Peran Cross Cultural Manajemen SDM Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Public Di SAMSAT

Authors

  • Maman Qomaruzzaman Universitas Pamulang
  • Mamlu'ah Mamlu'ah

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.5200

Keywords:

Consumer Satisfaction, organizational culture, Human Capital, Green Human Resource Management

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran cross-cultural management dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik pada lembaga Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT). Dengan latar masyarakat Indonesia yang heterogen secara budaya, kemampuan pegawai SAMSAT untuk mengenali, menyesuaikan, dan merespons perbedaan budaya menjadi kunci peningkatan kepuasan pengguna layanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif (studi kasus) yang mengombinasikan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa intervensi manajemen lintas budaya — berupa pelatihan komunikasi lintas budaya, adaptasi SOP pelayanan, dan penguatan budaya organisasi yang inklusif — terkait positif dengan peningkatan responsivitas, penurunan keluhan, dan kenaikan indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan SAMSAT. Implikasi penelitian menekankan perlunya integrasi kebijakan HR berbasis budaya dan pelatihan berkelanjutan pada pelayanan publik terpadu. Pendekatan cross cultural management difokuskan pada strategi pengelolaan SDM yang sensitif budaya, termasuk pelatihan kesadaran budaya, komunikasi lintas budaya, dan adaptasi kebijakan SDM untuk mengurangi bias etnosentrisme. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa cross cultural management SDM bukan hanya alat strategis, tetapi juga pendorong utama transformasi layanan publik yang responsif dan adil di Samsat. Implikasi praktis mencakup rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk mengintegrasikan modul cross cultural dalam pelatihan SDM, yang berpotensi meningkatkan efisiensi layanan hingga 30% dan mengurangi keluhan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen publik di negara berkembang dengan menekankan paradigma budaya sebagai kunci kualitas pelayanan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Erfan, M. (2024). The Impact of Cross-Cultural Management on Global Collaboration and Performance. Advances in Human Resource Management Research.

Advances in Research

Qalbia, F. (2024). Exploring Cross-Cultural Management Practices in Global Organizations. Journal of Business & Leadership.

jurnal-jbl.stiekasihbangsa.ac.id

Rivai, N.I. (2025). Evaluation of Public Services on Community Satisfaction (studi evaluasi IKM). Jurnal Manajemen Pelayanan Publik.

Jurnal Universitas Padjadjaran

Hidayat, E.N. (2024). Measuring Service Quality at Public Service Mall. Epistemik Press Journal.

Journal Epistemik Press

Triyosanti, C. (2024). Pelayanan, Aplikasi SIGNAL SAMSAT, Pajak Kendaraan dan Kepuasan Masyarakat. Jurnal JSPH.

Jurnal Kalimasada Group

Putra, M.A.E. (2025). Dampak Digitalisasi Layanan E-Samsat dalam Peningkatan Kepatuhan. Jurnal Menulis.

padangjurnal.web.id

Rachman, E. (2024). The Impact of Human Resource Development and Public Service Quality (studi Gorontalo). JISSR.

ojs.ycit.or.id

Miles, M. B., & Huberman, A. M. Qualitative Data Analysis. Sage Publications. (Metode analisis digunakan)

Zeithaml, V. A., Parasuraman, A., & Berry, L. L. SERVQUAL Model: Measuring Consumer Perceptions of Service Quality. Journal of Retailing. (Kerangka kualitas layanan)

Downloads

Published

30-03-2026

How to Cite

[1]
M. Qomaruzzaman and M. Mamlu’ah, “Peran Cross Cultural Manajemen SDM Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Public Di SAMSAT”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 10076–10082, Mar. 2026.