Observasi Dampak Banjir dan Rencana Teknis Penanganan Kali dan Situ Kemuning di Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor

Authors

  • Rizki Hartopik Universitas Mpu Tantular
  • Sri Prasetya Widodo Universitas Mpu Tantular

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.5890

Keywords:

Banjir, Mitigasi Banjir, Kali, Situ, Bojonggede

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi pada wilayah hilir daerah aliran sungai dengan perkembangan permukiman yang cepat, termasuk Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik dan dampak banjir, menganalisis faktor penyebab pada Kali Kemuning dan Situ Kemuning, serta merumuskan rencana teknis penanganan yang terintegrasi. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan pengumpulan data primer melalui observasi lapangan, survei rumah tangga terdampak, dan wawancara semi-terstruktur, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perencanaan dan literatur ilmiah. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif, kualitatif tematik, spasial deskriptif, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan genangan setinggi 20–40 cm dengan durasi sekitar 3–6 jam, berdampak pada kurang lebih 112 rumah dan sekitar 450 penduduk. Kondisi tersebut berkaitan dengan keterbatasan kapasitas aliran Kali Kemuning, sedimentasi, berkurangnya ruang aliran, serta belum optimalnya fungsi Situ Kemuning sebagai tampungan air. Analisis menunjukkan bahwa penanganan banjir perlu mengombinasikan intervensi struktural dan non-struktural. Rencana teknis yang direkomendasikan meliputi normalisasi dan pemeliharaan Kali Kemuning, optimalisasi kapasitas dan fungsi ekologis Situ Kemuning, pengendalian limpasan pada kawasan permukiman, sistem peringatan dini, serta edukasi dan pelibatan masyarakat. Pendekatan terintegrasi tersebut diharapkan dapat mengurangi tingkat paparan dan kerugian, meningkatkan kapasitas tampungan dan aliran, serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. Temuan penelitian dapat menjadi dasar awal bagi perencanaan penanganan banjir skala lokal yang lebih adaptif, bertahap, dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Christian, K.R. & Hendrasarie, N. (2025) Dampak banjir terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 210–219.

2. Erlina, E. (2024) Analisis banjir dan sedimentasi sungai. Jurnal Teknik Sipil, 13(1), 45–56.

3. Mirzaq, M.R., et al. (2024) Flood mitigation strategies. Jurnal Sylva Lestari, 12(3), 801–817.

4. Rosadi, A. & Kristanto, B. (2025) Flood management strategies. DIA: Jurnal Administrasi Publik, 22(1), 33–48.

5. Safitri, L., et al. (2025) Dampak banjir terhadap masyarakat. Pendas, 10(3), 1550–1562.

6. Raysyah & Putra, I.M. (2024) Partisipasi masyarakat dalam penanganan banjir. SEMAR, 13(2), 120–131.

7. Halimatussa’diah, et al. (2024) Analisis dampak banjir sungai. Scientica, 3(1), 672–682.

8. International Journal of Disaster Risk Reduction (2024) Urban flood hazard mitigation. 108, 104542.

9. Ahmadisharaf, E., Alamdari, N., Tajrishy, M., & Ghanbari, S. (2021). Effectiveness of retention ponds for sustainable urban flood mitigation across range of storm depths in Northern Tehran, Iran. Journal of Sustainable Water in the Built Environment, 7(2). https://doi.org/10.1061/JSWBAY.0000946

10. Ferreira, C.S.S., Potočki, K., Kapović-Solomun, M., & Kalantari, Z. (2021). Nature-Based Solutions for Flood Mitigation and Resilience in Urban Areas. In C.S.S. Ferreira, Z. Kalantari, T. Hartmann, & P. Pereira (Eds.), Nature-Based Solutions for Flood Mitigation (The Handbook of Environmental Chemistry, Vol. 107, pp. 59–78). Springer. https://doi.org/10.1007/698_2021_758

11. Costa, S., Peters, R., Martins, R., Postmes, L., Keizer, J.J., & Roebeling, P. (2021). Effectiveness of nature-based solutions on pluvial flood hazard mitigation: The case study of the city of Eindhoven (The Netherlands). Resources, 10(3), 24. https://doi.org/10.3390/resources10030024

12. Kõiv-Vainik, M., Kill, K., Espenberg, M., Uuemaa, E., Teemusk, A., Maddison, M., Palta, M.M., Török, L., Mander, Ü., Scholz, M., & Kasak, K. (2022). Urban stormwater retention capacity of nature-based solutions at different climatic conditions. Nature-Based Solutions, 2, 100038. https://doi.org/10.1016/j.nbsj.2022.100038

13. Chausson, A., Turner, B., Seddon, D., Chabaneix, N., Girardin, C.A.J., Kapos, V., Key, I., Roe, D., Smith, A., Woroniecki, S., & Seddon, N. (2020). Mapping the effectiveness of nature-based solutions for climate change adaptation. Global Change Biology, 26(11), 6134–6155. https://doi.org/10.1111/gcb.15310

14. Sedyowati, L., Yuniarti, S., Sufiyanto, & Pratama, F. (2024). Local wisdom-based flood early warning system: A case study on Glintung Water Street (GWS) Malang City. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1311, 012064. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1311/1/012064

15. Azadgar, A., Nyka, L., & Salata, S. (2024). Advancing urban flood resilience: A systematic review of urban flood risk mitigation model, research trends, and future directions. Land, 13(12), 2138. https://doi.org/10.3390/land13122138

16. IPCC. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability. Contribution of Working Group II to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge University Press.

17. World Bank. (2021). A Catalogue of Nature-Based Solutions for Urban Resilience. World Bank and Global Facility for Disaster Reduction and Recovery (GFDRR).

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
R. Hartopik and S. P. Widodo, “Observasi Dampak Banjir dan Rencana Teknis Penanganan Kali dan Situ Kemuning di Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 24533–24538, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles