Transformasi Hukum Keluarga Islam: Penguatan Hak Perempuan dan Anak di Era Digital

Authors

  • Hana Ariz Nurizzati Institut Miftahul Huda Subang
  • Didin Haenudin Institut Miftahul Huda Subang
  • Fadli Daud Abdullah Institut Miftahul Huda Subang
  • Ahmad Ropei Institut Miftahul Huda Subang
  • Lidia Fathaniyah Institut Miftahul Huda Subang
  • Euis Nurkholifah Institut Miftahul Huda Subang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6622

Keywords:

Digitalisasi, Kesetaraan, Maqāṣid, Perempuan, Rekontekstualisasi

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi hukum keluarga Islam dalam memperkuat perlindungan hak perempuan dan anak di era digital yang ditandai oleh perubahan pola relasi keluarga akibat perkembangan teknologi dan dinamika sosial kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi prinsip kesetaraan Qur’ani dan pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah dalam regulasi serta praktik hukum keluarga Islam di Indonesia sekaligus mengidentifikasi tantangan baru yang muncul dalam keluarga digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang dipadukan dengan pendekatan normatif-yuridis dan maqāṣid al-syarī‘ah melalui analisis terhadap Al-Qur’an, peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, serta pemikiran hukum Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip kesetaraan manusia dalam Al-Qur’an telah mulai terintegrasi dalam hukum positif nasional melalui penguatan kedudukan suami-istri dan perlindungan anak, namun implementasinya masih menghadapi kendala normatif akibat konstruksi patriarkal dalam hukum Islam positif. Temuan penelitian juga mengungkap munculnya kerentanan baru perempuan dan anak di era digital, seperti kontrol digital dalam relasi rumah tangga, Kekerasan Berbasis Gender Online, serta kompleksitas pembuktian digital dalam sengketa keluarga, yang menuntut rekontekstualisasi hukum keluarga Islam secara adaptif dan responsif. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pembaruan regulasi, penguatan kapasitas peradilan agama, serta integrasi teknologi sebagai instrumen perlindungan hukum berbasis kemaslahatan, sehingga hukum keluarga Islam dapat berfungsi sebagai sistem hukum yang adil, kontekstual, dan berorientasi pada perlindungan jiwa, martabat, dan keturunan di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

W. Jariah, “Transformasi Peran Agama dalam Mengarahkan Etika Sosial Masyarakat melalui Media Digital,” AL-QIBLAH J. Stud. Islam dan Bhs. Arab, vol. 4, no. 6, pp. 752–766, 2025, doi: 10.36701/qiblah.v4i6.2667.

M. Asyrofudin, “Hak Asasi Manusia dan Relasi Keluarga dalam Islam : Tafsir Kontekstual terhadap Teks-Teks Hukum Keluarga,” Hum. Rights Justicia, vol. 1, no. 1, pp. 27–53, 2025.

Jamil, Muh Jamal. Reformasi Hukum Keluarga Islam: Tantangan Dan Peluang Di Era Globalisasi. Penerbit Pt Mafy Media Literasi Indonesia, 2025.

M. Zidan, A. Putra, and H. Kaha, “Analisis Integratif Sistem Peradilan Nasional tentang Pelaksanaan Mediasi dalam Kasus Perceraian yang Diajukan oleh Istri di Pengadilan Agama,” Posita J. Huk. Kel. Islam, vol. 03, no. 02, pp. 58–78, 2025.

Maulana, Azis, Ahmad Ropei, and Didin Haenudin. "Analisis Hukum Islam Mengenai Istri Yang Bekerja Sebagai Buruh Pabrik: Studi Kasus Di Desa Pusakaratu Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang." MIM: Jurnal Kajian Hukum Islam 2.1 (2024): 95-113.

M. R. Misbahul Arifin, “Kesetaraan Gender Dalam Diskursus Global : Analisis Hukum Islam Dan Hak Asasi Manusia,” Lexis. A Multidiscip. Approach to Islam. Law Its Contemp. Appl., vol. 1, no. 3, pp. 1–17, 2025, doi: 10.33650/joki.v4i2.

H. P. Dias, “Kesetaraan Gender Dalam Al-Qur’an: Studi Atas Hak Dan Kewajiban,” Midaduna J. Islam. Stud., vol. 2, no. 1, pp. 11–22, 2025.

N. Maharani, N. Khairunnisa, A. Riani, and P. Irma, “Ketidaksetaraan Gender dalam Konsep Nusyuz pada Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar , Indonesia Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar , Indonesia Penelitian ini berusaha mengisi kesenjangan tersebut dengan mengkaji konsep,” Al-Ikhtiar J. Stud. Islam, vol. 2, no. 1, pp. 1–14, 2025.

M. I. Ferdiansyah and T. Wicaksono, “Nafkah Istri Dalam Perspektif Kesetaraan Gender : Analisis Kritis Dengan Pendekatan Maqashid Al-,” Usrah J. Huk. Kel. Islam, vol. 6, no. 4, pp. 509–523, 2025.

