Peran Pemerintah Nagari dalam Melestarikan Budaya Nagari di Gunung Talang Kabupaten Solok

Authors

  • Siti Osa Kosassy STIA LPPN Padang
  • Dian Rizke STIA LPPN Padang
  • F. Yasmeardi STIA LPPN Padang
  • Daniel Jusari STIA LPPN Padang
  • Iis Surianti STIA LPPN Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6345

Keywords:

Pemerintahan Nagari, Pelestarian Budaya, Kampung Wisata Budaya, Pariwisata Berbasis Masyarakat, Budaya Minangkabau

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintahan Nagari Jawi-Jawi Guguk dalam melestarikan budaya melalui pengembangan Kampung Wisata Budaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai identitas masyarakat sekaligus potensi ekonomi berbasis pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi aparatur pemerintahan nagari, lembaga adat, pengelola wisata (Pokdarwis), serta masyarakat Nagari Jawi-Jawi Guguk. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintahan Nagari Jawi-Jawi Guguk memiliki peran strategis dalam pelestarian budaya melalui berbagai upaya, antara lain menginisiasi program pembinaan adat, melibatkan lembaga adat dan masyarakat, memanfaatkan teknologi informasi, mengembangkan potensi lokal, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kegiatan budaya. Program pelestarian budaya yang dilaksanakan tidak hanya menjaga keberlanjutan nilai-nilai adat Minangkabau, tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui pariwisata berbasis budaya. Namun demikian, pengembangan Kampung Wisata Budaya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan anggaran, promosi yang belum optimal, infrastruktur yang belum memadai, lemahnya koordinasi antar pihak, serta keterbatasan sumber daya manusia pariwisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pelestarian budaya di Kampung Wisata Budaya Nagari Jawi-Jawi Guguk sangat bergantung pada sinergi antara kebijakan pemerintah nagari dan partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kerja sama lintas sektor dan peningkatan kapasitas pengelolaan wisata budaya secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmita, R. (2013). Pembangunan Perdesaan: Pendekatan Partisipatif, Tipologi, Strategi, Konsep Desa Pusat Pertumbuhan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bungin, B. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.

Damanik, J., & Weber, H. F. (2006). Perencanaan Ekowisata: Dari Teori ke Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Hadiwijoyo, S. S. (2012). Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Ismayanti. (2010). Pengantar Pariwisata. Jakarta: Grasindo.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pengembangan Desa Wisata. Jakarta: Kemenparekraf RI.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis. Thousand Oaks: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muljadi, A. J. (2012). Kepariwisataan dan Perjalanan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nuryanti, W. (1993). Concept, Perspective and Challenges. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.

Putra, I. N. D. (2015). Pariwisata Berbasis Masyarakat. Denpasar: Pustaka Larasan.

Rahardjo. (2010). Pengantar Sosiologi Pedesaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Suharto, E. (2014). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Yoeti, O. A. (2008). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.

Downloads

Published

05-02-2026

How to Cite

[1]
S. O. Kosassy, D. Rizke, F. Yasmeardi, D. Jusari, and I. Surianti, “Peran Pemerintah Nagari dalam Melestarikan Budaya Nagari di Gunung Talang Kabupaten Solok”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 980–998, Feb. 2026.