Peran Revitalisasi Jalan Tunjungan dalam Mewujudkan Keseimbangan Ekonomi, dan Sosial-Budaya di Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.5188Keywords:
Revitalisasi Perkotaan, Jalan Tunjungan, UMKM, Inklusivitas Sosial, Wisata HeritageAbstract
Revitalisasi kawasan heritage perkotaan sering kali menghadapi dilema kompleks antara pelestarian nilai sejarah dan tuntutan modernisasi ekonomi. Di Surabaya, Jalan Tunjungan telah bertransformasi melalui program "Tunjungan Romansa", sebuah inisiatif strategis pemerintah kota untuk menghidupkan kembali denyut nadi kawasan bersejarah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran revitalisasi Jalan Tunjungan dalam menciptakan keseimbangan dinamis antara dimensi ekonomi, sosial, dan budaya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menggali data primer melalui observasi dan wawancara mendalam dengan total 15 informan, yang terdiri dari 10 pengunjung dan 5 pelaku UMKM di kawasan tersebut. Hasil penelitian mengidentifikasi dampak signifikan pada tiga aspek utama. Pertama, secara ekonomi, revitalisasi terbukti menjadi katalisator aktivitas komersial dan peningkatan pendapatan UMKM, kendati pelaku usaha lokal kini menghadapi tantangan kompetisi ketat akibat pergeseran preferensi konsumen menuju kafe modern yang menawarkan kenyamanan lebih. Kedua, dalam dimensi sosial, kawasan ini berhasil memulihkan fungsinya sebagai ruang publik yang inklusif, aman, dan memfasilitasi interaksi lintas kelompok tanpa adanya diskriminasi. Ketiga, secara budaya, upaya pelestarian arsitektur kolonial berhasil memperkuat identitas kota sebagai destinasi wisata urban unggulan. Kendati demikian, penelitian menyimpulkan bahwa meskipun integrasi nilai heritage dengan gaya hidup modern telah tercapai, keberlanjutan kawasan ini menghadapi tantangan serius berupa kemacetan, risiko gentrifikasi, dan komodifikasi sejarah. Oleh karena itu, diperlukan tata kelola berkelanjutan untuk memitigasi risiko tersebut demi menjaga otentisitas kawasan di masa depan.
Downloads
References
N. Romadhonita and M. Elviana, “Dampak Revitalisasi Kota Terhadap Aktivitas Masyarakat,” Jurnal Perencanaan Kota, vol. 11, no. 2, pp. 181–190, 2023.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, “Revitalisasi Jalan Tunjungan dan Dampaknya Terhadap Pariwisata Kota,” Pemkot Surabaya, 2021.
S. Kusumtuti, “Revitalisasi Kawasan Heritage Sebagai Ruang Publik Urban,” Jurnal Tata Kota, vol. 8, no. 1, pp. 55–66, 2024.
H. Iffiyah, A. Yusuf, and R. Rahmawati, “Revitalisasi Koridor Bersejarah dan Pengaruhnya Terhadap Aktivitas Ekonomi Lokal,” Jurnal Wilayah dan Lingkungan, vol. 12, no. 2, 2022.
S. Hapsari and T. Nurjayanti, “Konsep Pengembangan Wisata Kota Berbasis Heritage,” Journal of Urban Tourism Studies, vol. 7, no. 1, pp. 44–56, 2025.
H. Habib and Mustopa, “Analisis Landscape Heritage dan Aktivitas Ekonomi Pasca Revitalisasi,” Jurnal Arsitektur Indonesia, vol. 5, no. 3, pp. 112–120, 2023.
R. Hidayatullah, “Dinamika Sosial Ruang Publik Perkotaan,” Jurnal Masyarakat Kota, vol. 4, no. 2, pp. 90–101, 2018.
A. Tifany and Meirinawati, “Pengaruh Revitalisasi Terhadap Aktivitas Pariwisata Lokal,” Jurnal Sosial Humaniora, vol. 11, no. 1, pp. 20–28, 2023.
E. M. Faizal, “Pertumbuhan Ekonomi UMKM Dalam Kawasan Wisata,” Jurnal Ekonomi Terapan, vol. 9, no. 2, 2021.
N. Husna, “Revitalisasi Koridor Kota dan Interaksi Sosial,” Jurnal Pembangunan Kota, vol. 6, no. 1, pp. 33–42, 2024.
A. P. Ramadhani and Purnomo, “Kota Kreatif dan Revitalisasi Ruang Publik,” Journal of Creative Cities, vol. 3, no. 4, pp. 77–85, 2022.
H. F. Prabarini and S. Purwanto, “Persepsi Masyarakat Terhadap Revitalisasi Kawasan Bersejarah,” Jurnal Kebudayaan dan Masyarakat, vol. 5, no. 3, 2023.
B. S. Kusumtuti, “Analisis Dampak Revitalisasi Jalan Tunjungan Terhadap Pendapatan dan Perkembangan UMKM di Wilayah Jalan Tunjungan Surabaya,” OECONOMICUS Journal of Economics, vol. 8, no. 2, pp. 102–113, 2024.
A. Bashiroh, A. F. U. Azmi, dan D. Sarasanty, “Revitalisasi Inklusif Jalan Panggung Surabaya dengan Pendekatan Urban Heritage Street,” Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media (JURRSENDEM), vol. 4, no. 1, pp. 278–296, 2025.
S. Salsabilla dan R. Herawati, “Strategi City Branding ‘Tunjungan Romansa’ dalam Mengembangkan Potensi Pariwisata di Kota Surabaya,” dalam SIAR: Seminar Ilmiah Arsitektur, vol. 5, pp. 602–609, 2024.
N. Sidik, P. Basundoro, S. Asmorowati, dan S. E. Nurhidayati, “Romansa Jalan Tunjungan dalam Konsep Urbanism Heritage,” PARAFRASE: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesusastraan, vol. 24, no. 2, pp. 61–69, 2024.
T. K. R. Marpaung dan A. Sudrajat, “The New Face of Jalan Tunjungan Surabaya: Its Evolution from a Public Space into a Gen-Z Tourist Destination,” Jurnal Edukasi Sosiologi (JES), vol. 13, no. 2, 2024.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jessica Caroline Tanjaya, Gabriella Jessica Liemengkewas , Michelle Wijaya A.T , Ranni Dyah Zafira, Laura Cristine

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















