Analisis Pasang Surut Perairan Desa Limbung Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.5573Keywords:
Pasang Surut, Metode Least Square, Analisa HarmonikAbstract
Kegiatan pertambangan yang berlokasi di wilayah pesisir atau daerah yang dipengaruhi oleh dinamika laut menghadapi tantangan khusus terkait fenomena pasang surut. Pasang surut merupakan perubahan periodik ketinggian permukaan air laut yang dipengaruhi terutama oleh gaya gravitasi bulan dan matahari. Dalam konteks pertambangan, pasang surut berpengaruh langsung terhadap berbagai tahapan kegiatan, mulai dari eksplorasi, konstruksi fasilitas penunjang, operasi produksi, hingga pascatambang. Aktivitas seperti pembangunan pelabuhan khusus tambang, jetty, trestle, stockpile pesisir, serta jalur transportasi laut sangat dipengaruhi oleh karakteristik pasang surut setempat. Kesalahan dalam memahami pola pasang surut dapat berdampak pada gangguan operasional, kerusakan infrastruktur, hingga peningkatan risiko kecelakaan kerja di wilayah pesisir. Sehingga dalam mendesain struktur bangunan diwilayah tersebut diperlukan pertimbangan khusus untuk mencegah terjadinya erosi dan kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pasang surut dengan memasang peilschaal pada lokasi yang mudah diamati dan mengamati elevasi muka air yang terjadi di perairan Desa Limbung. Kemudian dianalisis dengan Metode Least Square dan Analisa harmonik. Berdasarkan hasil Analisa pasang surut di Perairan Desa Limbung Kecamatan Lingga Provinsi Kepulauan Riau diperoleh tipe pasang surut yang terjadi di Perairan Desa Limbung ialah tipe pasang surut campuran condong harian ganda (Mixed Tide Prevailing Semidiurnal), yang berarti dalam 1 hari terjadi 2 kali air pasang dan 2 kali surut dengan ketinggian yang berbeda. Elevasi muka air laut tertinggi adalah 1.76 m terhadap MSL dan terendah LLWS ( Lowest Water Spring) Adalah -1.48 m terhadap MSL.
Downloads
References
Supriyadi, E., Siswanto, S., & Pranowo, W. S. (2019). Analisis pasang Surut Di Perairan Pameungpeuk, Belitung, Dan Sarmi Berdasarkan Metode Admiralty. Jurnal Meteorologi Dan Geofisika Vol. 19 No. 1 Tahun 2018 : 29–38. https://doi.org/10.31172/jmg.v19i1.518
Amri, R., & Hidayat, R. (2019). Analisis karakteristik pasang surut di perairan Indonesia. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis.
BPS. (2023). Kecamatan Lingga Utara Dalam Angka.
Diposaptono, S., & Budiman, E. (2006). Oseanografi Pesisir. BPPT Press.
Firmansyah, A., & Rohadi, S. (2013). Analisis harmonik pasang surut di perairan Indonesia bagian barat. Jurnal Segara.
Gandako, R., & Sudarsono, U. (2018). Dampak Dinamika Pasang Surut terhadap Infrastruktur Pelabuhan Khusus Pertambangan. Jurnal Teknologi Mineral, 9(1), 33–41.
Zahro, A.Z., & Zahrina N.W. (2024) Analisis Tipe Pasang Surut Untuk Penentuan Elevasi Muka Air Lautdi Perairan Semarangmenggunakan Metode Admiralty. Jurnal Hidrografi Indonesia Volume 06 Nomor 01 Bulan Juni 2024. https://doi.org/10.62703/jhi.v6i1.55
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2018). Profil Oseanografi Perairan Indonesia. KKP.
Muliati, Y. (n.d.). Rekayasa Pantai.
Mulyono, I. T., Studi, P., & Pelabuhan, D.-M. (2018). Pelabuhan 1. Universitas Negeri Jakarta.
Pugh, D. T., & Woodworth, P. L. (2014). Sea-Level Science: Understanding Tides, Surges, Tsunamis and Mean Sea-Level Changes. Cambridge University Press.
Putra, A., & Akbar, M. (2016). Tipe dan karakteristik pasang surut di Indonesia. Jurnal Geomaritim.
Rahmawati, N., & Hidayat, M. (2017). Analisis Pengaruh Pasang Surut Terhadap Kualitas Air Pesisir. Jurnal Sumberdaya Air, 13(2), 85–92.
Rangkuti, A. R. I. N., Studi, P., Sipil, T., Teknik, F., Area, U. M., & Area, U. M. (2017). Analisa Pasang Surut Muara Sungai Belawan Kota Medan Sumatera Utara.
Suryanto, E. (2015). Analisis perubahan muka air laut akibat pasang surut. Jurnal Teknologi Kelautan.
Triatmodjo, B. (2009). Perencanaan Pelabuhan.
Triatmodjo, B. (2012). Hidrodinamika Pantai. Beta Offset.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ian Suryani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















