Analisis Penerapan Green Accounting dalam Mendukung Sustainability pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kota Ambon

Authors

  • Agusthinus Matulessy Universitas Pattimura Ambon
  • Christina Sososutiksno Universitas Pattimura Ambon
  • Pijai Mila Universitas Pattimura Ambon
  • Julius K Tunjanan Universitas Pattimura Ambon
  • Herti Hukunala Universitas Pattimura Ambon
  • Lilis A Buamona Universitas Pattimura Ambon
  • Bernardo J Samu-samu Universitas Pattimura Ambon
  • Priskilla C Manusiwa Universitas Pattimura Ambon

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5514

Keywords:

Green Accounting, Sustainability, UMKM

Abstract

Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terus mengalami peningkatan menjadikan sektor ini sebagai salah satu fondasi utama dalam menopang perekonomian serta sebagai sumber penghidupan bagi sebagian besar lapisan masyarakat. Di balik peran strategis tersebut, aktivitas operasional UMKM juga berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan apabila tidak dikelola secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penerapan green accounting menjadi hal yang penting sebagai upaya untuk mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam praktik akuntansi dan pengelolaan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menggali serta menganalisis penerapan green accounting dalam mendukung sustainability pada UMKM, khususnya pada rumah produksi amplang yang berada di Kota Ambon. Green accounting merupakan pengembangan dari ilmu akuntansi yang menekankan pada proses pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan biaya lingkungan (environmental cost) dalam laporan keuangan sebagai bentuk tanggung jawab usaha terhadap lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM, observasi langsung terhadap aktivitas dan proses produksi, serta studi dokumentasi yang berkaitan dengan pencatatan keuangan dan pengelolaan lingkungan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelaku UMKM belum memiliki pemahaman formal mengenai konsep green accounting, praktik operasional yang diterapkan telah mencerminkan prinsip-prinsip green accounting, seperti pengelolaan limbah produksi, pemeliharaan kebersihan lingkungan usaha, serta upaya meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Namun demikian, pencatatan biaya lingkungan belum dilakukan secara terpisah dan masih digabungkan dengan biaya operasional secara umum. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan green accounting pada UMKM masih bersifat implisit, tetapi telah berkontribusi dalam mendukung keberlanjutan usaha dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asiaei, K., Bontis, N., Alizadeh, R. and Yaghoubi, M. (2022) ‘Green intellectual capital and environmental management accounting: Natural resource orchestration in favor of environmental performance’, Business Strategy and the Environment, 31(1), pp. 76–93. https://doi.org/10.1002/bse.2879

Burritt, R.L., Hahn, T. and Schaltegger, S. (2011) ‘Towards a comprehensive framework for environmental management accounting’, Australian Accounting Review, 21(1), pp. 39–50. https://doi.org/10.1111/j.1835-2561.2011.00115.x

Celestin, E. and Vanitha, S. (2020) ‘Environmental accounting practices and sustainability of small and medium enterprises’, International Journal of Management Studies, 7(3), pp. 45–53.

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat (2022) Data rekapitulasi UMKM Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022. Pontianak: Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Dwitasari, N. and Sisdianto, A. (2025) ‘Penerapan green accounting dan pengelolaan biaya lingkungan terhadap keberlanjutan UMKM’, Jurnal Akuntansi dan Keuangan Berkelanjutan, 5(1), pp. 15–28.

Kusumawardhany, R. (2022) ‘Green accounting sebagai upaya meningkatkan kinerja keberlanjutan usaha mikro dan kecil’, Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(2), pp. 312–326.

Lestari, S. (2021) ‘Peran akuntansi lingkungan dalam mendukung keberlanjutan UMKM’, Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 21(1), pp. 55–66.

Lestari, S. and Nugroho, P. (2021) ‘Implementasi green accounting pada usaha mikro dan kecil’, Jurnal Akuntansi Terapan, 6(2), pp. 101–113.

Mubarokah, S. and Setyaningsih, R. (2024) ‘Akuntansi lingkungan dan keberlanjutan UMKM di Indonesia’, Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 24(1), pp. 89–101.

Munandar, A. (2025) ‘Dinamika keberlanjutan UMKM dan tantangan implementasi praktik ramah lingkungan’, Jurnal Ekonomi Pembangunan, 18(1), pp. 55–68.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (2023) Perkembangan UMKM dan pembiayaan berkelanjutan di Indonesia. Jakarta: OJK.

Putra, D.A. and Katuruni, R. (2025) ‘Green accounting dan efisiensi biaya operasional UMKM’, Jurnal Akuntansi Terapan, 9(1), pp. 40–52.

Rosyidiana, N. (2024) ‘Keberlanjutan UMKM dan peran praktik bisnis ramah lingkungan’, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 26(2), pp. 134–146.

Suprianing Arum, D. and Farida, I. (2023) ‘Implementasi green accounting pada UMKM sebagai strategi keberlanjutan usaha’, Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 27(1), pp. 1–14. https://doi.org/10.20885/jaai.vol27.iss1.art1

World Bank (2022) Small and medium enterprises (SMEs): Finance and sustainability. Washington, DC: World Bank Group.

Asiaei, K., Bontis, N., Alizadeh, R., & Javadzadeh, S. (2022). Green intellectual capital and environmental performance: Evidence from SMEs. Journal of Intellectual Capital, 23(3), 541–565. https://doi.org/10.1108/JIC-04-2021-0102

Burritt, R. L., Hahn, T., & Schaltegger, S. (2011). An integrative framework of environmental management accounting and environmental performance. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 24(1), 19–40. https://doi.org/10.1108/09513571111098072

Celestin, M., & Vanitha, S. (2020). Environmental accounting practices and sustainability of small and medium enterprises. International Journal of Accounting and Finance, 7(2), 45–55.

Dwitasari, R., & Sisdianto, S. (2025). Penerapan green accounting dan dampaknya terhadap kinerja keuangan UMKM. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 18(1), 1–12.

Kusumawardhany, D. (2022). Green accounting sebagai upaya peningkatan keberlanjutan usaha mikro kecil dan menengah. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(2), 289–302. https://doi.org/10.21776/ub.jamal.2022.13.2.17

Mubarokah, S., & Setyaningsih, R. (2024). Implementasi green accounting pada UMKM berbasis keberlanjutan lingkungan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 21(1), 55–70.

Musnaini, M., Hapsari, D., & Setiawan, B. (2020). Transformasi pemasaran digital pada UMKM di era ekonomi digital. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(2), 123–134. https://doi.org/10.9744/jmk.22.2.123-134

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Perkembangan UMKM dan pembiayaan di Indonesia. OJK.

Putra, A. R., & Katuruni, D. T. (2025). Green accounting sebagai strategi peningkatan efisiensi biaya UMKM. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 7(1), 15–27.

Suprianing Arum, N., & Farida, I. (2023). Akuntansi lingkungan dan penerapannya pada UMKM di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 11(3), 421–436. https://doi.org/10.17509/jrak.v11i3.54321

Van Hoof, B., & Thiell, M. (2014). Collaboration capacity for sustainable supply chain management: Small and medium-sized enterprises in Mexico. Journal of Cleaner Production, 67, 239–248. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2013.12.030

World Bank. (2022). Enhancing SME sustainability in developing countries. World Bank Publications.

Downloads

Published

17-01-2026

How to Cite

[1]
A. Matulessy, “Analisis Penerapan Green Accounting dalam Mendukung Sustainability pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kota Ambon ”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 11965–11972, Jan. 2026.