Pengaruh Etika Kerja, Insentif, dan Jenjang Karir terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional III Riau

Authors

  • Febi Leoni Permai Napitupulu Universitas Methodist Indonesia
  • Toman Panggabean Universitas Methodist Indonesia
  • Kristanty M. N. Nadapdap Universitas Methodist Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7514

Keywords:

Etika Kerja, Insentif, Jenjang Karir, Kepuasan Kerja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika kerja, insentif, dan jenjang karir terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional III Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan, dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden yang ditentukan menggunakan metode tertentu sesuai kriteria penelitian. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial etika kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Insentif juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Demikian pula, jenjang karir memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Secara simultan, etika kerja, insentif, dan jenjang karir berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, yang menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mampu meningkatkan tingkat kepuasan kerja karyawan. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi, diperoleh nilai Adjusted R-Square sebesar 0,445 atau 44,5%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel etika kerja, insentif, dan jenjang karir mampu menjelaskan pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan sebesar 44,5%, sedangkan sisanya sebesar 55,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini, seperti lingkungan kerja, kepemimpinan, dan budaya organisasi. Dengan demikian, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan melalui penguatan etika kerja, pemberian insentif yang adil, serta pengembangan jenjang karir yang jelas dan terstruktur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryana, I. W., & Tj, S. (2017). Etika Profesi dan Etika Kerja. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Bungin, B. (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Dessler, G. (2020). Human Resource Management (16th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Fadilah, N. (2022). Pengaruh Insentif terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Perusahaan Manufaktur di Jakarta. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 10(2), 155–163.

Hamali, A. Y. (2023). Pemahaman Manajemen Sumber Daya Manusia: Strategi, Konsep, dan Implementasi. Jakarta: Prenadamedia Group.

Handoko, T. H. (2020). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.

Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan, M. S. P. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

Herzberg, F., Mausner, B., & Snyderman, B. (2017). The Motivation to Work. New York: Wiley.

Lestari, S. (2020). Pengaruh Etika Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Industri Perbankan di Bandung. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 8(1), 45–57.

Luthans, F. (2017). Organizational Behavior: An Evidence-Based Approach (13th ed.). New York: McGraw-Hill.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mangunhardjana, A. (2021). Kiat Menjadi SDM Unggul. Jakarta: Kanisius.

Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2016). Human Resource Management (15th ed.). Boston: Cengage Learning.

Milkovich, G. T., Newman, J. M., & Gerhart, B. (2023). Compensation (14th ed.). New York: McGraw-Hill.

Priyastama, R. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Gava Media.

Purba, M., & Sembiring, L. (2021). Pengaruh Etika Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Perusahaan Perkebunan di Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Manajemen, 9(1), 67–78.

Rahmawati, D. (2021). Pengaruh Jenjang Karir terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Bina Karya Nusantara. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 11(3), 120–132.

Rivai, V. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: Rajawali Pers.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Boston: Pearson.

Sitohang, S. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2019). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Widodo, S. E. (2015). Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wijayati, D., et al. (2024). Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Ilmu Manajemen. Yogyakarta: Deepublish.

Yenni, Y. (2021). Pengaruh Pengembangan Karir dan Komitmen Organisasi terhadap Kepuasan Kerja (Studi pada Karyawan Bagian Umum PT Perkebunan Nusantara V Pekanbaru). Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 7(2), 55–63.

Downloads

Published

30-03-2026

How to Cite

[1]
F. L. P. Napitupulu, T. Panggabean, and K. M. N. Nadapdap, “Pengaruh Etika Kerja, Insentif, dan Jenjang Karir terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional III Riau”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 10357–10370, Mar. 2026.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>