H. Riadi, “Hukum Keluarga Islam Dan Kesetaraan Gender : Kajian Atas Pengalaman Masyarakat Muslim Di Indonesia,” Model. J. Progr. Stud. PGMI, vol. 11, no. 1, pp. 1–11, 2024.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta, 2016.

Adikara, Rezha Nur. Penerapan Kriteria ‘sangat Mendesak’ Pada Pasal 7 Undang-undang Perkawinan Nomor 16 Tahun 2019 (Telaah Terhadap Perlindungan Perempuan Dan Anak Perspektif Maqāṣid Syarīah Jasser Auda). Diss. Universitas Islam Indonesia, 2024.

K. Nisa, F. Ananda, I. Radwan, and S. Turnip, “UU No . 1 Tahun 1974 Proses Legislasi , Ketentuannya , dan Signifikansinya terhadap Hukum Keluarga Islam Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan,” J. Kaji. Islam dan Sos. Keagamaan, vol. 2, no. 4, pp. 839–849, 2025.

M. Kudhori, “Memperkuat Kesetaraan Manusia Dalam Perspektif Al- Qur’an: Konsep Dan Tindakan,” Zawiyah J. Pemikir. Islam, vol. 9, no. 2, pp. 100–118, 2023.

I. Fauzi, “Pembaruan Hukum Keluarga Islam Dan Sejarah,” Hikamuna J. Pengkaj. Huk. Islam, vol. 10, no. 2, pp. 908–921, 2025, doi: 10.15575/Hikamuna.v3i2.19346.

D. Anisa, E. Ikawati, D. Fakultas, I. Keguruan, and I. Padangsidimpuan, “Posisi Perempuan Dalam Hukum Keluarga Islam Di Indonesia (Analisis Kompilasi Hukum Islam Kajian Gender dan Feminisme),” J. Kaji. Gend. dan Anak, vol. 05, no. 1, pp. 1–16, 2021.

R. F. Purnama, “Ragam Studi Qur’an: Teori Dan Metodologi Kontemporer ( Analisis Terhadap Pemikiran Abdullah Saeed, Andrew Rippin, Asma Barlas, Dan Angelika Neuwirt),” J. Al-Wajid, vol. 2, no. 1, pp. 319–340, 2021.

H. Febri, “Implementasi Gerakan # MeToo dalam Upaya Mengurangi Kekerasan dan Pelecehan Seksual terhadap Perempuan di Indonesia : Tinjauan Sosial dan Perspektif Alkitabiah,” J. Misioner, vol. 5, no. 2, pp. 111–135, 2025, doi: 10.51770/jm.v5i2.230.

Badruzaman, Dudi, and Ahmad Ropei. ‘Gender Equality For Women Victims Of Violence In Household.’ Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram 12.1 (2020): 1-14.

S. Munawwarah, “Kekerasan Berbasis di Era Digital : Tantangan Baru Bagi Perempuan,” J. Tana Mana, vol. 6, no. 1, 2025.

Rahmawati, “Arus Jurnal Sains dan Teknologi ( AJST ) Pengasuhan di Era Digital : Menyeimbangkan Teknologi , Nilai Tradisional , dan Dinamika Keluarga Modern,” Arus J. Sains dan Teknol., vol. 3, no. 1, pp. 37–47, 2025.

M. Ridwan, “Transformasi Hukum Keluarga Islam Di Era Digital: Analisis Sosiologi Hukum Terhadap Regulasi Perkawinan dan Perceraian Di Indonesia,” Al-Iqtisodiyah J. Ilmu Huk. dan Huk. Kel. Islam, vol. 1, no. 1, pp. 11–20, 2024.

A. R. Priyatna, “Menuju Fikih Dinamis : Kontribusi Jasser Auda dalam Transformasi Teori Hukum Islam,” J. Syariah Huk. Islam, vol. 4, no. 1, pp. 1–13, 2025.

A. Suhaili, “Integrasi Maqā Ṣ Id Al- Syarī ‘ Ah Dalam Praktik Peradilan Agama Di Indonesia : Studi Alternatif,” J. Huk. Kel., vol. 06, no. 1, pp. 1–14, 2025.

Arrumaysa, Iqlima Czelda, et al. ‘Implementasi E-Court dalam Mewujudkan Asas Cepat, Sederhana, dan Biaya Ringan di Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang.’ ANDREW Law Journal 4.1 (2025): 292-313.

A. M. Faza and M. Lubis, “Revolusi Digital dalam Peradilan Agama : Membuka Jalan bagi Keadilan yang Lebih Inklusif di Indonesia,” UNES:Law Riview, vol. 6, no. 2, pp. 1–7, 2024.

I. Rahmani and R. Alwi, “Maqasid Syari ’ ah sebagai Landasan Reformasi Hukum Perceraian dan Hak Asuh Anak dalam Konteks Modern,” JFS J. Fam. Sharia, vol. 1, no. 2, pp. 102–111, 2025.

Downloads

Published

14-02-2026

How to Cite

[1]
H. A. Nurizzati, D. Haenudin, F. D. Abdullah, A. Ropei, L. Fathaniyah, and E. Nurkholifah, “Transformasi Hukum Keluarga Islam: Penguatan Hak Perempuan dan Anak di Era Digital”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 3138–3144, Feb. 2026.