Analisis Harga Pokok Produksi Kain Jumputan Dengan Activity Based Costing Pada UMKM Kain Jumputan Galeri Wong Kito Palembang

Authors

  • Naila Azra Kamila Universitas Tridinanti
  • Meti Zuliyana Universitas Tridinanti
  • Crystha Armereo Universitas Tridinanti

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7706

Keywords:

Harga Pokok Produksi, Activity Based Costing, UMKM Galeri Wong Kito Palembang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi (HPP) kain jumputan dengan menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) pada UMKM Galeri Wong Kito Palembang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang dihadapi perusahaan dalam menentukan HPP secara akurat, yang berdampak pada ketidaktepatan penetapan harga jual dan penurunan volume penjualan. Hal tersebut disebabkan oleh penggunaan metode konvensional dengan pembebanan biaya tunggal yang belum mampu mencerminkan konsumsi aktivitas secara nyata, serta kurangnya identifikasi terhadap biaya overhead pabrik seperti biaya listrik, uji warna, dan penyimpanan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kombinasi (mixed method), yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan perbedaan perhitungan HPP menggunakan metode konvensional dan metode ABC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Activity Based Costing mampu memberikan informasi biaya yang lebih akurat karena pengalokasian biaya didasarkan pada aktivitas yang benar-benar mengonsumsi sumber daya. Dengan penerapan metode ABC, perusahaan dapat mengidentifikasi aktivitas yang menimbulkan biaya tinggi serta mengoptimalkan efisiensi produksi. Selain itu, hasil perhitungan HPP yang lebih tepat dapat membantu dalam menentukan harga jual yang kompetitif dan meningkatkan profitabilitas usaha. Penelitian ini juga menyarankan agar peneliti selanjutnya memperluas analisis biaya hingga mencakup biaya non-produksi seperti pemasaran dan distribusi guna memperoleh gambaran keuntungan yang lebih komprehensif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Halim, & Mulyadi. (2016). Akuntansi biaya (EIdisi Reivisi). Saleimba EImpat.

Disperindag Sumsel. (2025). Laporan perdagangan ekspor produk kriya Sumatera Selatan Q1 2025. Disperindag Sumsel.

Faliany, L. J., Octaviany, S., & Kusumawati, S. M. (2022). TDABC, a practical solution to calculating the cost of revenue for MSMEs in the convection service sector. The International Journal of Business Management and Technology, 6(4), 55–61. https://www.theijbmt.com/archive/0943/91739716.pdf

Haryadi, A. (2020). Harga pokok produksi: Konsep dan penerapannya dalam manajemen biaya. Penerbit Akademika.

Hughes, A. (2005). ABC/ABM – Activity-Based Costing and Management: A profitability model for SMEs manufacturing clothing and textiles in the UK. Journal of Fashion Marketing and Management, 9(1), 8–19. https://doi.org/10.1108/13612020510586370

Indriani, R. A. R. F., & Marsinah, M. (2024). Perjalanan songket: Transformasi menghidupkan UMKM di Kota Palembang. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://jurnaluniv45sby.ac.id/index.php/Cakrawala/article/view/2643

Kaplan, R. S., & Anderson, S. R. (2020). Time-Driven Activity-Based Costing: A Simpler and More Powerful Path to Higher Profits. Harvard Business School Press.

Kasmir. (2017). Kain Tradisional Indonesia: Nilai, Fungsi, dan Peranannya dalam Budaya. RajaGrafindo Persada.

Kurniati, E. D., & Susilowati, I. (2019). Empowerment of Batik SMEs in Central Java. Market-Tržište, 31(2), 157–176.

Kurniawansyah, D. (2021). Model penentuan harga jual dengan time driven activity based costing pada UMKM Sale Pisang di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia. https://e-journal.unair.ac.id/BAKI/article/download/25312/13757

Kusnadi, Y., & Prihartono, B. (2021). Manajemen Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Universitas Muhammadiyah Press.

Lalu, M. F. (2015). Identification of innovation process among the Indonesian craft industrial cluster: Small and medium-sized tourism enterprises. Nitech Repository. https://niteich.repo.nii.ac.jp/record/3171/files/ko0987_a.pdf

Mulyadi. (2016). Akuntansi Biaya (Edisi 5). Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

Purwaji, A., Wibowo, & Muslim, S. (2020). Akuntansi Biaya. Salemba Empat.

Rachmah, N. (2015). Tekstil Tradisional Indonesia. Kanisius.

Rahmawati, R., & Hayati, L. (2024). Pelatihan pewarnaan alami pada kain jumputan bagi perajin UMKM di Kota Palembang. Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat, 6(1), 45–52. https://jurnal.umrah.ac.id/index.php/jppm/article/view/4172

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Pemerintah Republik Indonesia.

Rudianto. (2022). Akuntansi Manajemen: Informasi untuk Pengambilan Keputusan Strategis (2nd ed.). Erlangga.

Shaharuddin, S., & Shamsuddin, M. S. (2021). A review on the Malaysian and Indonesian batik production and innovations. SAGE Open, 11(3), 21582440211040130. https://doi.org/10.1177/21582440211040128

Siregar, S. (2018). Statistik parametrik untuk penelitian kuantitatif: Dilengkapi perhitungan manual dan SPSS versi 17. Bumi Aksara.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (D. I. Sutopo (ed.)). Alfabeta, CV.

Sularsih. (2010). Busana dan Aksesoris Nusantara. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tambunan, T. (2009). Export-oriented SME clusters in Indonesia. Journal of Enterprising Communities, 3(1), 25–58. https://doi.org/10.1108/17506200910943661

Tambunan, T. (2012). Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia: Isu-Isu Penting. LP3ES.

Zaman, S. (2023). Activity based costing implementation in Pakistani textile SMEs: A case study approach. Journal of Business Strategies, 40(1), 1–18.

Downloads

Published

07-04-2026

How to Cite

[1]
N. A. Kamila, M. Zuliyana, and C. Armereo, “Analisis Harga Pokok Produksi Kain Jumputan Dengan Activity Based Costing Pada UMKM Kain Jumputan Galeri Wong Kito Palembang ”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 11511–11526, Apr. 2026.