Pelatihan Perbanyakan Massal Trichoderma sp. Menggunakan Media Dedak di Kelompok Tani Diat Dokang, Desa Tilang Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6906Keywords:
Trichoderma sp., Agens Hayati, Perbanyakan Massal, Dedak Padi, Pelatihan PetaniAbstract
Penggunaan pestisida kimia secara berlebihan dalam sistem pertanian modern menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan manusia, serta menurunkan kualitas dan kesuburan tanah secara berkelanjutan. Residu bahan kimia yang terakumulasi dapat mencemari air dan tanah, mengganggu keseimbangan mikroorganisme tanah, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi petani maupun konsumen. Salah satu alternatif ramah lingkungan adalah pemanfaatan Trichoderma sp. sebagai agen pengendali hayati yang mampu menghambat pertumbuhan patogen tular tanah sekaligus meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam melakukan perbanyakan massal Trichoderma sp. menggunakan media sederhana berbahan dedak dan beras melalui pelatihan pada Kelompok Tani Diat Dokang, Desa Tilang, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan partisipatif, diskusi, demonstrasi, serta praktik langsung. Tahapan kegiatan mencakup persiapan alat dan bahan, sterilisasi media melalui pengukusan, inokulasi starter, inkubasi, serta pengamatan pertumbuhan selama 14 hari. Hasil menunjukkan pada hari ke-4 terbentuk miselium putih, hari ke-7 berubah hijau akibat pembentukan konidia, dan hari ke-14 pertumbuhan mencapai 80% dengan warna hijau merata sehingga siap dipanen. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan kemandirian petani dalam memproduksi agens hayati secara berkelanjutan, sekaligus mendukung penerapan pengendalian hama yang lebih aman dan ramah lingkungan. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara penyuluh dan petani, mendorong adopsi teknologi sederhana, serta membuka peluang pengembangan usaha pupuk hayati skala rumah tangga yang bernilai ekonomis dan berdaya saing. Sebagai langkah awal pertanian berkelanjutan desa. Berbasis kearifan lokal masyarakat setempat.
Downloads
References
Alfizar, Marilia & Susanti (2013). Kemampuan antagonis Trichoderma sp. terhadap beberapa patogen tanaman. Jurnal floretak, 5(1), 43-46
Akbar, M., El-Sabrout, A. M., Shokralla, S., Mahmoud, E. A., Elansary, H. O., Akbar, F., Din, B. u., Haroon, U., Ali, M., & Saleem, H. (2022). Preservation and recovery of metal-tolerant fungi from industrial soil and their application to improve germination and growth of wheat. Sustainability, 14(9), Article 5531. https://doi.org/10.3390/su14095531
Day, T. M. W., Beja, H. D., & Jeksen, J. (2022). Teknik perbanyakan massal jamur Trichoderma sp. pada beberapa media tumbuh sebagai agens pengendali hayati. Jurnal Locus: Penelitian dan Pengabdian, 1(2), 81–89. https://doi.org/10.58344/locus.v1i2.10
Harman, G. E., Howell, C. R., Viterbo, A., Chet, I., & Lorito, M. (2004). Trichoderma species—opportunistic, avirulent plant symbionts. Nature Reviews Microbiology, 2(1), 43–56. https://doi.org/10.1038/nrmicro797
Kardinan, A., & Iskandar, M. (2011). Pengaruh beberapa jenis ekstrak tanaman sebagai moluskisida nabati terhadap keong mas (Pomacea canaliculata). Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 17(2). https://doi.org/10.22146/jpti.12963
Khasani, I. (2010). Pemanfaatan bioteknologi berbasis mikroorganisme guna mendukung peningkatan produktivitas perikanan nasional. Media Akuakultur, 5(1), 22–31. https://doi.org/10.15578/ma.5.1.2010.22-31
Manokara, A. (2016). Uji antagonisme Trichoderma sp. terhadap beberapa patogen tular tanah secara in vitro. Jurnal Proteksi Tanaman Tropika, 4(2), 101–108.
Nawang Bulan, P. A., Ariyanti, N. A., Aloysius, S., & Sugiyarto, L. (2023). Pengaruh pemberian mikoriza, Trichoderma sp., terhadap pertumbuhan bawang merah (Crok Kuning) pada cekaman kekeringan. Jurnal Penelitian Saintek, 1(1), 50–62. https://doi.org/10.21831/jps.v1i1.56022
Novianti. (2023), pertumbuhan dan viabilitas Trichoderma sp. pada berbagai media organik. Jurnal Biologi Terapan, 7(2), 88-95.
Schuster, A., & Schmoll, M. (2010). Biology and biotechnology of Trichoderma. Applied Microbiology and Biotechnology, 87(3), 787–799. https://doi.org/10.1007/s00253-010-2632-1
Singh, A., Shahid, M., Srivastava, M., Pandey, S., Sharma, A., & Kurmar, V. (2014). Optimal physica parameters for growth of Trichoderma species. Journal of Advenced Scientific Research, 5(1), 43-46.
Soesanto, E., Chanif, & Supradono, B. (2014). Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui jasa layanan kesehatan holistik on delivery. Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian & Pengabdian, Universitas Muhammadiyah Semarang. Retrieved from https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/1229
Suanda, I. W., & Ratnadi, N. W. (2015). Daya antagonisme Trichoderma sp. lokal terhadap jamur patogen penyebab penyakit rebah kecambah (Sclerotium rolfsii Sacc.) pada tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Jurnal EmaSains, 4(2), 155–162.
Wijaya, I., Oktarina, & Virdanuriza, M. (2011). Pembiakan massal jamur Trichoderma sp. pada beberapa media tumbuh sebagai agen hayati pengendalian penyakit tanaman. Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, (hal. 87–92). Tersedia: https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JAT/article/viewFile/8810/pdf
Yuriansyah, Y., Sudrajat, D., Mutaqin, Z., Sari, E. Y., & Suri Maharani, J. (2023). Aplikasi Trichoderma sp. dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L.) varietas Grobogan. J-Plantasimbiosa, 5(1), 29–41. https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v5i1.2982
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Konstansia Sute, Henderikus Darwin Beja, Gabriel Otan Apelabi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















