Work-Life Integration VS Work-Life Balance: Dampaknya terhadap Retensi Karyawan Generasi Milenial

Authors

  • Yunika Komalasari Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
  • Ade Mubarok Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.6048

Keywords:

Work life integration, Work life balance, Retensi Karyawan, Generasi Milenial

Abstract

Perkembangan dunia kerja pada era globalisasi dan digitalisasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola kerja, struktur organisasi, serta harapan individu terhadap kehidupan profesional mereka. Transformasi ini tidak hanya berdampak pada cara organisasi beroperasi, tetapi juga memengaruhi bagaimana individu memaknai hubungan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Dalam konteks tersebut, isu mengenai keseimbangan dan integrasi antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi menjadi semakin relevan untuk dikaji, khususnya pada kelompok generasi milenial yang kini mendominasi angkatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak work life integration dan work life balance terhadap retensi karyawan generasi milenial. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 94 responden dari kategori generasi milenial (kelahiran tahun 1981-1996). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengujian instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas), serta analisis linier berganda yang mencakup pengujian hipotesis melalui uji t (parsial), uji f (simultan), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life integration berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan generasi milenial. Work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan generasi milenial. Work life integration dan work life balance secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan generasi milenial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardansyah and Maulana Fadil Rachman, “Analisis Pengaruh Fleksibilitas Kerja Dan Work-Life Balance Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z Di Kota Bandar Lampung,” Hirarki J. Ilm. Manaj. dan Bisnis, vol. 7, no. 2, 2025, doi: 10.30606/xs0yy812.

Yetti Kuniawaty, Teguh Iman Santoso, Titin Supini, and Munawaroh Munawaroh, “Strategi Manajemen Talenta Untuk Meningkatkan Retensi Karyawan Generasi Milenial Dan Z,” Manajemen, vol. 5, no. 1, pp. 204–210, May 2025, doi: 10.51903/manajemen.v5i1.887.

H. Yuliani, B. B. Pratama, I. L. N. H. Putri, and A. B. Prasetya, “Pengaruh Grit, Work-Life Balance Dan Kompensasi Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Milenial : Peran Meditasi Terhadap Job Satisfaction,” J. Ilm. Manajemen, Ekon. Akunt., vol. 8, no. 3, pp. 1141–1167, Oct. 2024, doi: 10.31955/mea.v8i3.4561.

F. R. Muhammad, M. Y. Siregar, and M. Fatihaturrizqi, “Work-Life Balance Sebagai Strategi Retensi Karyawan Milenial Dan Gen Z,” J. Manaj. Sdm, vol. 2, no. 1, pp. 20–27, 2025.

M. T, “Peran Work-Life Balance Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Milenial: Studi Literatur,” J. Ilmu Manaj., vol. XX, no. XX, pp. 606–620, 2020.

M. E. S. Wibowo and E. S. Hartono, “Studi Fenomenologi Tentang Keseimbangan Kehidupan dan Pekerjaan Karyawan Sektor Perbankan di Kota Semarang,” INOBIS J. Inov. Bisnis dan Manaj. Indones., vol. 3, no. 3, pp. 363–377, Jun. 2020, doi: 10.31842/jurnalinobis.v3i3.144.

Naila Khansa Almaira, Rafa Akbar Salivian Alkahfi, Agnes Vania Yahya, Valerie Alicia Erica Rumbajan, and Daniel Lie, “Gambaran Work-Life Integration Pada Full Time Employees,” PSIKOSAINS (Jurnal Penelit. dan Pemikir. Psikologi), vol. 20, no. 2, pp. 161–174, Aug. 2025, doi: 10.30587/psikosains.v20i2.9680.

J. Aditya and K. D. H. Saraswati, “Peran work passion terhadap innovative work behavior dimoderasi work-life integration pada pekerja kreatif di jabodetabek,” J. Inspirasi Bisnis dan Manaj., vol. 7, no. 2, p. 163, 2024, doi: 10.33603/jibm.v7i2.8833.

F. Muafiq, A. J. Kharis, and A. Mulyapradana, “Dampak Kebijakan Work From Home Terhadap Work-Life Balance, Produktivitas, dan Kepuasan Kerja Karyawan Era Digital,” RIGGS J. Artif. Intell. Digit. Bus., vol. 4, no. 4, pp. 3132–3157, Dec. 2025, doi: 10.31004/riggs.v4i4.4009.

K. Syahrul, “Pengaruh Work-Life Integration Terhadap Meaningful Work Pada Generasi Z di Kota Makassar,” vol. 2, no. 3, pp. 137–142, 2025, doi: https://doi.org/10.59971/jumawa.v2i3.343.

