Pengelolaan Dana Desa Di Kabupaten Badung Ditinjau Dari Akuntabilitas, Transparansi dan Partisipasi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6848Keywords:
Kepemimpinan Transformasional, Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan, PLS-SEMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Badung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya alokasi Dana Desa setiap tahun serta masih ditemukannya kasus penyimpangan yang menunjukkan pentingnya penerapan prinsip tata kelola pemerintahan desa yang baik. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada perangkat desa yang terlibat langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban Dana Desa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0 melalui pengujian outer model dan inner model. Hasil pengujian outer model menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas konvergen dan diskriminan serta reliabel berdasarkan nilai outer loading, Average Variance Extracted (AVE), Composite Reliability, dan Cronbach’s Alpha. Pengujian inner model menunjukkan nilai R-Square sebesar 0,780 yang berarti akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat mampu menjelaskan 78% variasi pengelolaan Dana Desa. Uji hipotesis menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan Dana Desa, dengan partisipasi masyarakat sebagai variabel yang paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan Dana Desa yang efektif memerlukan pertanggungjawaban yang jelas, keterbukaan informasi, serta keterlibatan aktif masyarakat untuk mewujudkan tata kelola desa yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Adisasmita, R. (2009). Manajemen pemerintah daerah. Pusat Pengembangan Keuangan dan Ekonomi Daerah, Universitas Hasanuddin.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arsyad, L. (2004). Ekonomi pembangunan. Yogyakarta: STIE YKPN.
Boedirochminarni, H. M. (2023). Analisis pendapatan usaha petani jeruk melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat BNI di Desa Petungsewu Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Journal of Financial Economics and Investment (JOFEI), (2), 101–112.
Dewi, D. E., & Adi, P. H. (2019). Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan dana desa terhadap pembangunan desa di Desa Candirejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang. Jurnal Edunomika, 3(2), 287–299.
Hasanah, N. (2022). Pengaruh akuntabilitas, transparansi dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan dana desa. Semarang: Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Hermawan, R. H., Zanaria, Y., & Hendri, N. (2021). Pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pengelolaan dana desa di Desa Purworejo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Akuntansi Aktiva, 2(2), 153–159.
Jubaedah, N. L. E. (2008). Model pengukuran pelaksanaan good governance di pemerintah daerah kabupaten/kota. Bandung: PKP2A I LAN.
Hutagalung, D., Siahaan, A. M., & Hutapea, H. D. (2024). Pengaruh penggunaan Kredit Usaha Rakyat terhadap pendapatan UMKM (Studi kasus UMKM Komplek MMTC Medan). Jurnal Ekonomika & Bisnis (JEBS), 4(6).
Matadou, S. A. (2022). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa di Desa Praibakul. TheJournalish: Social and Government, 3(4).
Mudrikah, M., Baining, M. E., & Fikri, A. S. (2025). Analisis pengelolaan keuangan desa berdasarkan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang keuangan desa. Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan, 2(2).
Munawaroh, M. (2023). Pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap pengelolaan dana desa pada desa-desa di Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari. Jambi: Universitas Jambi.
Ridwan. (2021). Tingkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat menjalin kerukunan umat beragama. CV Azka Pustaka.
Rozalinda. (2017). Ekonomi Islam: Teori dan aplikasinya pada aktivitas ekonomi. Depok: PT Raja Grafindo Persada.
Sadono Sukirno. (2013). Mikro ekonomi teori pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Shinta, A. (2011). Ilmu usahatani. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Solekhan, M. (2012). Penyelenggaraan pemerintahan desa berbasis partisipasi masyarakat dalam membangun mekanisme akuntabilitas. Malang: Setara Press.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Zuhelmi, Febriamansyah, R., & Mahdi. (2025). Pengaruh kredit usaha tani dalam pembangunan pedesaan: Studi kasus pada kredit program pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP). Jurnal Niara, 17(3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Felix Pernando Minna, Gde Herry Sugiarto Asana, Sarita Vania Clarissa, Sarita Vania Clarissa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















