Evaluasi Penyebab Kerusakan Jalan Balai Desa Marindal II

Authors

  • Wellyard Dakhi Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia
  • Ridwan Nasution Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia
  • Yusuf Parlagutan Lubis Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6416

Keywords:

Analisis Kerusakan Jalan, Metode Bina Marga, Jalan Balai Desa Marindal II

Abstract

Kerusakan jalan merupakan permasalahan penting yang berdampak pada menurunnya fungsi jalan, meningkatnya risiko kecelakaan, serta kerugian ekonomi bagi masyarakat. Jalan sebagai infrastruktur transportasi darat memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi. Salah satu ruas jalan yang mengalami kerusakan adalah Jalan Balai Desa Marindal II, yang meskipun tingkat kerusakannya belum tergolong berat, tetap berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan serta menganalisis faktor penyebab kerusakan guna menentukan penanganan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penilaian kondisi jalan dilakukan menggunakan metode Bina Marga melalui survei visual untuk mencatat jenis dan tingkat kerusakan jalan, serta dikombinasikan dengan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) untuk menentukan nilai kondisi jalan dan prioritas penanganan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi meliputi lubang, retak-retak (cracking), alur (rutting), serta kekasaran permukaan berupa disintegration, pelepasan butiran, dan fatty. Selain itu, sistem drainase yang kurang berfungsi dengan baik menyebabkan genangan air di permukaan jalan sehingga mempercepat proses kerusakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kondisi perkerasan dan drainase yang tidak optimal menjadi faktor utama penyebab kerusakan Jalan Balai Desa Marindal II, sehingga diperlukan penanganan sesuai prioritas kondisi jalan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah Hafidh Sholihin. (2023). Evaluasi kinerja jalan pada jalan provinsi dan kabupaten di Kota Pati.

Al Faritzie, H., Firda, A., & Aprilyanti, S. (2022). Identifikasi dan analisis kerusakan jalan pada ruas Jalan Siaran Sako Kota Palembang.

Al Faritzie, H., Firda, A., & Aprilyanti, S. (2022). Identifikasi dan analisis kerusakan jalan pada ruas Jalan Siaran Sako Kota Palembang.

Andi Rahmanto. (2017). Evaluasi kerusakan jalan dan penanganan dengan metode Bina Marga pada ruas Jalan Banjarejo–Ngawen.

Candra, B. Y. Y., & Sari, Y. A. (2024). Evaluasi kerusakan perkerasan jalan lentur menggunakan metode Bina Marga (Studi kasus: Jalan Jatiwangi–Cigasong). LEADER: Civil Engineering and Architecture Journal, 2(6), 1108–1119.

Haafi, K., & Nurjanah Ahmad, S. (2020). Identifikasi jenis kerusakan lapis perkerasan jalan raya dan upaya penanganannya menggunakan metode Bina Marga (Studi kasus: Jalan Desa Bumi Indah, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara). Jurnal Media Konstruksi, 5(2).

Misdawati. (2021). Analisis penurunan umur rencana jalan akibat volume kendaraan dan kelebihan muatan pada ruas Jalan Jend. Ahmad Yani Kota Parepare. Journal Flyover (JFO).

Muzki, D., & Saleh, A. (2024). Analisis kerusakan jalan dengan metode Bina Marga dan respon pengguna jalan terhadap perbaikannya (Studi kasus ruas Jalan Jurong Bonai Darussalam). Jurnal Teknik, 18(1), 46–53. https://doi.org/10.31849/teknik.v17i1

Pambudi, R. A. (2021). Evaluasi perancangan struktur perkerasan dengan metode Bina Marga 2017 dan program Kenpave menggunakan pendekatan elastik dan viskoelastik (Studi kasus: Jalan Simpang Pundu–Tumbang Samba).

Prayoga, D., Nurdin, A., & Mulyono, T. (2022). Evaluasi perkerasan jalan dengan metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index) serta alternatif penanganannya (Studi kasus: Ruas Jalan Sungai Hangat–Pulau Sangkar, Kabupaten Kerinci).

Putra, E. S., & Tjendani, H. T. (2022). Analisis kerusakan jalan metode Pavement Condition Index (PCI) Jalan Raya Bypass Pandaan–Malang, Jawa Timur.

Sriharyani, L., & Hadijah, I. (2024). Karakteristik lalu lintas Jalan Ki Hajar Dewantara Kota Metro. Jurnal Transportasi, 13(2). http://u.lipi.go.id/1320332466

Suparno. (2023). Analisa kerusakan jalan kabupaten ruas Klampok–PG Banjaratma Kabupaten Brebes.

Sulaiman, M. N., Apriliano, D. D., Mulyono, T., & Nurdin, A. L. (2025). Analisis tingkat kerusakan jalan dengan metode Bina Marga pada ruas Jalan Timbangreja–Sangkanjaya Sta 0+000 s.d. Sta 1+000 Kabupaten Tegal. Era Sains: Jurnal Penelitian Sains, Keteknikan dan Informatika, 3(3), 27–40.

Zanuardi, A., & Kebumian, L. D. (2018). Pemanfaatan prinsip value for money dalam penentuan prioritas pemeliharaan jalan nasional di perkotaan (Studi kasus: Jalan nasional di wilayah Kota Surabaya). Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum, 10(1), 16–31.

Downloads

Published

06-02-2026

How to Cite

[1]
W. Dakhi, R. Nasution, and Y. P. Lubis, “Evaluasi Penyebab Kerusakan Jalan Balai Desa Marindal II”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 1445–1452, Feb. 2026.