C. Angela, W. W. Limtara, T. Young, M. G. N. Lie, Zamralita, and I. Reza, “Gambaran Work Life Integration pada Karyawan Gen Z,” J. Psimawa, vol. 8, no. 1, pp. 149–160, 2025, doi: https://doi.org/10.36761/jp.v8i1.5925.

D. Sunyoto and A. Mulyono, “Pengaruh Employee Engagement , Work-Life Balance , Dukungan Sosial , dan Stres Kerja terhadap Kesejahteraan Psikologis Karyawan Perusahaan Garmen di Yogyakarta,” J. Penelit. Multidisiplin Ilmu, vol. 3, no. 6, pp. 3017–3028, 2025, [Online]. Available: https://melatijournal.com/index.php/metta

R. Kurniawan and M. C. Rizky, “Pengaruh Pengembangan Karir, Kompensasi, Komitmen Organisasional dan Kepuasan Kerja terhadap Retensi Karyawan pada PT Berlian Eka Sakti Tangguh Medan,” J. Keuang. dan Bisnis, vol. 17, no. 1, pp. 109–121, 2025, doi: https://doi.org/10.58890/jkb.v17i1.393.

M. Hidayatullah, Hairul Hatami, and Achmad Fauziannor, “Retensi Karyawan Generasi Z Di Indonesia Berdasarkan Kajian Literatur Sistematis,” J. Kaji. dan Penal. Ilmu Manaj., vol. 3, no. 2, pp. 01–16, Feb. 2025, doi: 10.59031/jkpim.v3i2.601.

A. Balqis, D. Ambardi, and ..., “Analisis Public Service Motivation Aparatur Sipil Negara Generasi Milenial dan Generasi Z di Indonesia,” … Publik Dan Bisnis, vol. 7, no. 2, pp. 288–299, 2025, doi: https://doi.org/10.36917/japabis.v7i2.281.

R. Simangunsong, M. Nauli, O. A. Depari, H. Nauli, and M. I. B. Tarigan, “Keseimbangan Kerja Dan Kehidupan Dalam Msdm : Analisis Literatur Terhadap Pengaruhnya Pada Kesejahteraan Karyawan,” J. Ilm. Bid. Sos. Ekon. Budaya, Teknol. dan Pendidik., vol. 4, no. 6, pp. 953–970, 2025, doi: https://doi.org/10.54443/sibatik.v4i6.2838.

L. Aurelia, A. Untunga, D. Laoseb, A. Hindraᶜ, A. B. Arvaisyad, and D. Liee, “An Overview of Work-Life Integration Among Generation Z Employees,” Psikol. Prima J. E, vol. 8, no. 1, pp. 2598–8026, 2025, doi: https://doi.org/10.34012/psychoprima.v8i1.6974.

M. R. Afif, “Millennials Engagement: Work-Life Balance VS Work-Life Integration,” vol. 307, no. SoRes 2018, pp. 284–290, 2019, doi: 10.2991/sores-18.2019.67.

A. Hassan, C. Donianto, T. Kiolol, and T. Abdullah, “Pengaruh Talent Management Dan Work Life Balance Terhadap Retensi Karyawan Dengan Mediasi Dukungan Organisasi,” Modus, vol. 34, no. 2, pp. 158–183, Sep. 2022, doi: 10.24002/modus.v34i2.5966.

S. Handoko, W. Tumbur, M. L. Tobing, and R. Setyawan, “Dampak Work-Life Balance terhadap Retensi Karyawan: Studi Kuantitatif pada Generasi Milenial dan Gen Z,” J. Manaj. Sos. Ekon., vol. 4, no. 1, pp. 279–288, 2024, doi: https://doi.org/10.51903/sbvh1113.

M. Said and L. Noor Adinna, “The Effect Of Work Life Balance On Employee Retention With Job Satisfaction As A Mediator (Pengaruh Work Life Balance Terhadap Retensi Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Mediator),” J. Manaj. dan Bisnis, vol. 11, pp. 78–86, 2025, doi: https://doi.org/10.30997/jvs.v11i1.19764.

M. I. Muhaimin, R. Fauzan, and P. Saputra, “Pengaruh Reward Dan Work-Life Balance Terhadap Retensi Karyawan Melalui Job Satisfaction Sebagai Mediasi Pada Generasi Z Di Coffee Shop Pontianak,” Menulis J. Penelit. Nusant., vol. 1, pp. 169–181, 2025, doi: https://doi.org/10.59435/menulis.v1i6.339.

Downloads

Published

30-01-2026

How to Cite

[1]
Y. Komalasari and A. Mubarok, “Work-Life Integration VS Work-Life Balance: Dampaknya terhadap Retensi Karyawan Generasi Milenial”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 14978–14987, Jan. 2026.