Tantangan Adopsi Produksi Bank Syariah: Persepsi dan Pengalaman Umat

Authors

  • Jureid Jureid Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Selvi Adelina Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Evika Damayanti Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Thalita Nurhifdah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
  • Yahya Mardana Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5026

Keywords:

Bank Syariah, Tantangan Adopsi, Persepsi Umat, Pengalaman Muslim

Abstract

Adopsi produk perbankan syariah di kalangan umat Islam masih menghadapi berbagai hambatan yang bersifat multidimensional, meliputi aspek literasi keuangan, kesiapan teknologi dan infrastruktur, serta tingkat kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam. Rendahnya tingkat penerimaan produk perbankan syariah sebagian besar disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai karakteristik, mekanisme, dan keunggulan produk keuangan syariah yang memiliki sistem dan akad berbeda dari perbankan konvensional. Kompleksitas konsep akad, sistem bagi hasil, serta persepsi bahwa produk syariah kurang praktis dan kurang kompetitif turut memengaruhi minat masyarakat dalam menggunakannya. Selain itu, perkembangan transformasi digital dalam sektor perbankan syariah menghadirkan tantangan baru, seperti integrasi sistem teknologi informasi, perlindungan keamanan siber, serta tuntutan inovasi produk yang tidak hanya modern dan mudah diakses, tetapi juga tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Tantangan tersebut semakin diperkuat oleh kendala internal lembaga perbankan syariah, termasuk kesiapan sumber daya manusia, kapasitas manajemen, serta kemampuan institusi dalam beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan pasar. Di sisi lain, regulasi yang relatif ketat juga menjadi faktor penghambat dalam pengembangan dan perluasan layanan perbankan syariah. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis yang terintegrasi melalui peningkatan literasi keuangan syariah, penguatan infrastruktur digital, pengembangan inovasi produk, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia guna mendorong penerimaan dan pemanfaatan produk perbankan syariah secara lebih luas dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Susanti, K. H. (2024). Tantangan dan Peluang Perbankan Syariah di Era Digital dalam Pertumbuhan Berkelanjutan. Persya: Jurnal Perbankan Syariah, 2(1), 13-19.

KK, A. S. R., & Maharani, H. N. (2024). Inovasi dan pengembangan produk keuangan syariah: Tantangan dan prospek di era revolusi industri 4.0. Jurnal Ilmiah Edunomika, 8(1).

Rusanti, E., & Sofyan, A. S. (2023). Implementasi Konsep Ekonomi Islam pada Sektor Pertanian berbasis Kearifan Lokal dan Tantangan Pembiayaan di Perbankan Syariah. Jurnal Ilmu Perbankan Dan Keuangan Syariah, 5(1), 29-51.

Nursiwan, A. (2023). Persepsi Masyarakat terhadap Penggunaan Fintech Dana Syariah dalam Perspektif Hukum Islam. Persya: Jurnal Perbankan Syariah, 1(2), 60-65.

Sulistiawati, T., Yansyah, D., & Maleha, N. Y. (2025). Analisis Persepsi Risiko Dalam Layanan Digital Banking Di Indonesia: Tantangan Dan Solusi. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi, 4(1), 223-232.

Fitri Rohimah, Nurul Farhah, Arini Jannati, & Rasidah Novita Sari. (2024). Peran Bank Syariah Dalam Kebijakan Moneter untuk Stabilitas Ekonomi di Indonesia. Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen Dan Ekonomi Syariah, 2(4), 315–327. https://doi.org/10.61132/nuansa.v2i4.1435

Aisyah, A., & Ansori, M. (2025). Peran Dan Kontribusi Perbankan Syariah Dalam Perekonomian Indonesia: Tinjauan Histori. JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam, 5(1), 14–25. https://doi.org/10.30739/jpsda.v5i1.3405

Syarifa Khaerunnisa, Amiruddin Amiruddin, & Mukhtar Lutfi. (2025). Koperasi Syariah : Solusi Ekonomi Berbasis Syariah untuk Kesejahteraan Umat. SANTRI : Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 3(1 SE-Articles), 87–102. https://doi.org/10.61132/santri.v3i1.1236

Frandika Situmorang, Eza Syahbana, Jeane Alisya, & Hasyim Hasyim. (2024). Membangun Kepercayaan Masyarakat Terhadap Bank Syariah: Sebuah Tinjauan Literatur Tentang Strategi dan Tantangan. Ekonomi Keuangan Syariah Dan Akuntansi Pajak, 1(3), 163–177. https://doi.org/10.61132/eksap.v1i3.215

Lisa, H. (2018). Peran Perbankan Syariah di Tengah Perekonomian Umat. Al-Aulia, 4(1), 92–93.

Andreanto Indra Pratama, F. L. N. (2024). 750-756. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 2(3025–7964), 1–7.

Sapna Maharani Saragih, & Sri Wahyuni. (2025). Analisis Peran Keuangan Mikro Syariah terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa. Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen Dan Ekonomi Syariah, 3(3), 155–162. https://doi.org/10.61132/nuansa.v3i3.1930

Fadila, D. (2023). Pengaruh Persepsi Nilai Pelanggan terhadap Adopsi menggunakan Bank Syariah Pendahuluan Keuangan syariah menjadi industri yang. Jurnal Ilmu Manajemen, 12(2), 135–146. https://doi.org/10.32502/jimn.v12i2.5915

Reswara, K., & Nisa, L. F. (2024). Analisis Perkembangan dan Tantangan Bank Syariah Dalam Persaingan Dengan Bank Konvensional di Pasar Keuangan Modern. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 2(3), 120–125. https://doi.org/

Amelia, R. N., Rifqi, M. A., Huda, M. A. I., & Latifah, E. (2024). Fintech Syariah Di Masa Depan : Peluang Dan Tantangan mampu menciptakan model-model bisnis , aplikasi , proses bisnis , atau produk-produk yang. Trending: Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen, 2(3).

Downloads

Published

02-01-2026

How to Cite

[1]
J. Jureid, S. Adelina, E. Damayanti, T. Nurhifdah, and Y. Mardana, “Tantangan Adopsi Produksi Bank Syariah: Persepsi dan Pengalaman Umat”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 8288–8296, Jan. 2026.