Analisis Implementasi QRIS sebagai Sistem Pembayaran Digital pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Kapasa, Kota Makassar

Authors

  • Duni Paliling Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Geris Siswanto Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Innes Innes Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Natalia Paranoan Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Muliani Mangngalla Universitas Kristen Indonesia Paulus

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6414

Keywords:

QRIS, Sistem Pembayaran Digital, UMKM, UTAUT, Inklusi Keuangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran digital pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Kapasa, Kota Makassar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya digitalisasi transaksi keuangan serta dorongan pemerintah dan Bank Indonesia dalam memperluas inklusi keuangan melalui sistem pembayaran non-tunai. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengacu pada kerangka Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan penggunaan QRIS. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap lima pelaku UMKM dari sektor jasa dan kuliner serta dua pelanggan pengguna QRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi QRIS memberikan manfaat nyata bagi UMKM, antara lain meningkatkan efisiensi dan kecepatan transaksi, mempermudah pencatatan keuangan, mengurangi risiko kehilangan uang tunai, serta meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan. Persepsi manfaat (performance expectancy) dan kemudahan penggunaan (effort expectancy) menjadi faktor dominan yang mendorong adopsi QRIS, didukung oleh pengaruh sosial terutama dari pelanggan generasi muda serta kondisi pendukung berupa akses perbankan digital. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah kendala dalam implementasi QRIS, seperti gangguan jaringan internet, rendahnya literasi digital pelanggan lanjut usia, kesalahan input nominal transaksi, serta potensi penipuan digital. Secara keseluruhan, QRIS berkontribusi positif terhadap transformasi sistem pembayaran UMKM di Kelurahan Kapasa, namun optimalisasi penggunaannya memerlukan dukungan infrastruktur, edukasi digital berkelanjutan, serta pendampingan dari pemerintah dan lembaga keuangan agar adopsi teknologi pembayaran digital dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alifia, R., Prabowo, A., & Setiawan, D. (2024). Adoption of QRIS payment systems among micro and small enterprises in Indonesia. Journal of Digital Finance, 6(1), 45–58. https://doi.org/10.1080/xxxxxxx

Bank Indonesia. (2023). Statistik sistem pembayaran Indonesia. Bank Indonesia. https://www.bi.go.id

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Martiyanti, E., Lestari, D., & Hidayat, R. (2023). Digital payment systems and transaction efficiency in MSMEs. Journal of Business and Management Research, 5(2), 101–113. https://doi.org/10.31219/osf.io/xxxxx

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mulya, A. (2024). The impact of QRIS adoption on MSME operational performance. International Journal of Accounting and Digital Business, 3(1), 22–34.

Prawitasari, N., Utami, S., & Kurniawan, F. (2024). Barriers and challenges in QRIS implementation for MSMEs. Journal of Financial Technology and Innovation, 4(1), 55–67. https://doi.org/10.31004/jfti.v4i1

Sari, D. P., Nugroho, H., & Wibowo, A. (2024). Determinants of digital payment adoption among small businesses. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 7(1), 1–14.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2017). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). John Wiley & Sons.

Sholikhah, A., & Soesilo, Y. (2023). QRIS adoption and financial inclusion of MSMEs in Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 27(2), 189–203. https://doi.org/10.26905/jkdp.v27i2

Srijani, N. (2020). Peran UMKM dalam meningkatkan perekonomian Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 8(2), 123–134.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478. https://doi.org/10.2307/30036540

Venkatesh, V., Thong, J. Y. L., & Xu, X. (2012). Consumer acceptance and use of information technology: Extending the unified theory of acceptance and use of technology. MIS Quarterly, 36(1), 157–178. https://doi.org/10.2307/41410412

Vinet, L., & Zhedanov, A. (2011). A “missing” family of classical orthogonal polynomials. Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 085201. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

Downloads

Published

09-02-2026

How to Cite

[1]
D. Paliling, G. Siswanto, I. Innes, N. Paranoan, and M. Mangngalla, “Analisis Implementasi QRIS sebagai Sistem Pembayaran Digital pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Kapasa, Kota Makassar ”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 2177–2185, Feb. 2026.