Pengaruh Pertumbuhan Penduduk dan Pengeluaran Makanan terhadap Ketimpangan Pendapatan Sumatera Utara 2024

Authors

  • Anisa Nur Shafana Universitas Negeri Medan
  • Daffa Alfah Ridho Naipospos Universitas Negeri Medan
  • Geby Natalia Butarbutar Universitas Negeri Medan
  • Sri Zalfa Avrilya Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7466

Keywords:

Ketimpangan Pendapatan, Gini Ratio, Pertumbuhan Penduduk, Pengeluaran Makanan, Regresi Linier Berganda

Abstract

Salah satu ukuran penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi suatu daerah adalah ketimpangan pendapatan. Ketimpangan yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menciptakan kesenjangan sosial yang semakin lebar di masyarakat. Sejauh mana laju pertumbuhan penduduk dan pengeluaran makanan per kapita berkontribusi terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2024 adalah tujuan utama dari penelitian ini. Metode deskriptif kuantitatif yang digunakan terdiri dari data sekunder lintas daerah (cross section) yang mencakup 33 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara. Perangkat lunak EViews digunakan untuk melakukan analisis regresi linier berganda pada data yang telah dikumpulkan. Hasilnya menunjukkan bahwa laju pertumbuhan penduduk berkorelasi negatif dengan ketimpangan pendapatan, dan pengeluaran makanan per kapita juga berkorelasi negatif dengan nilai Gini Ratio. Kedua variabel tersebut terbukti berdampak secara statistik pada distribusi pendapatan regional ketika digunakan secara bersamaan dalam model penelitian. Menurut nilai Adjusted R-squared, model yang dibangun mampu menjelaskan sebagian besar variasi ketimpangan pendapatan yang terjadi di Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur distribusi pendapatan regional dibentuk sebagian besar oleh pola belanja konsumsi rumah tangga dan dinamika kependudukan yang terus berkembang setiap tahunnya. Oleh karena itu, kebijakan yang berfokus pada pengendalian pertumbuhan penduduk serta peningkatan daya beli masyarakat perlu diperhatikan secara serius oleh pemerintah daerah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abida, D., Zein, M. H., Ramadhan, N. A., & Wati, D. R. (2024). Tingkat diversifikasi pengeluaran pangan rumah tangga di Provinsi Bali. JAGO TOLIS: Jurnal Agrokompleks Tolis, 5(2). https://doi.org/10.56630/jago.v5i2

Badan Pusat Statistik. (2022). Hasil sensus penduduk 2020: Laju pertumbuhan penduduk Indonesia. BPS RI. https://www.bps.go.id

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. BPS RI. https://www.bps.go.id

BPS Provinsi Sumatera Utara. (2024). Jumlah penduduk, laju pertumbuhan penduduk, distribusi persentase penduduk, kepadatan penduduk, dan rasio jenis kelamin menurut kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara 2024. BPS Sumut. https://sumut.bps.go.id

BPS Provinsi Sumatera Utara. (2025a). Gini ratio Sumatera Utara menurut kabupaten/kota 2022–2024. BPS Sumut. https://sumut.bps.go.id

BPS Provinsi Sumatera Utara. (2025b). Persentase pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di daerah perkotaan dan perdesaan menurut kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara 2024. BPS Sumut. https://sumut.bps.go.id

Budiono, J. S., Sukandar, D., & Putri, M. (2025). Hubungan pendapatan dengan pengeluaran pangan dan tingkat kecukupan energi protein pada rumah tangga Desa Babakan. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 4(1), 52–58. https://doi.org/10.24198/jigd.v4i1

Haffuaddi, H., & Rahayu, E. (2022). Pengaruh pendapatan, pengeluaran makanan, pengeluaran non makanan, dan tingkat layanan terhadap kepuasan program sembako. Sosio Konsepsia, 11(1). https://doi.org/10.33007/ska.v11i1

Handayani, R., & Suhendra, M. (2021). Pertumbuhan penduduk, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan Terapan, 3(2), 75–89. https://doi.org/10.21776/jept.v3i2

Hindun, S. (2019). Pengaruh pendidikan, pengangguran, dan kemiskinan terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Pembangunan Ekonomi, 7(1), 22–35. https://doi.org/10.21009/jpe

