Strategi Optimasi Pemeliharaan Conveyor Batu Bara Berbasis Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA): Studi Kasus di PT. XYZ

Authors

  • Ojakma Sihar Panaili Tumanggor Universitas Mpu Tantular
  • Retno Indriyati K. Universitas Mpu Tantular
  • Morhan Sirait Universitas Mpu Tantular
  • Edi Saneka Universitas Mpu Tantular

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6442

Keywords:

Pemeliharaan Mesin, Reliability Centered Maintenance, Failure Mode And Effect Analysis

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan EPC swasta nasional yang bergerak di bidang Bulk Material Handling Systems serta Energy and Marine Equipment. Dalam operasionalnya, perusahaan mengandalkan mesin coal conveyor sebagai sarana utama pemindahan dan pengolahan batu bara. Sepanjang tahun 2022, perusahaan mengalami peningkatan frekuensi kerusakan pada mesin coal conveyor yang berdampak pada tingginya downtime, tidak tercapainya target produktivitas, serta meningkatnya biaya perawatan tidak terencana. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem pemeliharaan yang diterapkan belum mampu mengantisipasi potensi kegagalan peralatan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mode kegagalan pada mesin coal conveyor serta merumuskan kebijakan pemeliharaan yang lebih efektif melalui penerapan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan dan dokumentasi historis kerusakan mesin selama periode Januari hingga Desember 2022. Metode FMEA digunakan untuk menentukan tingkat prioritas risiko kegagalan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN), sedangkan RCM digunakan untuk menetapkan tindakan pemeliharaan yang sesuai melalui proses task selection. Hasil analisis menunjukkan terdapat sembilan komponen kritis dengan nilai RPN tertinggi, yaitu gear box (450), plummer block (432), magnetic separator (343), roller idler (240), drive pulley (180), belt cleaner (168), motor listrik (144), belt conveyor (135), dan cooler (112). Kebijakan pemeliharaan yang diusulkan diharapkan mampu mengurangi risiko kegagalan berulang, menurunkan downtime mesin, serta meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional sistem coal conveyor di PT. XYZ

Downloads

Download data is not yet available.

References

M. Ali, M. Nushron, dan A. Kusuma, “Analisa kinerja mesin WTP menggunakan metode FMEA dan penjadwalan preventive maintenance,” WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, vol. 17, no. 1, pp. 15–25, 2019.

A. Andriyani dan R. Rumita, “Analisis upaya pengendalian kualitas kain dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada mesin shuttle proses weaving,” Jurnal Teknik Industri, vol. 6, no. 1, pp. 1–8, 2017.

M. F. Sahal, A. Syakhroni, dan N. Marlyana, “Perancangan penjadwalan perawatan mesin sewing dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM II),” Konferensi Ilmiah Mahasiswa UNISSULA (KIMU), vol. 2, pp. 180–188, 2019.

F. Hendra, R. Mohammad, dan A. Amrin, “The risk priority number (RPN) at a level crossing along the railway line in Indonesia,” Journal of Advanced Research in Applied Sciences and Engineering Technology, vol. 25, no. 1, pp. 7–18, 2021.

M. I. Pasaribu, D. A. A. Ritonga, dan A. Irwan, “Analisis perawatan mesin screw press dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT. XYZ,” JITEKH, vol. 9, no. 2, pp. 104–110, 2021.

R. F. Prabowo dan H. Hariyono, “Total productive maintenance (TPM) pada perawatan mesin grinding menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE),” vol. 5, no. 2, 2020.

D. P. Sari dan M. F. Ridho, “Evaluasi manajemen perawatan dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II pada mesin blowing I di PT. Pisma Putra Textile,” Jurnal Teknik Industri, vol. 11, no. 2, pp. 73–80, 2016.

S. Sariyusda, “Analisis Reliability Centered Maintenance (RCM) rel conveyor pada mesin oven BTU Pyramax 150N di PT. Flextronics Technology Indonesia–Batam,” Journal of Mechanical Engineering Manufactures Materials and Energy, vol. 2, no. 1, pp. 33–42, 2018.

H. D. W. Shinta, “Analisis perawatan mesin dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) terhadap mesin Air Jet Loom (AJL) di PT. XYZ,” Laporan Kerja Praktek, Jurusan Teknik Industri, Universitas Islam Indonesia, 2020.

H. F. Sitorus, A. Armansyah, dan R. Harahap, “Pemeliharaan motor induksi tiga fasa tegangan 380 V,” JET (Journal of Electrical Technology), pp. 119–123, 2022.

A. Syahabuddin, “Analisis perawatan mesin bubut CY-L1640G dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM),” JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri), vol. 2, no. 1, pp. 27–33, 2019.

R. Yanti, “Analisis perawatan mesin dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) terhadap mesin Air Jet Loom (AJL),” 2021.

O. S. P. Tumanggor, Pengantar Ekonomi Teknik Industri, Jakarta: Penerbit Buku Akademik, 2026.

I. G. N. Artawan dan I. W. Bandem Adnyana, “Analisis pemeliharaan mesin conveyor pada sistem pengangkutan batubara dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM),” Jurnal Ilmiah Teknik Desain Mekanika, vol. 10, no. 1, pp. 1–6, 2021.

H. Kurniawan dan A. Purwanto, “Penerapan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk identifikasi risiko kegagalan pada belt conveyor di industri pertambangan,” Jurnal Teknologi Industri, vol. 5, no. 2, pp. 112–120, 2022.

Downloads

Published

13-03-2026

How to Cite

[1]
O. S. P. Tumanggor, R. Indriyati K., M. Sirait, and E. Saneka, “Strategi Optimasi Pemeliharaan Conveyor Batu Bara Berbasis Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA): Studi Kasus di PT. XYZ”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 8159–8168, Mar. 2026.