Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Kontrol Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Pandawangi

Authors

  • Fadhila Anastasya ITSK RS Dr. Soepraoen Malang
  • Henny Nurmayunita ITSK RS Dr. Soepraoen Malang
  • Hanim Mufarokhah ITSK RS Dr. Soepraoen Malang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5000

Keywords:

Diabetes Melitus Tipe II, Dukungan Keluarga, Kepatuhan, Kontrol Gula Darah, Puskesmas Pandawangi

Abstract

Diabetes Melitus Tipe II (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang dan berkelanjutan. Pengelolaan tersebut meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan dalam mengonsumsi obat, serta kontrol kadar gula darah secara rutin untuk mencegah terjadinya komplikasi akut maupun kronis. Namun, dalam praktiknya masih banyak penderita DMT2 yang belum patuh melakukan kontrol gula darah secara teratur. Rendahnya kepatuhan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, salah satunya adalah dukungan keluarga. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membantu penderita DMT2 menjalani perawatan secara optimal. Bentuk dukungan tersebut meliputi dukungan emosional berupa perhatian dan empati, dukungan informasional melalui pemberian informasi terkait penyakit dan perawatannya, dukungan instrumental seperti bantuan dalam aktivitas sehari-hari, serta dukungan motivasional yang mendorong pasien agar patuh terhadap anjuran tenaga kesehatan. Kehadiran keluarga yang suportif dapat meningkatkan kesadaran dan rasa percaya diri pasien dalam mengelola penyakitnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di wilayah kerja Puskesmas Pandawangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita DMT2 yang terdaftar di Puskesmas Pandawangi, dengan sampel dipilih berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik sampling yang sesuai. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat dukungan keluarga dan kepatuhan kontrol gula darah, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik yang relevan. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran pentingnya peran keluarga dalam meningkatkan kepatuhan kontrol gula darah serta menjadi dasar bagi tenaga kesehatan merancang intervensi berbasis keluarga guna meningkatkan kualitas pengelolaan DMT2.

Downloads

Download data is not yet available.

References

International Diabetes Federation. (2019). IDF Diabetes Atlas (9th ed.). Brussels: International Diabetes Federation.

American Diabetes Association. (2023). Standards of medical care in diabetes—2023. Diabetes Care, 46(Suppl 1), S1–S291.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Prawitasari, T., Handayani, L., & Santosa, M. (2024). Proyeksi prevalensi diabetes mellitus tipe 2 di Provinsi Jawa Timur tahun 2025–2030. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(2), 105–112.

Uswatun. (2017). Bentuk dan fungsi dukungan keluarga. [Dikutip dalam Nanda, 2023].

Friedman, M. M., Bowden, V. R., & Jones, E. G. (2020). Buku ajar keperawatan keluarga: Riset, teori & praktik (Edisi 5). Jakarta: EGC.

Ismaiyah, N., Nurrahmah, R., & Alwan, S. (2023). Hubungan pemeriksaan gula darah rutin dengan stabilitas kadar glukosa pada penderita diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 11(1), 34–41.

Widiasari, N., Putri, A. P. S., & Rachmawati, Y. (2021). Tatalaksana terapi farmakologi dan non-farmakologi pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr. Moewardi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Adimuntja, I. (2020). Panduan Kesehatan Diabetes Melitus. Jakarta: EGC.

Bangun, A. V., Jatnika, G., & Herlina, H. (2020). The relationship between family support and diet compliance in type 2 diabetes mellitus patients. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 3(1), 66–76.

Friedman, M. M. (2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset, Teori, dan Praktik. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Amalia. (2021). Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi dukungan keluarga. Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 45–52.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2022. Surabaya: Dinkes Prov. Jatim.

Hisni, D., Widowati, R., & Wahidin, N. (2017). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet diabetes pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Limo Depok. Ilmu dan Budaya, 40(57), 6659–6668.

Runtuwarow, S., Tamu, M., & Pontoh, N. (2020). Pengaruh dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Keperawatan, 8(2), 47–53.

Downloads

Published

07-01-2026

How to Cite

[1]
F. Anastasya, H. Nurmayunita, and H. Mufarokhah, “Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Kontrol Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Pandawangi”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 9485–9492, Jan. 2026.