Kartikasari, D., Yuliana, Y., & Yulastri, A. (2024). Hubungan antara tingkat pendapatan keluarga dan pola konsumsi pangan masyarakat: Sebuah literatur review. YASIN, 4(6), 1803–1815. https://doi.org/10.58578/yasin.v4i6

Ostry, J. D., Berg, A., & Tsangarides, C. G. (2019). Redistribution, inequality, and growth: New evidence. Journal of Economic Growth, 24(3), 259–294. https://doi.org/10.1007/s10887-019-09166-8

Pangemanan, F., & Kalalo, M. (2023). Kualitas pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan regional di Indonesia. Jurnal Ekonomi Regional, 18(1), 56–72. https://doi.org/10.35794/jier.v18i1

Pramono, H., & Rahayu, S. (2021). Pengaruh laju pertumbuhan penduduk terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 16(2), 99–114. https://doi.org/10.14203/jki.v16i2

Putra, H. P., Diaudin, M., Fahrudin, R., & Suwana, A. F. (2021). Pengaruh laju pertumbuhan penduduk, gini ratio dan pertumbuhan PDRB per kapita terhadap angka kemiskinan di Kota Blitar tahun 2011–2020. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 18(2), 152. https://doi.org/10.21831/jep.v18i2

Sari, Y. M., & Sa'roni, C. (2020). Pengaruh pertumbuhan penduduk, ketimpangan pendapatan, dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Kalimantan Selatan. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 3(2), 570–584. https://doi.org/10.20527/jiep

Setiadi, A. (2019). Dinamika kependudukan dan pembangunan di Indonesia. Pustaka Pelajar.

Suryahadi, A., Al Izzati, R., & Suryadarma, D. (2020). Estimating the impact of Covid-19 on poverty in Indonesia. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 56(2), 175–192. https://doi.org/10.1080/00074918.2020.1779390

Suryani, E., et al. (2019). Household expenditure composition as an indicator of economic welfare. Analisis Kebijakan Pertanian, 17(2), 95–110. https://doi.org/10.21082/akp.v17n2

Suzana, B. O. L., Kapantow, G. H. M., & Bantika, V. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan distribusi pendapatan di Sulawesi Utara. ASE, 11(2). https://doi.org/10.35794/ase.v11i2

Syafiudin, M., & Wongkaren, T. S. (2020). Analisis permintaan pangan dan nonpangan rumah tangga dengan gangguan kesehatan di Indonesia. Jurnal Aplikasi Statistika & Komputasi Statistik, 12(1). https://doi.org/10.34123/jurnalasks.v12i1

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Pearson Education.

Wuryandari, R. D. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran makanan, pendidikan, dan kesehatan rumah tangga Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 10(1), 27–38. https://doi.org/10.14203/jki.v10i1

Yudanto, D., Rochaida, E., & Priyagus. (2020). Pengaruh pendapatan per kapita, inflasi dan suku bunga terhadap konsumsi rumah tangga makanan dan non makanan serta pengaruhnya terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur. Kinerja, 17(2). https://doi.org/10.29264/jkin.v17i2

Yuliana, E. (2022). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi ketimpangan pendapatan antar provinsi di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 15(1), 1–18. https://doi.org/10.15294/jejak.v15i1

Yulianingsih. (2019). Pengaruh pendapatan dan jumlah penduduk terhadap pengeluaran konsumsi makanan dan non makanan provinsi di Indonesia tahun 2011–2017. Jurnal Pembangunan dan Pemerataan.

Yulikasari, Y., & Samsuddin, M. A. (2024). Analisis dinamis hubungan antara kepadatan penduduk, PDRB per kapita, dan ketimpangan wilayah di Indonesia. Moneter: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 3(3). https://doi.org/10.55927/moneter.v3i3

Downloads

Published

27-03-2026

How to Cite

[1]
A. N. Shafana, D. A. R. Naipospos, G. N. Butarbutar, and S. Z. Avrilya, “Pengaruh Pertumbuhan Penduduk dan Pengeluaran Makanan terhadap Ketimpangan Pendapatan Sumatera Utara 2024”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 9479–9487, Mar. 2026.

Most read articles by the same author(s)