Tasawuf dalam Tradisi Keilmuwan Islam: Analisis Konseptual Sejarah Perkembangan dan Relevansinya Umat Islam

Authors

  • Nurhidayani Pulungan Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
  • Siti Chairunnisa Siregar Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
  • Nurlaili Rismawati Matondang Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
  • Alsya Frendi Nasution Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
  • Nursania Dasopang Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5070

Keywords:

Tasawuf, Spiritualitas Islam, Akhlak, Penyucian Jiwa

Abstract

Tasawuf merupakan salah satu disiplin keilmuan dalam Islam yang menekankan pengembangan dimensi batiniah manusia melalui proses penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs) dan pembinaan akhlak mulia. Keberadaan tasawuf tidak hanya dipahami sebagai praktik spiritual individual, tetapi juga sebagai bagian integral dari tradisi keilmuan Islam yang memiliki landasan teologis dan historis yang kuat. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis tasawuf dalam tradisi keilmuan Islam dengan menitikberatkan pada aspek konseptual, sejarah perkembangan, serta relevansinya dalam kehidupan umat Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan, meliputi kitab klasik tasawuf, buku-buku akademik, serta artikel ilmiah yang tercantum dalam daftar pustaka makalah. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf berkembang secara dinamis sejak masa awal Islam, berawal dari praktik zuhud yang menekankan kesederhanaan hidup dan pengendalian diri, kemudian berkembang menjadi disiplin keilmuan yang sistematis dengan konsep, metode, dan tokoh-tokoh utama yang berpengaruh. Tasawuf memiliki peran strategis dalam membentuk keseimbangan antara dimensi spiritual, moral, dan sosial manusia. Dalam konteks kehidupan modern yang ditandai oleh arus globalisasi, krisis spiritual, dan kecenderungan materialisme, tasawuf tetap relevan sebagai sarana pembinaan spiritual, penguatan nilai-nilai etika, serta pembentukan karakter umat Islam agar mampu menjalani kehidupan yang seimbang dan bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, S. M. (2015). Ilmu tasawuf. Jakarta: Amzah.

Atjeh, H. A. (1990). Pengantar sejarah sufi dan tasawuf. Solo: Ramadhani.

Azra, A. (2019). Jaringan ulama Timur Tengah dan kepulauan Nusantara abad XVII dan XVIII. Jakarta: Kencana.

Bagir, H. (2020). Seni memahami agama: Dari eksoterisme ke esoterisme. Bandung: Mizan.

Dasopang, N. S. (2023). Fenomena boroh di Padangsidimpuan dalam perspektif fiqh muamalah. Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah, 2(3), 45–58.

Gulen, F. (2010). Kunci-kunci rahasia sufi. Jakarta: Srigunting.

Hadiat, & Fauzian, R. (2022). Perkembangan pemikiran tasawuf dari periode klasik, modern, dan kontemporer. Śāliḥa: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam, 5(1), 1–15.

Hilal, I. (2022). Tasawuf antara agama dan filsafat (I. Suntana & E. Kusdian, Penerj.). Bandung: Pustaka Hidayah.

Khan, M. A. (2021). Sufism and spiritual psychology in contemporary Islamic thought. Journal of Islamic Studies and Culture, 9(2), 14–27.

Mustofa, H. A. (2014). Akhlak tasawuf. Bandung: Pustaka Setia.

Muvid, M. B. (2019). Pendidikan tasawuf: Sebuah kerangka proses pembelajaran sufistik ideal di era milenial. Surabaya: Pustaka Idea.

Nasution, A. (2021). Ilmu tasawuf (Cet. II). Yogyakarta: Penerbit Kalimedia.

Nata, A. (2010). Akhlak tasawuf. Jakarta: Rajawali Pers.

Nurdin, E. S. (2020). Pengantar ilmu tasawuf. Bandung: Aslan Grafika Solution.

Qodir, A. (2021). Tasawuf dan tantangan modernitas: Perspektif etika dan spiritual. Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis, 22(1), 75–92.

Rahman, F. (2022). Konsep tazkiyatun nafs dalam literatur tasawuf klasik. Jurnal Ushuluddin, 30(2), 101–118.

Saputra, M., dkk. (2022). Teori studi keislaman. Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Siregar, L. H. (2018). Tasawuf dan pembentukan kepribadian muslim. Jakarta: Prenadamedia Group.

Suhrawardi, A. (2016). Ajaran-ajaran tasawuf. Bandung: Pustaka.

Toriquddin, M. H. (2008). Sekularitas tasawuf: Membumikan tasawuf dalam dunia modern. Malang: UIN-Malang Press.

Downloads

Published

15-01-2026

How to Cite

[1]
N. Pulungan, S. C. Siregar, N. R. Matondang, A. F. Nasution, and N. Dasopang, “Tasawuf dalam Tradisi Keilmuwan Islam: Analisis Konseptual Sejarah Perkembangan dan Relevansinya Umat Islam”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 11159–11166, Jan. 2026.