Pengaruh Pelatihan dan Pendidikan terhadap Motivasi Berwirausaha Peserta di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Anshor Sawahlunto
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7769Keywords:
Kewirausahaan, Pelatihan, Pendidikan, Motivasi, PKBMAbstract
Penelitian ini berangkat dari keterbatasan kesempatan kerja yang mendorong perlunya penguatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui aktivitas kewirausahaan. Dalam konteks tersebut, pendidikan nonformal dan pelatihan kewirausahaan memiliki peran strategis dalam membekali individu dengan pengetahuan, keterampilan, serta dorongan internal untuk menciptakan usaha secara mandiri. Kajian ini diarahkan untuk menelaah keterkaitan antara proses pembekalan keterampilan dan aktivitas edukatif dengan dorongan kewirausahaan warga belajar pada sebuah lembaga pembelajaran nonformal di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Anshor Sawahlunto. Telaah dilakukan melalui pendekatan numerik dengan pemanfaatan model regresi linier majemuk sebagai alat analisis utama. Informasi empiris dihimpun menggunakan instrumen angket, kemudian diolah melalui tahapan pengujian awal, penelaahan asumsi statistik, serta verifikasi dugaan penelitian. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada 76 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sumpling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha, ditunjukkan oleh peningkatan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan mental peserta dalam memulai usaha. Pendidikan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, karena mampu memperluas wawasan, membentuk pola pikir rasional, serta meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi peluang dan mengelola risiko usaha. Secara simultan, pelatihan dan pendidikan memberikan kontribusi yang kuat terhadap motivasi berwirausaha dengan nilai koefisien determinasi sebesar 81,4%. Temuan kajian memperlihatkan bahwa kegiatan pelatihan memberikan dampak konstruktif dan bermakna terhadap gairah berwirausaha, sejalan dengan peranan pendidikan yang juga menunjukkan pengaruh nyata. Secara kolektif, kedua variabel tersebut terbukti memiliki daya dorong yang substansial dalam menumbuhkan motivasi kewirausahaan peserta. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi pendidikan dan pelatihan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kewirausahaan.
Downloads
References
Alim Harun Pamungkas, Sunarti, V., & Wahyudi, W. A. (2018). Peran PKBM dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan hidup masyarakat sesuai target SDGs. SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS), 6(3).
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Anoraga, P., & Sudantoko, H. D. (2002). Koperasi, kewirausahaan, dan usaha kecil. PT Rineka Cipta.
Atmaja Prawira, P. (2014). Psikologi pendidikan dalam perspektif baru. Ar-Ruzz Media.
Badri, J. (2021). Teknik pengolahan data dan interpretasi hasil penelitian dengan menggunakan program SPSS. Workshop Metode Penelitian Kuantitatif.
Candi, F. P., & Wiradinata, T. (2018). Pengaruh motivasi berwirausaha, pendidikan kewirausahaan, dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha.
Dwi Handayani. (2019). Pengaruh pendidikan dan pelatihan, motivasi, serta lingkungan kerja terhadap kinerja guru SMK Negeri Banyuasin. Jurnal Ilmu Manajemen, 6(2), 140. https://doi.org/10.32502/jimn.v6i2.1583
Entoh Tohani. (2010). Kelembagaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat sebagai agen pengembangan masyarakat. Jurnal Ilmiah Visi, 5(2), 167–173.
Hadiyanti, P. (2008). Strategi pemberdayaan masyarakat melalui program keterampilan produktif di PKBM Rawasari Jakarta Timur. Perspektif Ilmu Pendidikan, 17(IX), 90–99.
Hasrin, D., et al. (2023). Peran PKBM Ulil Absor dalam meningkatkan life skill masyarakat di Desa Jago Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah. TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora, 1(1), 38–51. https://doi.org/10.70115/tamaddun.v1i1.17
Mitayani, A. (n.d.). Studi tentang hubungan pelatihan dengan motivasi berwirausaha di PKBM Kabupaten Ponorogo.
Ratnawati, D., & Kuswardani, I. (2010). Kematangan vokasional dan motivasi berwirausaha pada siswa SMK. Jurnal Psikohumanika, 3(1), 1–8.
Ricky Yoseptri, et al. (2024). Peran PKBM dalam meningkatkan pendidikan di daerah pinggiran kota (Studi kasus PKBM Hidayah). Universitas Islam Nusantara, Indonesia, 12(1), 395–407.
Setiadi, E., & Asri, K. H. (2024). Pengembangan wirausaha berbasis ekonomi Islam melalui pemberdayaan sumber daya manusia di Desa Karang Asem Barat Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor. Iqtishodiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 10(1)
Soemanto, W. (2006). Psikologi pendidikan. PT Asdi Mahasatya.
Sonita , E., Miswardi, M., & Nasfi, N. (2021). The Role Of Islamic Higher Education In Improving Sustainable Economic Development Through Islamic Entrepreneurial University. International Journal of Social and Management Studies, 2(2), 42–55. https://doi.org/10.5555/ijosmas.v2i2.16
Sonita, Era, Henmaidi Henmaid, Nofialdi Nofialdi, and Resi Anggraini. “Cross-Cultural Learning Strategies for Entrepreneurship Education: Implications for Lifetime Education Towards Civil Society.” Journal of World Science 2, no. 6 (2023): 773–84. https://doi.org/10.58344/jws.v2i6.304.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khafifah Fathiniah; Era Sonita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















