Pengaruh Tepung Ubi Jalar Ungu dan Tepung Terigu Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Sensoris Pada Klappertaart
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7932Keywords:
Klappertaart, Tepung Terigu, Tepung Ubi Jalar UnguAbstract
Klappertaart merupakan salah satu kue khas Kota Manado Sulawesi Utara. Klappertaart menjadi dessert yang digemari karena memiliki cita rasa manis sekaligus lezat dan bertekstur lembut. Klappertaart muncul dari Manado pada waktu penjajahan Belanda, sehingga tampak jelas pengaruh periode kolonial itu pada bahan utama kue ini, yakni kelapa, susu, rum, dan tepung terigu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi proporsi optimal campuran dua jenis tepung untuk menghasilkan karakteristik sensoris pada produk klappertaart yang dihasilkan. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri sari satu faktor yaitu tepung terigu dan tepung ubi jalar ungu 100%:0%, 75%:25%, 50%:50%, 25%:75%, dan 0%:100%) dengan 5 kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu kadar air, kadar abu,kadar asam lemak bebas, dan uji organoleptik . Hasil pengamatan diproses melalui analisis varians (a=5%) dan dilanjutkan dengan BNJ (a=5%). Perlakuan terbaik diuji menggunakan uji indeks efektivitas. Temuan membuktikan formulasi tepung memengaruhi mineral, FFA, dan cita rasa namun tidak berdampak pada kelembapan serta atribut sensoris lainnya. Berdasar uji indeks efektivitas perlakuan terbaik yang didapatkan yaitu perlakuan 25% tepung terigu : 75% tepung ubi jalar ungu dengan nilai 0,81 dengan hasil kadar air 47,21%, kadar abu 0,39%, asam lemak bebas 1,70% dan uji sensoris tekstur 3,53 rasa 3,70, kesukaan 3,67, aroma 3,77, dan warna 3,57.
Downloads
References
Aminah, Syarifah., Muflihani, Yanis., dan Tezar Ramdhan. 2015. Preferensi Konsumen Terhadap Pai Susu Berbahan Baku Tepung Ubi Jalar Terfermentasi. Balai Penelitian Teknologi Pertanian Jakarta.
Anggarawati, N.K.A., Ekawati, I.G.A. dan Wiadnyani, A.A.I.S. 2019. Pengaruh Subtitusi Tepung Ubi Jalar Ungu Termodifikasi (Ipomea Batatas var. Ayamurasaki) Terhadap Karakteristik Waffle. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan.
De Garmo, E.P., W.G. Sullivan., dan C.R. Candra. 1984. Engineering Economi. 7th edition. Me Millan Publ. Co. New York.
Fellows dan P. J. Ellis. 1992. Food Processing Technology: Principles and Practice. Ellis Horwood. England. Pp.12.
Hasrini, R.F, Pohan, H.G, Aviana, T. 2011. Karakterisasi Tepung Ubi Jalar. Warta IHP Jornal of Agro-Based Industry.
Hayati, R. 2009. Perbandingan Susunan dan Kandungan Asam Lemak Kelapa Muda dan Kelapa Tua (Cocos nucifera L.) dengan Metode Gas Kromatografi. Jurnal Floratek.
Hidayat, B., A. Basuki dan Sugiyono. 2007. Karakteristik Tepung Ubi Jalar (Ipomea Batatas. L) Varietas Shiyorutuka Serta Kajian Potensi Penggunaanya sebagai Sumber Pangan Karbohidrat Alternatif. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan.
Koswara, S., 2013. Teknologi Pengolahan Umbi- umbian. Bogor: Research and Community Service Institution IPB.
Mahmud, M.K., Hermana, Zulfianto, N. A., Ngadiarti, I., Apriyantono, R. R., Hartati, B., Bernadus dan Tinexcelly. 2009. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. PT Elex Media Komputindo. Kompas Gramedia.
Midayanto, D., dan Yuwono, S. 2014. Penentuan Atribut Mutu Tekstur Tahu untuk Direkomendasikan sebagai Syarat Tambahan dalam Standar Nasional Indonsesia. Jurnal Pangan dan Agroindustri.
Nurdjanah, S, dan N. Yuliana. 2013. Produksi Tepung Ubi Ungu Termodifikasi Secara Fisik menggunakan Rotary Drum Dryer. Laporan Penelitian Hibah Bersaing Tahun Pertama. Dikti. Universitas Lampung.
Rahmawati dan Nailis. 2017. Pemanfaatan Bonggol Pisang pada Pembuatan Klapertart dan Pie. Proyek Akhir. Pendidikan Teknik Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.
Sasrosupadi dan Adji. 2000. Rancangan Percobaan Praktis Bidang Pertanian. Kanisius: Yogyakarta.Setyaningsih, D., A. Apriyantono dan M. P. Sari, 2010. Analisis Sensoris untuk Industri Pangan dan Agro. Perpustakaan Nasional. Katalog dalam Terbitan (KDT). Bogor.
Siti N, dan N. Yuliana. 2019. Ubi Jalar Teknologi Produksi Dan Karakteristik Tepung Ubi Jalar Ungu Termodifikasi. Bandar Lampung: CV. Anugrah Utama Raharja.
Subagio A. 2006. Industrialisasi Modified Cassava Flour (MOCAF) sebagai Bahan Baku Industri Pangan Untuk Menunjang Diversifikasi Pangan Pokok Nasional. Fakultas Teknologin Pertanian, Universitas Jember.
Susilowati dan Medikasari. 2008. Kajian Formulasi Tepung Terigu dan Tepung dari berbagai Jenis Ubi Jalar sebagai Bahan Dasar Pembuatan Biskuit NonFlaky Crackers. Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi II 2008. Universitas Lampung.
Wahidah, N. 2010. Komponen- Komponen yang Memengaruhi Cita Rasa Bahan Pangan. http://www.idazweek.co.cc/2010/02/ komponen–komponen–yang memengaruhi-cita.html.
Widyawati, D. M. 2017. Tepung Jagung sebagai Bahan Pembuatan Corn Red Velvet dan Klapertaart Jagung. Tugas Akhir. Pendidikan Teknik Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.
Winarno, F.G. 1992. Potensi dan Peran-peran dan Tepung-tepungan bagi Industry Pangan dan Program Perbaikan Gizi. Makalah pada Sem Nas Interaktif: Keanekaragaman Makanan Untuk Ketersediaan Pangan.
Zuraida dan Y. Supriati. 2001. Usahatani Ubi Jalar Sebagai Bahan Pangan Alternatif dan Disversifikasi Sumber Karbohidrat. Bogor: Balai Penelitian Bioteknologi Tanaman Pangan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jihan Renika Sari; Suko Priyono, Lucky Hartanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















