Kesadaran UMKM Terhadap Agensi Media Sosial Dalam Meningkatkan Engagement Media Sosial

Authors

  • Fabiola Karina Meylani STIE Surakarta
  • Satria Veriansyah Wiguna STIE Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5431

Keywords:

Agensi Media Sosial, Engagement Media Sosial, Kesadaran, Pemasaran Digital, UMKM

Abstract

Perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai sarana strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam membangun brand awareness dan meningkatkan engagement dengan audiens, namun tingkat kesadaran UMKM terhadap pemanfaatan jasa agensi media sosial masih relatif rendah akibat keterbatasan pemahaman, sumber daya, serta persepsi terhadap biaya layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran UMKM terhadap peran agensi media sosial dalam meningkatkan engagement serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan penggunaan jasa agensi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan objek pelaku UMKM di Kota Sukoharjo yang aktif menggunakan media sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang menggunakan jasa agensi memiliki tingkat kesadaran yang lebih tinggi serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran strategis agensi dalam pengelolaan konten, konsistensi komunikasi, dan penguatan identitas merek, yang berdampak pada peningkatan engagement audiens. Sementara itu, UMKM non-pengguna menunjukkan tingkat kesadaran yang masih bersifat pasif dan belum terealisasi secara optimal akibat keterbatasan biaya dan sumber daya internal, meskipun mereka memiliki persepsi positif terhadap manfaat agensi media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agensi media sosial berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas komunikasi digital UMKM, sehingga diperlukan upaya peningkatan literasi digital serta penyediaan akses layanan agensi yang lebih terjangkau agar pemanfaatannya dapat diadopsi secara lebih luas dan berkelanjutan oleh pelaku UMKM.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agungnoe. (2024). Peran media sosial dalam meningkatkan brand awareness dan engagement UMKM. Jakarta: Agungnoe Digital Insight.

Amalia, Z. H., & Pratama, G. H. A. (2025). Kolaborasi kreatif produk jersey sebagai upaya peningkatan engagement akun Instagram @Octopusapparel.Id (Program Studi Manajemen, STIE Surakarta). Repository STIE Surakarta. https://repository.stiesurakarta.ac.id/submission/5f456a05-bf6e-4372-9c2b-c567ee757045

Anggraeni, L. D., & Pratama, G. H. A. (2025). Analisis strategi pemasaran konten sosial media Instagram dalam peningkatan brand awareness dan reputasi Abata Wedding Organizer Solo (Program Studi Manajemen, STIE Surakarta). Repository STIE Surakarta. https://repository.stiesurakarta.ac.id/submission/1d5e0bb5-c84c-4ec2-a1bc-d1f047a81d66

Arikunto, S. (2000). Manajemen penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Ashley, C., & Tuten, T. (2015). Creative strategies in social media marketing: An exploratory study of branded social content and consumer engagement. Psychology & Marketing, 32(1), 15–27. https://doi.org/10.1002/mar.20761

Brodie, R. J., Hollebeek, L. D., Jurić, B., & Ilić, A. (2011). Customer engagement: Conceptual domain, fundamental propositions, and implications for research. Journal of Service Research, 14(3), 252–271. https://doi.org/10.1177/1094670511411703

Durianto, D., Sugiarto, & Sitinjak, T. (2013). Strategi menaklukkan pasar melalui riset ekuitas dan perilaku merek. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hollebeek, L. D. (2014). Consumer brand engagement in social media: Conceptualization, scale development and validation. Journal of Interactive Marketing, 28(2), 149–165. https://doi.org/10.1016/j.intmar.2013.12.002

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003

Keller, K. L. (2001). Building customer-based brand equity. Marketing Management, 10(2), 14–19.

Keller, K. L. (2003). Strategic brand management: Building, measuring, and managing brand equity (2nd ed.). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Lone, S. A., Mohd-Any, A. A., & Salleh, M. S. M. (2021). Value co-creation in service-dominant logic: A systematic review. Journal of Business Research, 134, 99–113. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2021.05.033

Mangold, W. G., & Faulds, D. J. (2009). Social media: The new hybrid element of the promotion mix. Business Horizons, 52(4), 357–365. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.03.002

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications. Wawancara semi-terstruktur memungkinkan peneliti menggali data secara mendalam namun tetap terarah.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Observasi membantu memvalidasi kesesuaian data dengan kondisi nyata di lapangan.

Setiawan, R. (2022). Persepsi UMKM terhadap penggunaan jasa digital marketing agency. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 9(2), 112–123.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Udin, Y. R., & Puspitaningrum, D. (2025). Bankruptcy prediction of e-commerce companies on IDX using Altman Z-Score, Springate, and Zmijewski. Brilliant International Journal Of Management And Tourism, 5(3), 01-12.

Downloads

Published

17-01-2026

How to Cite

[1]
F. K. Meylani and S. V. Wiguna, “Kesadaran UMKM Terhadap Agensi Media Sosial Dalam Meningkatkan Engagement Media Sosial”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 11999–12006, Jan. 2026.