Work- Life Balance dan Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Damri Lampung

Authors

  • Wulan Nurmayasari Universitas Mitra Indonesia
  • Indah Ramadhoniyah Adri Universitas Mitra Indonesia
  • Nia Kurniawati Harun Universitas Mitra Indonesia
  • Yudhinanto CN Universitas Mitra Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4877

Keywords:

Work–Life Balance, Beban Kerja, Kepuasan Kerja, Karyawan, Transportasi Publik

Abstract

Perkembangan sektor transportasi publik yang semakin dinamis menuntut perusahaan tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga perhatian serius pada pengelolaan sumber daya manusia guna menjaga kualitas layanan dan keberlanjutan organisasi. Dalam konteks ini, kepuasan kerja karyawan menjadi faktor kunci karena berkaitan dengan kinerja, loyalitas, dan produktivitas karyawan. Kondisi kerja tidak seimbang serta beban kerja berlebihan berpotensi menurunkan tingkat kepuasan kerja, khususnya pada perusahaan transportasi publik yang memiliki tuntutan kerja tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work–life balance dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Damri Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori untuk menjelaskan hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan PT. Damri Lampung, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur yang disusun berdasarkan indikator-indikator variabel penelitian. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work–life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, mengindikasikan bahwa semakin baik keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi, semakin tinggi tingkat kepuasan kerja karyawan. Sebaliknya, beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, menunjukkan bahwa beban kerja yang berlebihan dapat menurunkan kepuasan kerja karyawan. Secara simultan, work–life balance dan beban kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Damri Lampung. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada keseimbangan kerja dan pengendalian beban kerja guna meningkatkan kepuasan kerja karyawan di sektor transportasi publik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285.

Belch, G. E., & Belch, M. A. (2021). Advertising and promotion: An integrated marketing communications perspective (12th ed.). McGraw-Hill Education.

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–family balance: A review and extension of the literature. Journal of Management, 37(1), 10–30.

Herzberg, F., Mausner, B., & Snyderman, B. (1959). The motivation to work. John Wiley & Sons.

Kapferer, J.-N. (2012). The new strategic brand management. Kogan Page.

Keller, K. L. (2013). Strategic brand management: Building, measuring, and managing brand equity (4th ed.). Pearson Education.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Locke, E. A. (1976). The nature and causes of job satisfaction. In M. D. Dunnette (Ed.), Handbook of industrial and organizational psychology (pp. 1297–1349). Rand McNally.

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.

Oliver, R. L. (1999). Whence consumer loyalty? Journal of Marketing, 63(Special Issue), 33–44.

Schiffman, L. G., & Wisenblit, J. (2019). Consumer behavior (12th ed.). Pearson Education.

Tarwaka. (2015). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja. Harapan Press.

Adisa, T. A., Gbadamosi, G., & Osabutey, E. L. C. (2017). What happened to the border? The role of mobile information technology devices on employees’ work–life balance. Personnel Review, 46(8), 1651–1671.

Haar, J. M., Russo, M., Suñe, A., & Ollier-Malaterre, A. (2014). Outcomes of work–life balance on job satisfaction, life satisfaction and mental health: A study across seven cultures. Journal of Vocational Behavior, 85(3), 361–373.

Putri, R. A., & Riyanto, S. (2021). Pengaruh work–life balance terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 8(2), 45–56.

Rahmawati, D., & Prasetyo, E. (2022). Beban kerja dan work–life balance terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(1), 87–98.

Sari, M., & Nugroho, A. (2020). Pengaruh beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan sektor jasa. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 14(2), 120–131.

Tarwaka, & Bakri. (2014). Ergonomi untuk keselamatan, kesehatan kerja dan produktivitas. Jurnal Kesehatan Kerja, 6(1), 12–21.

Wibowo. (2017). Manajemen kinerja (5th ed.). Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

09-01-2026

How to Cite

[1]
W. Nurmayasari, I. R. Adri, N. K. Harun, and Y. CN, “Work- Life Balance dan Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Damri Lampung”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 10001–10008, Jan. 2026.