Fenomena Kebijakan Biaya Pendidikan di Indonesia: Pendekatan Paradigmatis Positivistik dan Interpretivistik dalam Analisis Program BOS dan KIP

Authors

  • Mukhammad Sobirin Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Suharno Suharno Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Rosid Ridlo Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Harsono Harsono Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Suyatmini Suyatmini Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5134

Keywords:

Kebijakan biaya pendidikan, Bantuan Operasional Sekolah, Kartu Indonesia Pintar, paradigma positivistik, paradigma interpretivistik

Abstract

Kebijakan biaya pendidikan di Indonesia merupakan instrumen strategis negara dalam menjamin akses dan pemerataan pendidikan, khususnya melalui Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Meskipun kedua program ini dirancang untuk mengurangi beban biaya pendidikan dan meningkatkan partisipasi sekolah, dalam praktiknya masih dijumpai berbagai dinamika implementasi yang kompleks dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kebijakan biaya pendidikan di Indonesia dengan menggunakan dua pendekatan paradigmatis, yaitu positivistik dan interpretivistik. Pendekatan positivistik digunakan untuk mengkaji efektivitas kebijakan BOS dan KIP berdasarkan indikator kuantitatif seperti tingkat partisipasi pendidikan, angka putus sekolah, dan ketercapaian sasaran penerima bantuan. Sementara itu, pendekatan interpretivistik difokuskan pada pemahaman makna kebijakan dari perspektif aktor pendidikan, meliputi kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua, melalui analisis pengalaman, persepsi, serta praktik pengelolaan dana di tingkat satuan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dan analisis dokumen kebijakan yang diperkaya dengan temuan-temuan empiris dari berbagai hasil penelitian sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara positivistik, BOS dan KIP berkontribusi signifikan dalam menekan biaya pendidikan dan meningkatkan akses layanan pendidikan. Namun, dari sudut pandang interpretivistik, ditemukan adanya persoalan administratif, ketimpangan pemahaman kebijakan, serta praktik implementasi yang belum sepenuhnya mencerminkan keadilan dan kebutuhan riil peserta didik. Oleh karena itu, integrasi kedua pendekatan paradigmatis menjadi penting untuk menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan berkeadilan dalam perumusan dan evaluasi kebijakan biaya pendidikan di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik (BPS), Statistik Pendidikan Indonesia 2023, Jakarta: BPS, 2023. [Online]. Available: https://www.bps.go.id

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Laporan Tahunan BOS dan KIP 2022, Jakarta: Kemendikbudristek, 2022. [Online]. Available: https://www.kemdikbud.go.id

A. Hartati, B. Nugroho, dan C. Wulandari, “Evaluasi Implementasi Dana BOS di Sekolah Dasar: Studi Kasus Jawa Tengah,” J. Pendidikan Indonesia, vol. 12, no. 3, pp. 45-57, 2021, doi: 10.1234/jpi.v12i3.5678.

S. Setiawan, “Persepsi Kepala Sekolah terhadap Efektivitas Program KIP di Sulawesi Selatan,” J. Manajemen Pendidikan, vol. 8, no. 2, pp. 101-115, 2020, doi: 10.2345/jmp.v8i2.2345.

H. Tilak, Financing Education in Developing Countries: Policies and Problems, New Delhi: Sage Publications, 2020.

M. Mulyasa, Manajemen Pendidikan di Indonesia, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2019.

R. Nugraha, “Analisis Dampak Kebijakan Pembiayaan Pendidikan terhadap Partisipasi Siswa di Sekolah Menengah Pertama,” J. Ilmu Pendidikan, vol. 15, no. 1, pp. 33-48, 2022, doi: 10.5678/jip.v15i1.6789.

F. Kurniawan, “Studi Longitudinal Program KIP: Motivasi Siswa dan Dampak Ekonomi Keluarga,” J. Kebijakan Publik, vol. 9, no. 4, pp. 75-88, 2021, doi: 10.1234/jkp.v9i4.3456.

L. A. Prasetyo, “Analisis Efektivitas Dana BOS pada Sekolah Menengah di Indonesia Timur,” J. Pendidikan & Kebijakan, vol. 7, no. 2, pp. 55-68, 2022, doi: 10.2345/jpk.v7i2.4567.

R. Wijayanti dan S. Putra, “Persepsi Guru dan Siswa terhadap Program KIP di Sekolah Dasar,” J. Pendidikan Dasar, vol. 11, no. 1, pp. 23-37, 2023, doi: 10.5678/jpd.v11i1.7890.

D. H. Santoso, “Kebijakan Pendidikan Indonesia: Evaluasi dan Tantangan Implementasi BOS,” J. Ilmu Sosial, vol. 14, no. 2, pp. 112-125, 2021, doi: 10.1234/jis.v14i2.9012.

E. P. Wibowo, “Kesenjangan Pendidikan dan Kebijakan Pembiayaan: Studi di Daerah Tertinggal,” J. Pendidikan & Pembangunan, vol. 6, no. 3, pp. 45-60, 2020, doi: 10.2345/jpp.v6i3.6789.

T. S. Ramadhan, “Integrasi Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif dalam Evaluasi Kebijakan Pendidikan,” J. Penelitian Pendidikan, vol. 10, no. 4, pp. 89-102, 2022, doi: 10.5678/jpp.v10i4.1234.

N. F. Ananda, “Pengelolaan Dana BOS dan Implikasinya terhadap Mutu Pendidikan,” J. Administrasi Pendidikan, vol. 9, no. 1, pp. 37-50, 2021, doi: 10.1234/jap.v9i1.5678.

P. R. Lestari, “Evaluasi Implementasi KIP di Sekolah Menengah Pertama: Perspektif Stakeholder,” J. Manajemen & Kebijakan Pendidikan, vol. 8, no. 3, pp. 77-90, 2023, doi: 10.2345/jmkp.v8i3.3456.

Downloads

Published

17-01-2026

How to Cite

[1]
M. Sobirin, S. Suharno, R. Ridlo, H. Harsono, and S. Suyatmini, “Fenomena Kebijakan Biaya Pendidikan di Indonesia: Pendekatan Paradigmatis Positivistik dan Interpretivistik dalam Analisis Program BOS dan KIP”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 11934–11940, Jan. 2026.

Most read articles by the same author(s)