas negeri gorontalo

Funco Tanipu, Universitas Negeri Gorontalo

Departemen sosiologi fakultas ilmu sosial universitas negeri gorontalo

References

1. A’yun, Q. (2022). SISTEM PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19. Jurnal Analisa Sosiologi, 11(2), 215–228. Https://Doi.Org/10.20961/Jas.V11i2.58113.

2. Agus Supriatna, Denok Sunarsi, R. I. (2025). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kualitatif (D. G. Nuansa (ed.); Cetakan Pe). PT Literasi Nusantara Abadi Grup. Https://Repository-Penerbitlitnus.Co.Id/Id/Eprint/463/1/Buku_Ajar_Metode_Penelitian_Kualitatif.Pdf

3. Firli Aulia H. Munayang, Zuchri Abdussamad, Y. A. (2025). Kualitas Pelayanan Publik di Puskesmas Bonepantai Kabupaten Bone Bolango. Sosiologi Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 205–213. https://doi.org/10.37905/sjppm.v2i4.305

4. Hot Marangkup Tumpal Sianipar, A. A. P., & Widiyastuti, A. N. (2020). Praktik Perdukunan Menurut Tiga Prasasti Peninggalan Kedatuan Sriwijaya Abad Ke 6-7 Masehi. Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 6(2), 196. Http://Doi.Org/10.36424/Jpsb.V6i2.186.

5. Nasution, M. A. (2022). Al-Hikmah Agama dan Masalah Makna Dalam Teori Sosiologis Talcott Parsons. Jurnal Theosofi Dan Peradaban Islam, 4(1), 129–140. Http://Dx.Doi.Org/10.51900/Alhikmah.V4i1.12536

6. Nesti Eka Putri, & Deny Wahyu Apriadi. (2023). Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Dukun Suwuk Di Desa Tanjung Lor, Kabupaten Pacitan. Jurnal Sosiologi USK: Media Pemikiran Dan Aplikasi, 17(1), 49–62. https://doi.org/10.24815.jsu.v17i1.31484 10.24815.jsu.v17i1.31484

7. Setiawan, E. (2023). Eksistensi Dukun Di Era Modern Dalam Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa. Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan, 9(November), 74–87. Https://Doi.Org/10.37058/Jipp.V9i2.6286

8. Sinaga, A. esther A., & Asriwandari, H. (2025). Kepercayaan Masyarakat Kota Jakarta Pada Praktik Perdukunan (Studi Kasus Jasa Dukun Sebagai Penglaris Dagangan). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(A), 22–34. Https://Jurnal.Peneliti.Net/Index.Php/JIWP/Article/View/11992.

9. Siregar, A., & Junaidi, J. (2024). Pandangan Masyarakat Terhadap Dukun Sebagai Pengobatan Kesehatan Dalam Perspektif Aqidah Islam Studi Kasus Pada Kabupaten Tapanuli Selatan. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 7(2), 143–154. Https://Doi.Org/10.37329/Kamaya.V7i2.3172

10. Sri Gina Damalante, Rauf A. Hatu, Yowan Tamu, S. B. (2025). Analisis Dampak Sosial dan Ekonomi Pada Masyarakat Sekitar PT. Pani Gold Project. Sosiologi Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 241–250. https://doi.org/10.37905/sjppm.v2i4.284

11. Tazkiyah, D. (2022). Adaptasi Tradisi Angpao Saat Hari Raya Lebaran Di Purwokerto: Perspektif Teori Agil Talcott Parsons. Jurnal Cakrawala Mandarin, 6(1), 76. Http://Dx.Doi.Org/10.36279/Apsmi.V6i1.156

12. Ahsan, Z. R., Samnuzulsari, T., & Niko, N. (2025). Ancestral Heritage in Traditional Medicine Among Coastal Communities in Indonesia: Spiritual Practices and Modern Integration. Ilomata International Journal of Social Science, 6(3), 868–880. https://doi.org/10.61194/ijss.v6i3.1670

13. Cipta, D. A., Andoko, D., Theja, A., Utama, A. V. E., Hendrik, H., William, D. G., Reina, N., Handoko, M. T., & Lumbuun, N. (2024). Culturally Sensitive Patient-Centered Healthcare: A Focus on Health Behavior Modification in Low- and Middle-Income Nations—Insights from Indonesia. Frontiers in Medicine, 11, 1353037. https://doi.org/10.3389/fmed.2024.1353037

14. Hilmi, I. L., Alfian, S. D., Abdulah, R., & Puspitasari, I. M. (2024). Factors Associated with Health-Seeking Behavior in Indonesia: Evidence from the Indonesian Family Life Survey 2014. Medicina, 60(10), 1607. https://doi.org/10.3390/medicina60101607

15. Nasrullah, N. A., Tandirerung, N., Prayogi, I., & Arifin, I. (2026). Patterns of Medical Pluralism in Health-Seeking Behavior among Communities in Barru Regency, South Sulawesi, Indonesia. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 3(3). https://doi.org/10.62238/jupsi.v3i3.337

16. Pradipta, I. S., Aprilio, K., Febriyanti, R. M., Ningsih, Y. F., Pratama, M. A. A., Indradi, R. B., Gatera, V. A., Alfian, S. D., Iskandarsyah, A., & Abdulah, R. (2023). Traditional Medicine Users in a Treated Chronic Disease Population: A Cross-Sectional Study in Indonesia. BMC Complementary Medicine and Therapies, 23, 120. https://doi.org/10.1186/s12906-023-03947-4

17. Widayati, A., Candrasari, D. S., Mariana, L. J., & Veronica, V. (2021). Perceptions of Traditional Medicines for Self-Medication among People in Dieng Plateau, Central Java Province, Indonesia. Jurnal Riset Kesehatan, 10(2), 132–138. https://doi.org/10.31983/jrk.v10i2.7692

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
W. Salaa, Y. Tamu, and F. Tanipu, “Analisis Pendapat Masyarakat terhadap Pengobatan Tradisional di Kelurahan Wumialo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 25619–25627, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles