Analisis Tingkat Kelelahan Kerja (Fatigue) pada Pekerja di PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk

Authors

  • Rahma Putri Aruko Universitas Airlangga
  • Bian Shabri Putri Irwanto Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7811

Keywords:

Kelelahan Kerja, K3, Lingkungan Kerja, ERP, Industri MRO, Kesehatan Kerja

Abstract

Industri Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) memiliki tingkat risiko kerja yang tinggi sehingga penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menjadi sangat penting, khususnya dalam mengendalikan kelelahan kerja (fatigue) yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelelahan kerja serta faktor-faktor yang memengaruhinya pada pekerja di PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan partisipasi aktif melalui kegiatan MBKM. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pengukuran menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) terhadap 689 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami tingkat kelelahan sedang, yang ditandai dengan penurunan konsentrasi, kelelahan fisik, serta penurunan kewaspadaan selama bekerja. Pengukuran iklim kerja panas menunjukkan nilai Indeks Suhu Basah dan Bola (ISBB) berada di bawah ambang batas namun mendekati batas tersebut. Selain itu, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, pengelolaan bahan kimia, serta implementasi Emergency Response Plan (ERP) telah berjalan sesuai standar, meskipun masih terdapat faktor risiko psikologis seperti beban kerja dan tekanan kerja yang tinggi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi K3 di PT GMF AeroAsia telah berjalan dengan baik, namun masih diperlukan upaya peningkatan dalam pengendalian kelelahan kerja, faktor psikososial, dan kondisi lingkungan kerja untuk mendukung keselamatan dan produktivitas pekerja secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.

Dinges, D. F., Mallis, M. M., Maislin, G., & Powell, J. W. (1997). Fatigue and its safety implications in the workplace. Industrial Health Journal, 35, 1–10.

Hale, A. R., Heming, B. H. J., Carthey, J., & Kirwan, B. (2005). Managing safety in the workplace: A systematic review. Safety Science, 43(4), 205–224.

International Labour Organization. (2022). Guidelines on occupational safety and health. ILO Publications.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pengendalian fatigue di tempat kerja. Kementerian Kesehatan RI.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

National Fire Protection Association. (2020). NFPA 1600: Standard on emergency management and business continuity programs. NFPA.

Occupational Safety and Health Administration. (2021). Guidelines for workplace safety. U.S. Department of Labor.

OHSAS 18001:2007. (2007). Occupational health and safety management systems requirements. British Standards Institution.

Ramli, S. (2010). Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja OHSAS 18001. Dian Rakyat.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tarwaka. (2015). Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja. Harapan Press.

World Health Organization. (2023). Health and safety in the workplace. WHO Press.

Muhammad Fahmi Irfansyah, M. F., & Mudayat, M. (2025). Laporan magang: Penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja pada PT Terminal Petikemas Surabaya (Doctoral dissertation, STIA Manajemen dan Kepelabuhan Barunawati Surabaya).

Downloads

Published

13-04-2026

How to Cite

[1]
R. P. Aruko and B. S. P. Irwanto, “Analisis Tingkat Kelelahan Kerja (Fatigue) pada Pekerja di PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 12569–12576, Apr. 2026.