Relevansi Pemikiran Pendidikan Islam Berbasis Pemberdayaan Perempuan Perspektif Siti Walidah

Authors

  • Eka Melliana Risnawaty Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Sarah Handayani Uin Raden Mas Said Surakarta
  • Abdussyukur Abdussyukur Uin Raden Mas Said Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7934

Keywords:

Pendidikan Islam, Pemberdayaan Perempuan, Siti Walidah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Islam berbasis pemberdayaan perempuan perspektif Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan) dalam menjawab tantangan pendidikan kontemporer, khususnya kesenjangan gender dalam akses dan partisipasi perempuan. Kesenjangan tersebut menunjukkan bahwa perempuan kerap dibatasi ruang geraknya, baik secara kultural maupun struktural, sehingga potensi dan kontribusinya dalam pembangunan belum terwujud secara optimal. Melalui pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research), penelitian ini menelaah literatur primer dan sekunder yang relevan serta dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Kesenjangan gender dalam pendidikan Islam masih menjadi persoalan, terutama dalam akses dan partisipasi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Islam berbasis pemberdayaan perempuan perspektif Siti Walidah dalam menjawab tantangan pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research) melalui telaah literatur primer dan sekunder yang relevan, serta dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Siti Walidah bersifat progresif, integratif, dan transformatif. Pendidikan dipandang sebagai sarana pemberdayaan perempuan yang mencakup aspek spiritual, intelektual, dan sosial. Konsep “Catur Pusat” yang mengintegrasikan keluarga, sekolah, masyarakat, dan lingkungan keagamaan terbukti relevan dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan gender. Selain itu, integrasi ilmu agama, ilmu umum, dan keterampilan hidup menjadi strategi penting dalam membentuk kemandirian perempuan. Kesimpulannya, pemikiran Siti Walidah tidak hanya bernilai historis, tetapi juga relevan sebagai paradigma strategis dalam pengembangan pendidikan Islam yang responsif gender di era globalisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aldira, S. U., Aguswan, A., & Hakim, R. (2024). Siti Walidah’s thoughts on the concept of feminism and its relevance to Islamic education. Ruhama: Islamic Education Journal, 7(1), 23–36.

Alfaien, N. I., & Vashti, R. P. (2022). Kepemimpinan Siti Walidah dalam pendidikan. Ta’dibunna: Jurnal Pendidikan Islam.

Aminah, S., Hifza, H., & Purnamasari, W. (2024). Perempuan dalam pendidikan Islam menurut pemikiran Siti Walidah. Islamic Learning Journal.

Andine, S., & Selamet. (2025). Peran wanita dalam mengajarkan pendidikan agama Islam di era modern. As-Sultan Journal of Education, 2(1).

Aritonang, A. A., Zulkarnain, A. N. B. I., & Irmayani, N. (2025). Peran Muhammadiyah dalam pendidikan dan pemberdayaan sosial: Dari masa kolonial hingga era reformasi. Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan), 4(1).

Diana, D., & Rismanto, M. (2025). Pemberdayaan perempuan melalui pendidikan akhlak sosial dan keterampilan produktif berbasis nilai Islam di Kalurahan Talise Valangguni Kota Palu Sulawesi Tengah. Journal of Community Development (JCD), 4(1).

Fatimah, F., Ali, S. N., & Sari, A. P. (2025). Peran Siti Walidah dalam pemberdayaan perempuan melalui pendidikan di lingkungan Muhammadiyah. Sulawesi Tenggara Educational Journal.

Fitriani, F., & Melenia, A. F. (2024). Potret sejarah pendidikan perempuan: Studi tentang pendidikan perempuan di Indonesia. Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education, 41.

Hidayah, N., Rasjidi, R., & Munawar, S. (2025). Strategi pemberdayaan perempuan melalui program pendidikan agama Islam. JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian, 4(4).

Kholisatun, N., Pratiwi, F. R., & Nurhakim, M. (2024). Aisyiyah dan pemberdayaan perempuan dalam upaya kesetaraan gender. Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(3). https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i3.1272

Mauliddiyah, V. L., & Hajar, I. I. (2025). Nyai Ahmad Dahlan dan transformasi peran gender: Pemberdayaan perempuan Muslim dalam peradaban Muhammadiyah 1917–1945 M. KONMASPI, 2.

