Manajemen Lalu Lintas di Kawasan Perlintasan Sebidang Kereta Api di Jalan Raya Kadungora, Kabupaten Garut
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6195Keywords:
Perlintasan Sebidang Kereta Api, Kinerja Jalan, Manajemen Lalu Lintas, PKJIAbstract
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Garut pada tahun 2024 sekitar 2,717,950 Jiwa dan jumlah kendaraan bermotor sebanyak 460.397 unit. Aktivitas Transportasi antara Garut dan Bandung semakin meningkat setiap tahunnya hingga memicu berbagai masalah transportasi, salah satunya di area perlintasan sebidang kereta api di jalan Raya Kadungora, Kabupaten Garut. Keberadaan simpang sekitar seratus meter dari perlintasan sebidang menyebabkan kemacetan yang cukup panjang dan meningkatkan waktu perjalanan kendaraan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif solusi untuk mengatasi masalah ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan perhitungan untuk mendapatkan kinerja jalan di 5 ruas yang telah ditentukan dan dua simpang menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023). Hasil penelitian ini yaitu volume kendaraan tertinggi pada jam puncak berada di ruas 4 dengan volume 2606,4 SMP/jam dengan derajat kejenuhan 0,81 pada hari kerja dan 3059 SMP/jam dengan derajat kejenuhan 0,95 pada akhir pekan. Waktu urai kendaraan di perlintasan sebidang untuk arah Bandung-Garut lebih cepat dibandingkan kendaraan arah Garut-Bandung. Rekomendasi alternatif solusi manajemen lalu lintas terbaik yaitu peningkatan kapasitas jalan dengan peraturan larangan kendaraan parkir di ruas 4 dan 2, larangan belok kanan di simpang 2 bagi kendaraan arah Bandung- Garut, dan pemasangan APILL di simpang 2 serta ruang henti khusus kendaraan. Selain itu, alternatif pembangunan jalan flyover sepanjang 800meter dapat menurunkan rata-rata derajat kejenuhan dari 0,72 pada hari kerja menjadi tak lebih dari 0,65, serta dapat memangkas waktu perjalanan kendaraan.Downloads
References
Abbas, S. (2000). Manajemen transportasi (Cetakan pertama, edisi kedua). Ghalia Indonesia.
Abshar, M. B. A., Soedwiwahjono, S., & Nurhadi, K. (2020). Pengaruh aktivitas pasar terhadap karakter lalu lintas: Studi kasus area Pasar Gede Surakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 2(2), 175–185. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v2i2.37984
Alamsyah, A. (2008). Rekayasa lalu lintas. Universitas Muhammadiyah Malang Press.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2025). Provinsi Jawa Barat dalam angka 2025. BPS Provinsi Jawa Barat.
Departemen Pekerjaan Umum. (1997). Tata cara perencanaan geometrik jalan antar kota (Pedoman Bina Marga No. 038/TBM/1997). Direktorat Jenderal Bina Marga.
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2023). Pedoman kapasitas jalan Indonesia (PKJI). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Indonesia. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Lembaran Negara Republik Indonesia.
Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 65.
Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 96.
Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. (2011). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 19/PRT/M/2011 tentang persyaratan teknis jalan dan kriteria perencanaan teknis jalan. Kementerian Pekerjaan Umum.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2006). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 14 Tahun 2006 tentang manajemen dan rekayasa lalu lintas di jalan. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang peningkatan keselamatan perlintasan sebidang antara jalur kereta api dengan jalan. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi. (2014). Laporan investigasi kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan. KNKT.
Kumarage, A. S. (2004). Urban traffic congestion: The problem and solutions. Economic Review, 10.
Mali, D. M., Umrigar, P. N. F., & N. A., P. P. (2017). Study of congestion of the road traffic at railway crossings. International Advanced Research Journal in Science, Engineering and Technology, 4(3), 147–150. https://doi.org/10.17148/iarjset.2017.4327
Mardinata, Z., & Zulkifli. (2014). Analisis kapasitas kerja dan kebutuhan bahan bakar traktor tangan berdasarkan variasi pola pengolahan tanah, kedalaman pembajakan dan kecepatan kerja. Universitas Islam Riau.
Oglesby, C. H., & Hewes, L. I. (1954). Highway engineering. McGraw-Hill.
Purnomo, A. (2012). Pendekatan pemecahan masalah. http://eprints.uny.ac.id
Putranto, L. S. (2016). Rekayasa lalu lintas (Edisi ketiga). PT Indeks.
Risdiyanto. (2014). Rekayasa dan manajemen lalu lintas. Leutikaprio.
Saputra, B., & Savitri, D. (2021). Analisis hubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas berdasarkan model Greenshield, Greenberg, dan Underwood. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 5(1).
Sinulingga, B. D. (1999). Pembangunan kota: Tinjauan regional dan lokal. Pustaka Sinar Harapan.
Soedirdjo, T. L. (2002). Rekayasa lalu lintas. Institut Teknologi Bandung.
Tamin, O. Z. (1997). Perencanaan dan permodelan transportasi (Edisi 1). Penerbit ITB.
Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan pemodelan transportasi. Institut Teknologi Bandung.
Uniyal, H., & Gandhi, D. H. (2018). Traffic congestion: Causes and solution—A study of Kota City. International Journal of Trend in Scientific Research and Development, 2(2), 250–253. https://doi.org/10.31142/ijtsrd8332
Wahyuningsih, T., & Kartika, A. A. G. (2009). Pengaruh penutupan pintu perlintasan terhadap penentuan panjang antrian lengan persimpangan dengan analisis gelombang kejut. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Walton, D., Thomas, J. A., & Cenek, P. D. (2004). Self and others’ willingness to pay for improvements to the paved road surface. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 38(7), 483–494. https://doi.org/10.1016/j.tra.2004.05.001
Widiawan, B., Purnomo, F. E., & Kautsar, S. (2017). Sistem peringatan pada perlintasan sebidang tidak berpintu menggunakan kontroler Arduino. Seminar Nasional Hasil Pengabdian Masyarakat, 261–264.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Ilham Rizki, Sri Hendarto, R. Didin Kusdian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















