Identifikasi Potensi Bahaya di Ketinggian pada Proses Pemasangan Ducting dengan Metode HIRADC

Authors

  • Dede Rohimat Universitas Pamulang
  • Franka Hendra Universitas Pamulang
  • Wakhit Ahmad Fahrudin Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6854

Keywords:

TKPK, HIRADC, K3, Pemasangan Ducting

Abstract

Pemasangan ducting yang dilakukan Tenaga Kerja Pada Ketinggian (TKPK) merupakan salah satu aktivitas pekerjaan yang memiliki risiko tinggi bagi tenaga kerja di PT. Cakra Muda Buana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi potensi bahaya serta penilaian risiko dengan menggunakan tool risk matrix untuk mengetahui nilai risiko dan menentukan langkah pengendalian dengan hirarki pengendalian yang efektif untuk mengurangi risiko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRDC). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 23 (dua puluh tiga) identifikasi bahaya dari keseluruhan dan 7 (tujuh) di antaranya memiliki potensi bahaya yang sama, Potensi bahaya di PT. Cakra Muda Buana seperti APD dan APJP tidak layak digunakan, penggunaan APJP tidak sesuai, pengangkatan manual, lantai kerja licin akibat genangan air, lantai kerja berlubang , kabel listrik berantakan, pekerja tidak kompeten, kegagalan angkur point, tali carmantel putus, alat kerja terjatuh, cuaca panas, cuaca buruk, material ducting terjatuh, terkena sudut tajam ducting, pekerja terlalu lama menggantung ditali. Nilai risiko yang diperoleh adalah 4 (empat) mendapatkan nilai risko extrim, 18 (delapan belas)  mendapatkan nilai risiko tinggi, 3 (tiga) mendapatkan nilai risiko sedang. Langkah pengendalian yang direkomendasikan adalah menerapkan hierarchy of fall protection, melakukan penerapan sistem aman, menggunakan alat keselamatan mampu menahan beban minimal 15 kN, memastikan APD dan APJP yang disediakan sesuai dengan jenis pekerjaan dan standar yang berlaku, melakukan inspeksi atau pemeriksaan secara berkala terhadap kondisi APD dan APJP, melakukan langkah evaluasi dan monitoring aktivitas pekerjaan yang memiliki potensi bahaya. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan K3.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Camuscaya, K. S. R. D., Triadi, I., & Sukarmawati, Y. (2023). Analisis Penerapan K3 Terhadap Biaya Proyek Menggunakan Metode Hiradc & Jsa Pada Proyek Pengembangan Gedung Rawat Inap Sekar Agung Rumah Sakit Ari Canti, Gianyar (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Bali).

Dewi, L. (2025). Hubungan Promosi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Perilaku Aman Pada Pekerja. Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 17(1).

Elsavira, E., & Yuamita, F. (2023). Identifikasi Potensi Bahaya Pekerjaan Di Ketinggian Dengan Metode JSA (Job Safety Analysis) Pada Perbaikan Instalasi Tower Wifi. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer, 3(3), 390-403

Fandeli, H., & Tomas, M. (2025). Evaluasi Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Industri Furnitur Berbasis Metode HIRADC. Jurnal Andalas: Rekayasa dan Penerapan Teknologi, 5(2), 60-69.

Irawan, T., Hidayat, A. N., & Widya, A. R. (2025). Analisis Risiko K3 Menggunakan Metode Hiradc Area Produksi di PT. Adiku Bekasi, Jawa Barat. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(2), 1229-1238.

Junita, R., Santi, T. D., & Ariscasari, P. (2025). Analisis Risiko Keselamatan Kerja Pekerja Terowongan PLTA Aceh Tengah Menggunakan Metode HIRADC. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 567-576.

Novianti, I., & Fahrudin, W. A. (2025). Perancangan penjadwalan proyek untuk efektivitas proyek instalasi wellhead dan tree equipment di PT X1. CERMIN: Jurnal Penelitian, 9(1), 189-203.

Pangestika, E. Q. (2023). Implementasi Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Perumahan di Wilayah DIY. Jurnal Hukum Sasana, 9(1).Susanto, A., Usman, U., Yuliasari, F. S., Wiryanta, W., Budi, S. C., Pane, Y., & Prasetio, D. B. (2025). Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Penentuan Pengendalian pada Operasi Pertambangan: Systematic Literature Review. J. Manaj. Kesehat. Yayasan RS Dr. Soetomo, 12(2), 1-15

Prakoso, K. D. (2025). Identifikasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Metode HIRADC Pada Area Mesi Bioler Di PT. Primus Sanus Oil Industrial (Doctoral dissertation, UBP Karawang).

Susanto, A., Usman, U., Yuliasari, F. S., Wiryanta, W., Budi, S. C., Pane, Y., & Prasetio, D. B. (2025). Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Penentuan Pengendalian pada Operasi Pertambangan: Systematic Literature Review. J. Manaj. Kesehat. Yayasan RS Dr. Soetomo, 12(2), 1-15

Shaumarda, G., & Suyono, A. M. (2025). Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Metode Hiradc (Hazard Identification, Risk Assessment & Determining Control). Journal of Industrial Science and Mechanical Engineering, 1(1), 55-71.

Sukma, F. H., Khairunnisa, K., Arini, D. U., Pakiding, E. P. B., Agustine, A. D., & Supriyono, S. (2025). Manajemen Risiko dan K3: Strategi Keselamatan di Era Industri 4.0.

Supriyanti, Y., & Fahrudin, W. A. (2025). Analisis efektivitas kinerja mesin dengan metode Total Productive Maintenance di PT. BII. JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri, 6(2), 252-260.

TIRTALANI, K. (2025). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Andi Djemma Masamba= Factors Associated WithWork Fatigue Among Nurses At Andi Djemma Hospital Masamba (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR).

Zhafira, E., & Rajiman, R. (2025). ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT AND DETERMINING CONTROL (HIRADC) PADA PROYEK PEMBANGUNAN MASJID RAYA AL-BAKRIE BANDAR LAMPUNG. Nusantara Hasana Journal, 5(3), 517-524

Downloads

Published

26-02-2026

How to Cite

[1]
D. Rohimat, F. Hendra, and W. A. Fahrudin, “Identifikasi Potensi Bahaya di Ketinggian pada Proses Pemasangan Ducting dengan Metode HIRADC ”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 5691–5698, Feb. 2026.