Peran Motivasi dan Keterikatan Kerja Dalam Menghadapi Burnout Pada Penjual Nasi Kuning Di Jayapura

Authors

  • Lisa Gresti Sella Damanik Universitas Cenderawasih
  • Palti Maretto Caesar Manalu Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7548

Keywords:

Motivasi Kerja, Keterikatan Kerja, Burnout, Usaha Mikro, Pekerja Informal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi kerja dan keterikatan kerja dalam membantu penjual nasi kuning menghadapi burnout akibat tuntutan kerja harian pada sektor informal di Kota Jayapura. Pekerjaan pada sektor ini ditandai oleh beban kerja fisik dan emosional yang tinggi, jam kerja panjang, serta keterbatasan sumber daya, sehingga berpotensi memengaruhi kondisi psikologis pelaku usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif para penjual nasi kuning dalam memaknai pekerjaan, motivasi, tekanan kerja, serta keterikatan terhadap usaha yang dijalankan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, serta didukung oleh observasi langsung di lokasi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja yang bersifat intrinsik, seperti rasa tanggung jawab, kebanggaan terhadap usaha, dan hubungan sosial dengan pelanggan, menjadi sumber kekuatan utama dalam mempertahankan keberlangsungan usaha. Selain itu, keterikatan kerja berperan sebagai faktor protektif yang mendorong energi, dedikasi, dan konsistensi dalam memberikan pelayanan. Namun demikian, beban kerja yang tinggi dan berlangsung secara terus-menerus tetap memicu munculnya burnout yang ditandai dengan kelelahan emosional dan penurunan energi kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa keseimbangan antara faktor risiko (beban kerja dan burnout) dan faktor protektif (motivasi dan keterikatan kerja) menjadi kunci dalam menjaga ketahanan psikologis dan keberlanjutan usaha mikro.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allan, B. A., Autin, K. L., & Duffy, R. D. (2020). Self-determination and meaningful work: Exploring socioeconomic constraints. Journal of Counseling Psychology, 67(2), 162–170. https://doi.org/10.1037/cou0000401

Bakker, A. B., & Albrecht, S. L. (2018). Work engagement: Current trends. Career Development International, 23(1), 4–11. https://doi.org/10.1108/CDI-11-2017-0207

Koutsimani, P., Montgomery, A., & Georganta, K. (2019). The relationship between burnout, depression, and anxiety: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology, 10, 284. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.00284

Martela, F., Ryan, R. M., & Steger, M. F. (2021). Meaningfulness as satisfaction of autonomy, competence, relatedness, and beneficence. Journal of Happiness Studies, 22, 263–282. https://doi.org/10.1007/s10902-020-00280-x

Novitasari, Y., Santoso, D., & Rahayu, M. (2021). Motivasi kerja pada pekerja sektor informal: Peran nilai sosial dan hubungan pelanggan. Jurnal Psikologi Sosial, 19(2), 145–158.

Putri, A. M., & Lestari, N. P. (2023). Burnout pada pelaku usaha mikro sektor kuliner: Faktor penyebab dan strategi mengatasi. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 25(1), 33–45. https://doi.org/10.9744/jmk.25.1.33-45

Rosso, B. D., Dekas, K. H., & Wrzesniewski, A. (2010). On the meaning of work: A theoretical integration and review. Research in Organizational Behavior, 30, 91–127. https://doi.org/10.1016/j.riob.2010.09.001

Saks, A. M. (2019). Antecedents and consequences of employee engagement revisited. Journal of Organizational Effectiveness: People and Performance, 6(1), 19–38. https://doi.org/10.1108/JOEPP-06-2018-0034

Schaufeli, W. B. (2021). Burnout and work engagement: The JD–R approach. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 8, 389–411. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-012420-091243

Silva-Peñaherrera, M., Vinueza-Cabezas, A., Hinojosa, M., & Rodríguez, A. (2022). Informal work and occupational risks: Physical and psychosocial demands in Latin American informal workers. Safety Science, 148, 105657. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2021.105657

Slemp, G. R., Kern, M. L., Patrick, K. J., & Ryan, R. M. (2021). Leader autonomy support in the workplace: A meta-analytic review. Motivation and Emotion, 45, 706–724. https://doi.org/10.1007/s11031-021-09887-y

Supriyanto, A., & Maulida, H. (2020). Persepsi beban kerja dan pengaruhnya terhadap stres kerja pada pekerja UMKM. Jurnal Manajemen Usaha Mikro, 5(2), 55–66.

Wulandari, S., & Prabowo, T. A. (2020). Work engagement pada pekerja mikro: Peran dukungan sosial dan tekanan kerja. Jurnal Psikologi Terapan, 8(2), 134–146.

World Health Organization. (2021). Burn-out an “occupational phenomenon”: International Classification of Diseases. https://doi.org/10.5281/zenodo.5659327

Zulkarnaen, F., Hamid, S., & Rahmawati, A. (2021). Loyalitas kerja pada pelaku usaha kecil: Analisis work engagement dan nilai personal. Jurnal Organisasi Dan Manajemen, 17(1), 76–90.

Downloads

Published

30-03-2026

How to Cite

[1]
L. G. S. Damanik and P. M. C. Manalu, “Peran Motivasi dan Keterikatan Kerja Dalam Menghadapi Burnout Pada Penjual Nasi Kuning Di Jayapura”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 10160–10168, Mar. 2026.