Analisis Six Sigma dalam Mengurangi Cacat Produksi pada UMKM Tempe di Desa Randuagung Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7632Keywords:
Six Sigma, DPMO, 5W+1H, Cacat Produksi, TempeAbstract
Penelitian ini dilakukan pada UMKM Tempe milik Pak Sholy yang bergerak di bidang produksi tempe, dengan permasalahan utama berupa tingginya tingkat cacat produksi serta belum adanya sistem pengukuran kualitas dan solusi perbaikan yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab cacat produksi serta menganalisis penerapan metode Six Sigma dalam upaya mengurangi cacat dan meningkatkan kualitas produk. Metode yang digunakan adalah Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) serta didukung oleh pendekatan mix method yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis cacat utama, yaitu tempe kehitaman, tempe kotor, dan tempe tidak padat atau lembek. Dari total produksi sebanyak 7.140 unit selama 30 hari, ditemukan cacat sebanyak 636 unit. Analisis menunjukkan nilai rata-rata DPMO sebesar 29.523,81 dengan level sigma 3,39, yang mengindikasikan bahwa proses produksi masih berada pada tingkat kualitas menengah dan belum stabil sepenuhnya. Faktor penyebab utama cacat berasal dari aspek metode, lingkungan, dan peralatan produksi. Usulan perbaikan difokuskan pada pengendalian proses fermentasi dan pencucian melalui penentuan standar takaran ragi, penggunaan alat ukur suhu (termometer food grade), penyusunan prosedur kerja yang terstruktur, serta penerapan perawatan rutin peralatan. Pendekatan 5W+1H dan faktor 7M digunakan untuk memastikan implementasi perbaikan berjalan efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas produksi tempe
Downloads
References
Abdullah, M. A. 2015. Aplikasi peta kendali statistik dalam mengontrol hasil produksi suatu perusahaan. Jurnal Saintifik, 1(1). Januari, hal 6.
Badan Standardisasi Nasional. 2012. Booklet Tempe: Persembahan Indonesia untuk Dunia. BSN.
Gaspersz, V. 2007. Lean Six Sigma for Manufacturing and Service Industries. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Indrawansyah, I., & Cahyana, B. J. 2019. Analisa Kualitas Proses Produksi Cacat Uji Bocor Wafer dengan menggunakan Metode Six Sigma serta Kaizen sebagai Upaya Mengurangi Produk Cacat Di PT. XYZ. Dalam Seminar Nasional Sains dan Teknologi 2019, 16 Oktober 2019. Fakultas Teknik Muhammadiyah Jakarta. jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastek.
Montgomery, D. C. 2009. Introduction to Statistical Quality Control (6th ed.). New York: John Wiley & Sons.
Muzakir et.al. 2023. Integrasi ergonomi dan lean Six Sigma: Perbaikan kualitas produksi pembuatan kapal tradisional. Sefa Media Utama: Aceh Utara.
Nailah, N., Harsono, A., & Liansari, G. P. 2014. Usulan perbaikan untuk mengurangi jumlah cacat pada produk sandal Eiger S-101 Lightspeed dengan menggunakan metode Six Sigma. Reka Integra, 2(2), hal 256–264.
Ningsih, M. S., & Mada, E. 2018. Metode Six Sigma untuk mengendalikan kualitas produk surat kabar di PT X. JURITI PRIMA (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima), 2(1), hal 15–22. https://doi.org/10.5281/zenodo.1211889.
Nursanty, E., Dasilva, T. M. F. B., Ambarwati, R., Fatarina, E., & Zhafira, F. I. (2023). Sosialisasi pengembangan UMKM untuk menumbuhkan potensi kewirausahaan di Kelurahan Wonoplumbon Kec Mijen Kota Semarang. Community Development Journal, 4(2), hal 3307–3316.
Sarbullah, S., & Sutrisno, S. 2021. Analisis pengendalian kualitas produk garmen dengan metode Six Sigma pada bagian sewing PT. Rodeo Prima Jaya. Jurnal CAPITAL: Kebijakan Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 3(2), 279-308. https://doi.org/10.33747/capital.v3i2.136,
Sirine, H., & Kurniawati, E. P. 2017. Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma (Studi Kasus pada PT Diras Concept Sukoharjo). Jurnal AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship), 2(3), September, hal 256.
Suknia, S., & Rahmani, T. 2020. Proses Pembuatan Tempe Home Industry Berbahan Dasar Kedelai (Glycine max (L.) Merr) dan Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) di Candiwesi, Salatiga. Southeast Asian Journal of Islamic Education, 3(1), hal 59-76.
Waruwu, A., Tampubolon, V. R., Pratama, M. A., & Putri, D. 2022. Pengendalian kualitas metode Six Sigma untuk mengurangi tingkat kerusakan produk kalender di PT. KLM. IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology, 3(2), Juli, hal 82–90.
Yasmin, H. A. D. 2025. Perkembangan industri di Indonesia: Dari sektor tradisional ke era digital. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3(4), hal 657-662.
Zulkarnain, T. W., & Silvia, D. 2021. Metode Six Sigma Dalam Perbaikan Cacat Botol pada Produk Personal Care. Jurnal Teknik Industri 7(1), hal 19-26.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lilit Olivia Pratiwi, Rony Roesdianto, Sri Suyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















