Pengaruh Bermain Paper Toys terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A di TK Islam Terpadu Robbani Palembang

Authors

  • Nurul Wathon Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nyimas Atika Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Elsa Cindrya Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7167

Keywords:

Paper Toys, Motorik Halus, Anak Usia Dini

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan motorik halus pada anak usia dini sebagai salah satu aspek perkembangan yang mendukung kesiapan anak dalam melakukan berbagai aktivitas seperti menulis, menggambar, menggunting, dan menempel. Berdasarkan observasi awal di TK Islam Terpadu Robbani Palembang, masih terdapat beberapa anak kelompok A yang mengalami kesulitan dalam mengoordinasikan gerakan tangan dan mata, terutama pada kegiatan menggunting, menempel, serta aktivitas yang melibatkan keterampilan jari tangan. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak belum berkembang secara optimal sehingga diperlukan kegiatan pembelajaran yang menarik untuk menstimulasi perkembangan tersebut. Salah satu kegiatan yang dapat digunakan adalah bermain paper toys, yaitu permainan yang memanfaatkan kertas untuk dirangkai menjadi bentuk tiga dimensi melalui aktivitas menggunting, melipat, menempel, dan menyusun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain paper toys terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Islam Terpadu Robbani Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 13 anak usia 4–5 tahun yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi untuk mengetahui perkembangan kemampuan motorik halus anak sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan motorik halus anak setelah diberikan perlakuan berupa kegiatan bermain paper toys. Nilai rata-rata kemampuan motorik halus anak pada saat posttest lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pretest, dan hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,05. Dengan demikian, kegiatan bermain paper toys berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, A. (2019). Buku ajar pendidikan dan perkembangan motorik. Uwais Inspirasi Indonesia.

Atika, N., & Wahyuni, S. (2023). IMPLEMENTASI PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN PAPER QUILLING DI TK NAILUN NAJAH. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 6(3).

Chasanah, U., & Khotimah, N. (2014). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Melalui Kegiatan Meronce Biji-Bijian Di Kelompok Bermain. PAUD Teratai, 3(3).

Hildawati, H., Suhirman, L., Prisuna, B. F., Husnita, L., Mardikawati, B., Isnaini, S., Wakhyudin, W., Setiawan, H., Hadiyat, Y., & Sroyer, A. M. (2024). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kuantitatif & Aplikasi Pengolahan Analisa Data Statistik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Komaini, A. (2018). Kemampuan motorik anak usia dini. PT Raja Grafindo Persada.

Lestari, R. P., Alfiyanti, D., & Samiasih, A. (2025). Pengaruh terapi bermain papertoys terhadap perkembangan motorik halus dan kognitif pada tunagrahita. Journal of Nursing, 2(1), 32–38.

Nurjani, Y. Y. (2019). Upaya mengembangkan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan menggunting. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 3(2), 85–92.

Rahmawati, J. F., Aizah, S., & Wati, S. E. (2024). Terapi Bermain Paper Toys Pada Anak Usia Sekolah Untuk Mengurangi Tingkat Kecemasan Akibat Pemberian Injeksi Intravena Dengan Diagnosa Medis Fever Di RSUD Gambiran Kota Kediri (Studi Kasus). Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains Dan Pembelajaran, 4(1), 1074–1079.

Rusdyana, R. (2015). Papertoys Sebagai Media Belajar Cerita Rakyat Untuk Anak Tk Bina Insani. Jurnal Seni Rupa, 3(1).

Setyaningsih, K., & DH, D. P. (2015). Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Menggunakan Bubur Kertas Pada Kelompok B TK Kartika III-4 Demak. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2 Oktober).

Sianturi, R., Mulyadi, S., & Millenia, W. (2022). Analisis Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di RA Al-Masoem Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(4), 2234–2238.

Sit, M. (2017). Psikologi perkembangan anak usia dini edisi pertama. Kencana.

Sujiyono, Y. N. (n.d.). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini (Jakarta: PT Indeks, 2009). Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(68), 9781003014546–9781003014547.

Suriani, E., Neherta, M., & Sari, I. M. (2023). Intervensi Keperawatan pada Ibu Anak Usia Toddler (pada saat Bencana). Penerbit Adab.

Syarifah, A. (2022). Mengembangkan Motorik Halus Anak Prasekolah Dengan Paper Toys. Penerbit Nem.

Downloads

Published

10-03-2026

How to Cite

[1]
N. Wathon, N. Atika, and E. Cindrya, “Pengaruh Bermain Paper Toys terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A di TK Islam Terpadu Robbani Palembang”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 7751–7757, Mar. 2026.