Pengaruh Kegiatan Mencetak Menggunakan Bahan Alam Terhadap Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun di TK Aisyiyah Sekayu

Authors

  • Inas Safira Fatya Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Tutut Handayani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Muhtarom Muhtarom Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7820

Keywords:

Anak Usia Dini, Mencetak Bahan Alam, Perkembangan Kreativitas

Abstract

Berdasarkan hasil analisis deskriptif, kegiatan mencetak menggunakan bahan alam telah terlaksana dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari dominannya penilaian pada kategori Sangat Baik (SB), yaitu sebesar 68%, diikuti kategori Baik (24%), serta hanya 1 anak (4%) yang berada pada kategori Cukup. Hampir seluruh indikator pelaksanaan kegiatan, seperti kemampuan mengenali bahan, menyiapkan bahan, teknik mencetak, kemampuan bereksperimen, dan hasil estetika, menunjukkan capaian tinggi pada skor Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan ini menunjukkan bahwa secara proses, kegiatan mencetak menggunakan bahan alam sangat menarik, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Hasil penilaian kreativitas anak menunjukkan bahwa sebagian besar responden mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 76%, 4% kategori BSH, dan 12% kategori MB. Tidak ada anak yang termasuk kategori Belum Berkembang (BB). Hasil uji t (Paired Sample t-Test) menunjukkan bahwa kegiatan mencetak menggunakan bahan alam memberikan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kreativitas anak. Nilai t hitung sebesar 1,558 lebih kecil dari t tabel 2,080, dan nilai signifikansi 0,136 (> 0,05). Dengan demikian, H₀ diterima dan H₁ ditolak, yang berarti kegiatan mencetak menggunakan bahan alam tidak berpengaruh signifikan secara statistik terhadap kreativitas anak. Hasil penelitian ini sejalan dengan berbagai literatur yang menyatakan bahwa kreativitas anak tidak hanya ditentukan oleh satu bentuk kegiatan, tetapi hasil kombinasi lingkungan, stimulasi, dan pengalaman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Arischa, S. (2019). Analisis beban kerja bidang pengelola sampah dinas lingkungan hidup. JOM FISIP, 6(1), 1–10.

Fakhriyani, D. V. (2019). Pengembangan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 45–54.

Gallagher, J. J. (1985). Teaching the gifted child (3rd ed.). Allyn & Bacon.

Guilford, J. P. (1950). Creativity. American Psychologist, 5(9), 444–454. https://doi.org/10.1037/h0063487

Hadjar, I. (1996). Dasar-dasar metodologi penelitian kuantitatif dalam pendidikan. Raja Grafindo Persada.

Hasanah, U. (2018). Peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 12–19.

Hurlock, E. B. (1978). Child development (6th ed.). McGraw-Hill.

Hurlock, E. B. (2005). Perkembangan anak (6th ed.). Erlangga.

Hutahayan, B. (2019). Peran kepemimpinan spiritual dan media sosial pada rohani pemuda di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP). Deepublish.

Istiana, R. (2014). Pengaruh kegiatan finger painting terhadap kreativitas anak kelompok B di PAUD Melati. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 35–44.

Mayesty, M. E. (1990). Creative activities for young children. Delmar Publishers.

Mufrida, S. (2019). Peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan kolase menggunakan kulit jagung berwarna pada anak usia dini. Jurnal PAUD Teratai, 8(2), 1–8.

Munandar, U. (1999). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Rineka Cipta.

Munandar, U. (2009). Pengembangan kreativitas anak berbakat (edisi revisi). Rineka Cipta.

Munandar, U. (2012). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Rineka Cipta.

Narbuko, C. (2013). Metodologi penelitian. Bumi Aksara.

Nasrudin, J. (2019). Metodologi penelitian pendidikan. PT Panca Terra Firma.

Piaget, J. (1964). Development and learning. Journal of Research in Science Teaching, 2(3), 176–186.

Pianda, D. (2018). Kinerja guru, kompetensi guru, motivasi kerja, kepemimpinan kepala sekolah. CV Jejak.

Rachmawati, Y., & Kurniati, E. (2010). Strategi pengembangan kreativitas pada anak usia taman kanak-kanak. Kencana.

Riyanto, S., & Hatmawan, A. A. (2020). Metode riset penelitian kuantitatif. Deepublish.

Santrock, J. W. (2002). Life-span development (7th ed.). McGraw-Hill.

Santrock, J. W. (2007). Child development (11th ed.). McGraw-Hill.

Semiawan, C. R., & Munandar, U. (1999). Memupuk bakat dan kreativitas siswa sekolah menengah. Gramedia.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Suharman. (2019). Tes sebagai alat ukur prestasi akademik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 10(1), 1–10.

Sujiono, Y. N. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Indeks.

Susanto, A. (2017). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Bumi Aksara.

Syamsudin, A. (2014). Pengembangan instrumen evaluasi non tes untuk menjaring data kualitatif perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 3(1), 1–8.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Downloads

Published

13-04-2026

How to Cite

[1]
I. . S. Fatya, T. Handayani, and M. Muhtarom, “Pengaruh Kegiatan Mencetak Menggunakan Bahan Alam Terhadap Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun di TK Aisyiyah Sekayu”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 12487–12494, Apr. 2026.