Menghargai Perbedaan sebagai Wujud Pendidikan Karakter Abad 21 pada Peserta Didik Sekolah Dasar

Authors

  • Aulia Aenul Hayati Universitas Swdaya Gunung Jati
  • Paulina Sri Rahmawati Universitas Swdaya Gunung Jati
  • Astrid Novriwidiyanti Universitas Swdaya Gunung Jati
  • Siti Jaenab Universitas Swdaya Gunung Jati
  • Maftukhatul ‘Uliyah Universitas Swdaya Gunung Jati
  • Rifa Alfiah Nursyahdati Universitas Swdaya Gunung Jati

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5870

Keywords:

Pendidikan Karakter, Menghargai Perbedaan, Abad Ke-21, Sekolah Dasar, Nilai Pancasila

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis penerapan nilai menghargai perbedaan dalam pendidikan karakter abad ke-21 pada peserta didik sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan menggabungkan data kualitatif melalui observasi dan wawancara, serta data kuantitatif melalui penyebaran angket kepada peserta didik kelas V di SDN Pelandakan. Data kuantitatif dianalisis untuk mengetahui tingkat sikap menghargai perbedaan, sedangkan data kualitatif digunakan untuk memperkuat pemahaman mengenai proses penerapan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap menghargai perbedaan pada peserta didik berada pada kategori tinggi, dengan persentase keseluruhan sebesar 82%. Pada indikator sikap menghormati pendapat orang lain diperoleh persentase 85%, sedangkan indikator tidak membeda-bedakan teman menunjukkan persentase 83%. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan pendidikan karakter memberikan pengaruh signifikan terhadap perilaku sosial peserta didik, khususnya dalam membangun interaksi yang positif dan menghargai keberagaman di lingkungan sekolah. Hasil kualitatif mengungkapkan bahwa guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan nilai toleransi melalui keteladanan, pembiasaan, serta penerapan metode pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis proyek, dan pendidikan multikultural. Hambatan yang muncul, seperti perbedaan karakter dan latar belakang antar peserta didik, dapat dikelola melalui strategi resolusi konflik yang komunikatif dan empatik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter yang terintegrasi dengan pembelajaran kolaboratif, pengalaman nyata, serta nilai-nilai Pancasila mampu menumbuhkan sikap menghargai perbedaan pada peserta didik dalam menghadapi tantangan abad ke-21.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustian, M., Anindyta, P., & Grace, M. (2019). MENGEMBANGKAN KARAKTER MENGHARGAI PERBEDAAN MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.24912/jbmi.v1i2.2903

Aguvia, R. D., & Sayekti, I. C. (2024). Peningkatan Keaktifan Belajar dan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament pada Pembelajaran Matematika Kelas V Sekolah Dasar. FONDATIA, 8(2), 339–353. https://doi.org/10.36088/fondatia.v8i2.4744

Annisa, A., & Dewi, D. A. (2022a). Krisis Karakter Mengancam Ideologi Pancasila. Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora, 2(2), 48–54. https://doi.org/10.56393/rhizome.v1i7.248

Annisa, A., & Dewi, D. A. (2022b). Krisis Karakter Mengancam Ideologi Pancasila. Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Humaniora, 2(2), 48–54. https://doi.org/10.56393/rhizome.v1i7.248

Astuty Ar, A. W., Azis, S. A., & Akib, E. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Menulis Siswa Kelas V. Jurnal Basicedu, 7(5), 3329–3336. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.5686

Azis, A. R. (2023). Penanaman Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar melalui Metode Mendongeng. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 6(1), 43–54. https://doi.org/10.30605/cjpe.612023.2483

Febriani, N., Adhe, K. R., Widayanti, M. D., & Maulidiyah, E. C. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri dengan Media Realia Terhadap Literasi Sains Anak Usia 4-5 Tahun. JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood), 5(2), 1. https://doi.org/10.30587/jieec.v5i2.5801

Marwahningsih, N., & Darsinah, D. (2023). Mengintegrasikan Kecakapan Abad 21 dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 94–104. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.296

Ma’sumah, Aini, S. N., & Oktaviana, A. W. (2024). Tri Pusat Pendidikan Sebagai Sarana Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar. Buletin Pengabdian Multidisiplin, 2(1), 09–19. https://doi.org/10.62385/budimul.v2i1.87

Nofianti, M. (2023a). Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/qhkct

Nofianti, M. (2023b). Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/qhkct

Rahmatiani, L., & Saylendra, N. P. (2021). Pembentukan Civic Disposition Peserta Didik Berbasis Kompetensi Abad 21. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 6(2), 54–63. https://doi.org/10.21067/jmk.v6i2.6216

Rohmah, M., Zainuddin, M., & Untari, S. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique terhadap Nilai Kemandirian Siswa Kelas IV. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 5(10), 1473. https://doi.org/10.17977/jptpp.v5i10.14132

Widia Fransiska, K. A., Gede Agung, A. A., & Surya Abadi, I. B. G. (2022). Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Menggunakan Model Teams Assisted Individualization Berbantuan Crossword Puzzle. Jurnal Imiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(3), 577–587. https://doi.org/10.23887/jipp.v6i3.56248

Zainil, M., Kenedi, A. K., Rahmatina, Indrawati, T., & Handrianto, C. (2022). The Influence of a STEM-Based Digital Classroom Learning Model and High-Order Thinking Skills on the 21st-Century Skills of Elementary School Students in Indonesia. Journal of Education and E-Learning Research, 10(1), 29–35. https://doi.org/10.20448/jeelr.v10i1.4336

Downloads

Published

25-01-2026

How to Cite

[1]
A. A. Hayati, P. S. Rahmawati, A. Novriwidiyanti, S. Jaenab, M. ‘Uliyah, and R. A. Nursyahdati, “Menghargai Perbedaan sebagai Wujud Pendidikan Karakter Abad 21 pada Peserta Didik Sekolah Dasar”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 13818–13827, Jan. 2026.