Tafsir, A., Supardi, A., Basri, H., Mahmud, M., Kurahman, O. T., Fathurrahman, P., ... & Suryana, Y. (2004). Cakrawala pemikiran pendidikan Islam (Vol. 1). Mimbar Pustaka: Media Tranformasi Pengetahuan.

Isnaini, R. L. (2016). Ulama Perempuan dan Dedikasinya dalam Pendidikan Islam (Telaah Pemikiran Rahmah El-Yunusiyah). Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 2-16.

Utami, D. A., & Afiyanto, H. (2022). Siti Walidah Dahlan Pelita Pemberdayaan Perempuan Yogyakarta 1917-1946. ASANKA: Journal of Social Science and Education, 3(2), 240-260.

Alfaien, N. I., & Vashti, R. P. (2022). Kepemimpinan Siti Walidah dalam pendidikan. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 90-99.

Mardiah, N. I., Luthfiyah, L., Sadat, A., Ihlas, I., Ramadhan, S., & Kusumawati, Y. (2022). Analisis pergerakan pendidikan perempuan serta kiprah Siti Walidah di Aisyiyah. Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 6(1). https://doi.org/10.52266/tadjid.v6i1.779

Muthrofin, K. (2023). Kontribusi Siti Walidah dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia melalui Muhammadiyah. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam.

Novita, A., Nasution, A. N., & Nurzannah. (2025). Muhammadiyah dan pemberdayaan perempuan: Pandangan Muhammadiyah terhadap isu perempuan. Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam (JIPPI), 3(1). https://doi.org/10.30596/jippi.v3i1.87

Putra, J. D., Hulawa, D. E., & Al Wizar. (2024). Pemikiran pendidikan Islam Siti Walidah. Jurnal Intelek Insan Cendikia.

Savira, Z. M., dkk. (2023). Urgensi pendidikan kaum perempuan pada era globalisasi: Telaah pemikiran Siti Walidah. NUSANTARA: Jurnal Pendidikan Indonesia.

Sitepu, Z. A. R. B., Masithoh, M., Mahyuni, M., & Zannah, N. (2025). Muhammadiyah dan pemberdayaan perempuan melalui organisasi Aisyiyah. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(1), 88–95. https://doi.org/10.61104/jq.v3i1.728

Siregar, A. K., Nurhakim, M., & Romelah, R. (2023). Peran Muhammadiyah dalam pemberdayaan masyarakat di Kota Padangsidimpuan. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(001).

Suandi, R. P., Kisti, A., Mbatari, J. M., Amelia, R. I. P., & Iriyanti, D. (2025). Peran organisasi Aisyiyah terhadap pendidikan Islam di Papua Barat. Al-Fikr: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2).

Sugitanata, A., Hasan, F., Kurniawan, M. R., & Aminah, S. (2024). Pemberdayaan perempuan melalui pendidikan Islam progresif Suud Sarim Karimullah: Analisis strukturalisme dan implikasinya. Muadalah, 12(1), 1–13.

Suryatama, M. A. (2024). Kesetaraan gender perspektif Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan) terhadap keluarga Islam di Indonesia. Mitsaqan Ghalizan, 4(2). https://doi.org/10.33084/mg.v4i2.8890

Tiya, W. S. H. (2021). Peran Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan) dalam meningkatkan pendidikan kaum perempuan (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Ulhaq, S. S. D., Fitriani, A., Putri, N. Q., & Rafi, D. (2025). Siti Walidah: Pelopor emansipasi dan pendidikan perempuan dalam Muhammadiyah. Reflection Journal.

Veranita, M. (2023). Literasi digital dan perempuan. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 21(2), 27–33.

Wahyudi, D., & Kurniasih, N. (2021). Narasi perempuan dan literasi digital di era revolusi industri 4.0. Jurnal Studi Gender dan Anak, 3(1). https://doi.org/10.32332/jsga.v3i1.3286

Downloads

Published

20-04-2026

How to Cite

[1]
E. M. Risnawaty, S. Handayani, and A. Abdussyukur, “Relevansi Pemikiran Pendidikan Islam Berbasis Pemberdayaan Perempuan Perspektif Siti Walidah”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 13698–13710, Apr. 2026.