Persepsi Dosen dan Mahasiswa Akuntansi dalam Penggunaan QRIS sebagai Sistem Pembayaran di Universitas Stekom Kendal

Authors

  • Fadila Ayu Kumala Dewi Universitas Sains dan Teknologi Komputer Semarang
  • Nur Rokhman Universitas Sains dan Teknologi Komputer Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5800

Keywords:

Persepsi, Dosen, Mahasiswa Akuntansi, QRIS, Sistem Pembayaran

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong penerapan sistem pembayaran non-tunai di lingkungan perguruan tinggi, salah satunya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Universitas STEKOM Kendal telah mengadopsi QRIS sebagai sistem pembayaran untuk mendukung efisiensi dan efektivitas transaksi keuangan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dosen dan mahasiswa akuntansi terhadap penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran di Universitas STEKOM Kendal serta menguji pengaruh persepsi dosen, mahasiswa akuntansi, dan penggunaan QRIS terhadap sistem pembayaran, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada dosen dan mahasiswa akuntansi Universitas STEKOM Kendal. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Pengujian hipotesis meliputi uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial persepsi dosen berpengaruh positif dan signifikan terhadap sistem pembayaran dengan nilai signifikansi 0,038. Persepsi mahasiswa akuntansi berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 serta merupakan variabel yang paling dominan. Penggunaan QRIS juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap sistem pembayaran dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, persepsi dosen, mahasiswa akuntansi, dan penggunaan QRIS berpengaruh signifikan terhadap sistem pembayaran dengan nilai F hitung sebesar 50,231 dan signifikansi 0,000. Nilai R² sebesar 0,679 menunjukkan bahwa 67,9% variasi sistem pembayaran dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Kesimpulannya, persepsi dosen dan mahasiswa akuntansi serta penggunaan QRIS memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas sistem pembayaran di Universitas STEKOM Kendal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bank Indonesia, QR Code Indonesian Standard (QRIS), Jakarta: Bank Indonesia, 2020. [Online]. Available: https://www.bi.go.id

Bank Indonesia, Sekilas Sistem Pembayaran di Indonesia, Jakarta: Bank Indonesia, 2021. [Online]. Available: https://www.bi.go.id

Bank Indonesia, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), Jakarta: Bank Indonesia, 2023. [Online]. Available: https://www.bi.go.id

F. D. Davis, “Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology,” MIS Quarterly, vol. 13, no. 3, pp. 319–340, 1989.

A. Puspitasari and I. Salehudin, “Quick Response Indonesian Standard (QRIS): Does government support contribute to cashless payment system long-term adoption?” Journal of Marketing Innovation, vol. 1, no. 2, pp. 27–41, 2022.

A. Z. Santika, A. M. Musyaffi, and G. M. Zairin, “Factors influencing the adoption of QRIS digital payments in MSMEs,” Jurnal Akuntansi, Perpajakan dan Auditing, vol. 5, no. 1, pp. 172–187, 2024.

M. Shalahuddin, H. Oktaviyani, and C. M. Bella, “Exploring QRIS adoption among university students using the UTAUT model,” Journal of Social and Economics Research, vol. 7, no. 1, pp. 1262–1276, 2025.

B. Siagian, F. Andriyani, P. Suciati, and A. Citra, “QRIS adoption and utilization: Examining Gen Z’s digital payment behavior among Indonesian vocational students,” Jurnal Vokasi Indonesia, vol. 13, no. 1, pp. 1–7, 2025.

I. Wicaksono, “Trust and satisfaction: The hidden drivers of QRIS adoption and long-term use among Generation X in Indonesia,” Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics, vol. 8, no. 3, pp. 9967–9987, 2025.

P. S. Andriyani, I. P. Julianto, and D. P. Vijaya, “Pengaruh manfaat penggunaan, kemudahan penggunaan, dan keamanan transaksi terhadap minat menggunakan QRIS,” Vokasi: Jurnal Riset Akuntansi, vol. 14, no. 2, pp. 108–117, 2025.

W. E. P. Agustiningtyas and F. Hendrasto, “Using modified technology acceptance model to investigate QRIS adoption among university students,” International Economics and Business Proceedings, vol. 1, no. 2, 2024.

F. A. Triwahyudi, Pengaruh Literasi Keuangan, Persepsi Manfaat, dan Persepsi Kemudahan terhadap Minat Penggunaan QRIS, Surabaya: Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, 2024.

S. Rahayu, P. Sari, and R. F. Yatun, “Literasi keuangan dan perilaku penggunaan pembayaran digital pada mahasiswa,” Jurnal Ilmiah Multidisiplin, vol. 1, no. 6, pp. 114–122, 2023.

N. Astuti, Herlina, Suhardi, and Hamdan, “QRIS adoption determinants: Analysis of the role of ease of use, trust, and promotion,” SIBATIK Journal, vol. 4, no. 4, pp. 289–306, 2025.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

I. Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS, 23rd ed., Semarang: Universitas Diponegoro, 2016.

I. Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS 25, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2018.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2017.

Sugiyono, Educational Research Methods: Quantitative, Qualitative, and R&D Approaches, Bandung: Alfabeta, 2020.

J. T. Roscoe, Fundamental Research Statistics for the Behavioral Sciences, 2nd ed., New York: Holt, Rinehart and Winston, 1975.

Downloads

Published

23-01-2026

How to Cite

[1]
F. A. K. Dewi and N. Rokhman, “Persepsi Dosen dan Mahasiswa Akuntansi dalam Penggunaan QRIS sebagai Sistem Pembayaran di Universitas Stekom Kendal”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 13362–13371, Jan. 2026.