Hubungan Anemia dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Kabupaten Gianyar
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7849Keywords:
Anemia, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), Ibu Hamil, KehamilanAbstract
Latar Belakang Anemia pada ibu hamil, sering dikaitkan dengan peningkatan risiko BBLR. Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu indikator penting status kesehatan ibu dan anak, serta menjadi faktor risiko utama terhadap morbiditas dan mortalitas neonatal. Tujuan Penelitian Proporsi kejadian ibu hamil yang mengalami anemia, kejadian bayi berat lahir rendah dan menganalisis hubungan anemia dengan Berat Bayi Lahir Rendah di Kabupaten Gianyar. Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi diambil secara simple random sampling sebanyak 374 sampel dari 13 Puskesmas di Kabupaten Gianyar pada tanggal 17 – 21 Mei 2025. Data diambil dari register kohort ibu dan bayi menggunakan form pengumpulan data. Uji hipotesis dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil 90,6% berusia 20-35 tahun, 66,3 % bekerja, 65,0% pendidikan menengah, 99,05 % paritas 1-4 kali, 10,2 % anemia, 10,4 % dengan BBLR. Berdasarkan hasil uji Chi Square, nilai p pada analisis hubungan anemia dengan BBLR adalah 0,089 (p > 0,05). Simpulan Tidak terdapat hubungan antara anemia dengan berat bayi lahir rendah di Kabupaten Gianyar. Saran bagi Puskesmas atau Rumah Sakit, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan antenatal care (ANC) secara menyeluruh dan edukasi risiko BBLR.
Downloads
References
Agustin, S., Setiawan, B. D., dan Fauzi, M. A. (2019). Klasifikasi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Pada Bayi Dengan Metode Learning Vector Quantization (LVQ). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 3.
Aprilisa S. Hubungan anemia pada ibu hamil dengan berat bayi baru lahir di bidan praktek swasta Kertosuko Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Nursing News. 2017
Adila RF, Susilowati TS. Hubungan Kekurangan Energi Kronis dan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Puskesmas Tirtomoyo II Kabupaten Wonogiri (Analisis Data Sekunder Tahun 2019 dan Tahun 2020) [Internet] [s1]. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2022 [cited 2022 Aug 14]. Available from: http://eprints.ums.ac.id/96825/
Dinkes Povinsi Bali. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Bali 2022. Dinkes Povinsi Bali. (2023). FinalKesga_ProfilkesBali_2023.
Dinkes Povinsi Bali. (2024). FinalKesga_ProfilkesBali_2024.
Fitri, (2018). Hubungan Karakteristik Ibu dengan Kejadian BBLR di Wilayah Kabupaten Kuningan, Jurnal kesehatan Health Sciences Journal Vol 09 N0 12.
Hasriyani, H. (2018). Berbagai Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) (Studi di Beberapa Puskesmas Kota Makassar), 3. Retrieved from http://eprints.undip.ac.id/62287/4/BAB_II.pdf
Haryanti SY, Pangestuti DR, Kartini A. Anemia dan KEK pada Ibu Hamil sebagai Faktor Risiko kejadian Bayi Berat Lahir Rendah ( BBLR) Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Juwana Kabupaten Pati. Jurnal Kesehatan Masyarakat 2019;7:8.
Kemenkes, RI. (2020). Pedoman Pelayanan ante natal terpadu. ( Cetakan Ketiga) Jakarta
Kemenkes, RI. (2023). Riskesdas 2023 (Balitbangk). Jakarta
Latifah IA. Karakteristik Ibu Yang Melahirkan Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Indonesia (Analisis Data Sdki 2017) [Internet]. Universitas Gadjah Mada; 2022 [cited 2023 Mar 19]. Available from: http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/217823
Mutia. (2018) Hubungan Anemia dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Rumah Sakit Umum Sundari Medan Tahun 2018. Prodi D4 kebidanan Institut Kesehatan Helvetia Medan.
Mahayana, S. A., Chundrayette, E., dan Yuliastini. (2015). Faktor resiko yang berpengaruh terhadap kejadian BBLR di RSUP Dr Djamil. M Padang. Jurnal Kesehatan Andalas.
Mahmudian AA, Dian Aby Restanty, Sugijati S. Hubungan KEK dengan Anemia Gravidarum pada Ibu Riwayat BBLR. arteri. 2021 Jun 16;2(3):80–5.
Notoatmojo, S. (2018). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Novitasari, A., Hutami, M. S., Pristya, T. 2020). Pencegahan dan Pengendalian
BBLR di Indonesia. Indonesian Journal of Health Development, 2(3), 175-
182. https://doi.org/10.52021/ijhd.v2i3.39
Nursalam. (2014). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan; Pendekatan Praktis
(3rd ed.). Jakarta: Salemba Medika.
Pristya TYR, Novitasari A, Hutami MS. Pencegahan dan Pengendalian BBLR di Indonesia : Systematic Review. Indonesian Journal of Health Development. 2020 Oct 1;2(3):175–82.
Putri AR, Muqsith. Hubungan Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir Bayi di Rumah Sakit Umum Cut Meutia , Kabupaten Aceh Utara dan Rumah Sakit Tk IV IM .07.01 Lhokseumawe Tahun 2015 AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh. 2018 Feb 16;2(1):1–7.
Rahim, F. K., & Muharry, A. (2018). Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kabupaten Kunigan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 9(2), 75–80. https://doi.org/10.34305/jikbh.v9i2.71
Sastroasmoro, S. (2011). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi 4, 2011.
Dasar-dasar Metodologi Penelitian. jakarta: sagung seto.
Schart, J. R., Stroustrup, A., Conaway, M. R., & DeBoer, M. . (2016). Growth and development in children born very low birthweight,. Arch Dis Child Fetal Neonatal, 101(5). https://doi.org/10.1136
Setiyani, A., Sukesi, A., & Esyuananik. (2016). Asuhan Kebidanan Neonatus,Bayi,Balita dan Anak Prasekolah (Cetakan pertama). Jakarta:Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sugiono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan (pendekatan kuantitatif, Kualitatif). Bandung: Alfabeta.
Solihah, I. A., & Nurhasanah, S. (2018 ) Hubungan Riwayat Kekurangan Energi Kronik (KEK) Selama Masam Kehamilan Dengan Kejadian BBLR Di Wilayah Kerja Puskesmas Cipendeuy. Jurnal Kesehatan Aeromedika
Shary, V. M. (2024) Hubungan usia dan paritas ibu dengan kejadian BBLR ( BBLR ) di wilayah kerja Puskesmas Lambunu 2 Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2024. Skripsi. Surakarta: Prodi Sarjana Kebidanan Universitas Kusuma Husada Surakarta
Seroja Husada, J., (2025). Hubungan Antenatal Care dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Wilayah kerja Puskesmas Takisung. 2(2), 357–370. https://doi.org/10.572349/husada.v1i1.363
Supariasa. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC; 2019.
Umami, dkk. (2022). Ilmu Kesehatan Ibu dan Anak. Bandung: Pnerbit Media Sains Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ida Ayu Putu Widnyani, Ni Wayan Suarniti, Ni Nyoman Budiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















