Pemanfaatan Situs Sejarah Kota Gorontalo sebagai Laboratorium Sejarah Untuk Mengembangkan Kesadaran Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Suwawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6993Keywords:
Laboratorium Sejarah, Situs Sejarah Gorontalo, Kesadaran Belajar, SMA Negeri 1 Suwawa TimurAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fundamental dari pemanfaatan berbagai situs sejarah di Kota Gorontalo yang difungsikan sebagai "laboratorium sejarah" dalam upaya menumbuhkan kesadaran belajar siswa di SMA Negeri 1 Suwawa Timur. Fokus utama penelitian ini terletak pada strategi transformasi situs-situs ikonik, seperti kemegahan arsitektur Benteng Otanaha, jejak historis lokasi Pendaratan Pesawat Amfibi (Museum Soekarno), hingga kedalaman spiritual di kompleks Makam-Makam Aulia. Tempat-tempat ini tidak lagi hanya dipandang sebagai objek wisata statis, melainkan direkonstruksi menjadi ruang belajar praktikum yang dinamis, edukatif, dan eksploratif di luar sekat dinding kelas konvensional. Proses pembelajaran inovatif ini dijalankan secara metodis melalui tiga tahapan sistematis, yakni tahap perencanaan yang matang melalui penyusunan panduan observasi, pelaksanaan eksplorasi lapangan yang partisipatif, serta tahap tindak lanjut berupa diskusi kritis dan refleksi mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi laboratorium hidup ini berhasil meningkatkan kesadaran belajar siswa secara signifikan. Dengan menyentuh langsung artefak dan memahami narasi tempat, siswa terbukti menunjukkan keberhasilan luar biasa dalam menguasai materi sejarah yang sebelumnya bersifat abstrak menjadi jauh lebih konkret dan mudah dipahami. Keberhasilan transformatif ini ditandai dengan tajamnya kemampuan siswa dalam merekonstruksi nilai-nilai heroisme, religi, dan kearifan budaya dari setiap situs yang dikunjungi ke dalam bentuk laporan analitis yang kritis. Sebagai simpulan, pemanfaatan situs sejarah sebagai laboratorium hidup terbukti sangat efektif dalam membangun fondasi identitas nasional, memperkuat daya serap materi secara permanen, serta menumbuhkan motivasi belajar mandiri yang tinggi bagi siswa SMA Negeri 1 Suwawa Timur dalam menghargai warisan peradaban bangsa.
Downloads
References
Abadi, S., Sulandjari, K., Nasution, N. S., Keguruan, F., Universitas, P., & Karawang, S. (2022). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. SWARNA: Jurnal Pengabdian KepadaMasyarakat, 1(11), 3123–3132.
Anggraini, D. P., & Sani, R. A. (2015). Analisis model pembelajaran. Jurnal Pendidikan Fisika, 4(2), 47–54.
Dihe, L., & Wangdra, Y. (2023). Pendidikan Adalah Faktor Penentu Daya Saing Bangsa Sanga, Dkk. September, 84–90.
Fauzan, A., Wijayanti, Y., & Nurholis, E. (2023). Pemanfaatan Situs Candi Ronggeng Sebagai Sumber Belajar Sejarah Dengan Media Morph Transition Powerpoint Untuk Siswa Kelas X Ips Ii Ma Fathurrahman. J-KIP (Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan), 4(3), 666–674. https://doi.org/10.25157/j-kip.v4i3.11702
Ibrahim, D., Ahmad, M., Kango, U., Alam, H. V., & Asi, L. L. (2025). Optimalisasi Pengelolaan Objek Wisata Yang Ada Di Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo. El-Economica, 2(1), 6–10.
Ilmiah, J., & Jiih, H. (2025). Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH). 3(2), 32–37.
Lestari, T., Nanda, S., & Syariffudin. (2024). Efektivitas Metode Ceramah Bervariasi Dalam Pembelajaran Sejarah Guna Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Satya Widya, 40(2), 143–154. https://doi.org/10.24246/j.sw.2024.v40.i2.p143-154
Mediatati, N., Wuryani, E., Nugroho, L. A., & Purwiyastuti, W. (2024). Pemanfaatan Situs Sejarah di Kawasan Candi Cetho sebagai Sumber Daya Belajar untuk Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Menengah Atas dalam Bentuk Video Dokumenter. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(5), 4357–4364. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i5.4194
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Regency, S. N. (2023). Pendidikan Jendela Dunia 1,2,3,4. 04(02), 69–77.
Safida, A., & Hasanah, S. W. (2018). Pemanfaatan Situs Purbakala Petirtaan Ngawonggo Sebagai Sumber Belajar Sejarah Bagi Peserta Didik Smp Hasyim Asy’ari Kecamatan Tajinan Malang. At-Tamkin: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 42–55.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitaif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sultan, I., & Gorontalo, A. (2016). Raja Dan Wali Gorontalo. El Harakah, 18(1), 76–93.
Sunarti, S., Ntobuo, F., & Machmud, J. (2022). “Pemberdayaan Wisata Sejarah Benteng Otanaha Untuk Meningkatkan Perekonomian Penduduk Di Kelurahan Dembe 1 Kota Gorontalo.” Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 5, 1715–1723.
Susanti, K. T., Priyadi, S., & Septianingsih, S. (2024). Pemanfaatan Situs Batu Tulis Sebagai Sumber Belajar Sejarah di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 18, 181–186. https://doi.org/10.30595/pssh.v18i.1245
Tafonao, W. H., Manik, A. C., Hulu, M. P. S., & Hasibuan, Y. S. D. (2025). Efektivitas Metode Ceramah dan Diskusi terhadap Pemahaman Materi Sejarah Siswa di Sekolah Menengah Atas. Toga Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 1(3), 100–106. https://doi.org/10.56211/toga.v1i3.973
Tren, A. (2021). PEMANFAATAN KAJIAN SEJARAH LOKAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI INDONESIA Kuswono1*, ISSN 2541-2922 (Online) ISSN 2527-8436 (Print). 6(2), 206–209.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Moh. Awit Panti, Tonny Iskandar Mondong, Andris K. Malae

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















