Adaptasi Nelayan terhadap Perubahan Iklim di Desa Morodemak Kabupaten Demak Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7580Keywords:
Willingness to Pay, Metode Valuasi Kontingensi, Strategi AdaptasiAbstract
Perubahan iklim telah menyebabkan perubahan signifikan pada pola musim hujan dan angin, yang berdampak langsung terhadap aktivitas nelayan di Desa Morodemak, Kabupaten Demak. Kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan nelayan mengalami kesulitan dalam berlayar dan menurunnya hasil tangkapan ikan, sehingga berdampak pada penurunan pendapatan rumah tangga nelayan . Dalam menghadapi kondisi tersebut, nelayan melakukan berbagai strategi adaptasi, salah satunya melalui pembaruan alat tangkap guna mempertahankan keberlangsungan ekonomi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya Willingness To Pay (WTP) nelayan terhadap strategi adaptasi perubahan iklim serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Contingent Valuation Method (CVM) dengan pendekatan kuantitatif serta analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 212 responden nelayan, serta data sekunder dari instansi terkait . Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata WTP nelayan terhadap strategi adaptasi sebesar Rp1.457.547,77, sedangkan untuk pembaruan dan diversifikasi alat tangkap sebesar Rp1.196.721,31. Selanjutnya, hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel pendapatan, pengalaman kerja, dan persepsi risiko berpengaruh signifikan terhadap WTP. Sementara itu, variabel umur dan tingkat pendidikan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesediaan membayar nelayan dalam menghadapi perubahan iklim . Temuan ini menegaskan pentingnya faktor ekonomi dan pengalaman dalam menentukan kemampuan adaptasi nelayan terhadap perubahan iklim.
Downloads
References
Adisasmita, R. (2006). Pembangunan kelautan dan kewilayahan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Apridar. (2010). Ekonomi kelautan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Dahuri, R. (2008). Pengelolaan sumber daya wilayah pesisir dan laut secara terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita.
Dewiyanti, S., Maruf, A., & Indriyani, L. (2019). Adaptasi nelayan terhadap perubahan iklim di wilayah pesisir. Ecogreen, 5(1), 23–29.
Farida, I., & Andalas, R. (2019). Analisis sosial ekonomi masyarakat pesisir. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 20(2), 101–110.
Fauzi, A. (2010). Ekonomi sumber daya alam dan lingkungan: Teori dan aplikasi. Jakarta: Gramedia.
Helmi, A., & Satria, A. (2012). Fisher’s adaptation strategies to ecological changes. Makara Human Behavior Studies in Asia, 16(1), 68–78.
Mankiw, N. G., Quah, E., & Wilson, P. (2014). Principles of economics. Boston: Cengage Learning.
Patunru, A. A. (2004). Valuasi ekonomi sumber daya alam dan lingkungan. Jakarta: LP3ES.
Rindayati, H., Siregar, H., & Pasaribu, S. (2013). Dampak perubahan iklim terhadap sektor ekonomi. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 14(1), 1–13.
Sumampouw, O. J. (2019). Perubahan iklim dan kesehatan masyarakat. Yogyakarta: CV Budi Utama.
Suparmoko, M. (2000). Ekonomi lingkungan. Yogyakarta: BPFE.
Utami, L. S. (2015). Teori adaptasi dalam perubahan sosial. Jurnal Komunikasi, 7(2), 180–197.
Akbar, T., & Huda, M. (2017). ISSN 0853-4404 WAHANA Volume 68 , Nomer 1 , 1 Juni 2017. 68, 49–52.
Dr. H. Asep Suryana Natawiria, M.M., M. S., & Dr. Riduwan, M. B. A. (2010). STATISTIKA BISNIS. Alfabeta.
Iwan Hermawan. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (pertama). Hidayatul Quran Kuningan.
Maryam, U. (2018). Persepsi Masyarakat Nelayan Dalam Menghadapi Perubahan Iklim (Ditinjau Dalam Aspek Sosial Ekonomi). Universitas Airlangga.
MMAF. (2019). K E M E N T E R I A N K E L A U T A N P E R I K A N A N ii. 1–120.
Nihayah, A. Z. (2019). Pengolahan Data Penelitian Menggunakan Software SPSS 23.0. UIN Walisongo Semarang, 1–37.
Retnowati, E. (2011). Nelayan Indonesia Dalam Pusaran Kemiskinan Struktural (Perspektif Sosial, Ekonomi Dan Hukum). Perspektif, 16(3), 149. https://doi.org/10.30742/perspektif.v16i3.79
Rijali, A. (2019). Analisis Data Kualitatif [Qualitative Data Analysis]. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81.
Rusdiyana, E., Sutrisno, J., Rahayu, E. S., Antriyandarti, E., Setyowati, N., & Khomah, I. (2020). Strengthening climate change adaptation strategy of fishermen (a case study in Peatland River, Kerumutan Sub District, Riau, Indonesia). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 423(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/423/1/012003
Silas, M. O., Mgeleka, S. S., Polte, P., Sköld, M., Lindborg, R., de la Torre-Castro, M., & Gullström, M. (2020). Adaptive capacity and coping strategies of small-scale coastal fisheries to declining fish catches: Insights from Tanzanian communities. Environmental Science and Policy, 108(July 2019), 67–76. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2020.03.012
Utami, L. S. S. (2015). Teori-Teori Adaptasi Antar Budaya. Jurnal Komunikasi, 7(2), 180–197.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hendri Triyanto, Evi Gravitiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















