Pesantren, Madrasah, dan Sekolah Islam: Sebuah Analisis Sosiologi Pendidikan Islam di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4746Keywords:
Pendidikan Islam, Sosiologi Pendidikan, Pesantren, Madrasah, Sekolah IslamAbstract
Pendidikan Islam di Indonesia berkembang dalam berbagai bentuk kelembagaan, terutama pesantren, madrasah, dan sekolah Islam modern, yang masing-masing memiliki karakteristik, fungsi sosial, serta orientasi pendidikan yang berbeda. Keragaman bentuk kelembagaan ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ajaran keagamaan, tetapi juga sebagai institusi sosial yang berperan penting dalam pembentukan identitas keislaman, struktur sosial, serta mobilitas sosial umat Islam di Indonesia. Dalam konteks masyarakat yang terus mengalami perubahan sosial, pendidikan Islam turut beradaptasi dengan tuntutan modernitas, globalisasi, dan kebijakan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena pendidikan Islam dalam masyarakat Indonesia melalui perspektif sosiologi pendidikan dengan menelaah peran pesantren, madrasah, dan sekolah Islam sebagai institusi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui analisis kritis terhadap karya-karya ilmuwan Muslim Indonesia serta teori-teori sosiologi pendidikan, seperti fungsionalisme, teori konflik, dan interaksionisme simbolik. Pendekatan ini digunakan untuk memahami dinamika sosial, relasi kekuasaan, serta proses pembentukan makna dalam lembaga pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren berfungsi sebagai lembaga pendidikan berbasis kultural yang berperan penting dalam transmisi nilai-nilai keislaman, pembentukan moral, dan pemberdayaan sosial masyarakat lapisan bawah. Madrasah berfungsi sebagai jembatan antara pendidikan agama dan sistem pendidikan nasional, sekaligus sebagai sarana pembentukan kelas menengah Muslim yang adaptif terhadap perubahan sosial. Sementara itu, sekolah Islam modern cenderung berperan sebagai agen reproduksi kelas menengah dan elite Muslim urban dalam konteks globalisasi dan neoliberalisme pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan Islam merupakan arena sosial yang sarat dengan relasi kekuasaan, produksi makna, serta proses stratifikasi sosial dalam masyarakat Indonesia.
Downloads
References
E. Durkheim, Pendidikan dan Sosiologi. Jakarta: Bumi Aksara, 1990.
H. A. R. Tilaar, Kekuasaan dan Pendidikan: Manajemen Pendidikan Nasional dalam Pusaran Kekuasaan. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.
Z. Dhofier, Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai, Edisi Revisi. Jakarta: LP3ES, 2011.
A. Azra, Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.
P. Bourdieu and J. C. Passeron, Reproduction in Education, Society and Culture. London: Sage Publications, 1990.
A. Azra, Paradigma Baru Pendidikan Nasional: Rekonstruksi dan Demokratisasi. Jakarta: Kompas, 2002.
Mastuhu, Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS, 1994.
N. Madjid, Bilik-bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina, 1997.
A. Wahid, Pesantren sebagai Subkultur. Jakarta: LP3ES, 1999.
I. Abdullah, Rekonstruksi dan Reproduksi Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.
P. Bourdieu, “The forms of capital,” in Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education, J. Richardson, Ed. New York, NY: Greenwood Press, 1986, pp. 241–258.
S. Bowles and H. Gintis, Schooling in Capitalist America: Educational Reform and the Contradictions of Economic Life. New York, NY: Basic Books, 1976.
A. M. Fadjar, Madrasah dan Tantangan Modernitas. Bandung: Mizan, 1999.
P. Freire, Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES, 2008.
C. Geertz, Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Jaya, 1981.
Kuntowijoyo, Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi. Bandung: Mizan, 1991.
D. Rahardjo, Intelektual, Intellegensia dan Perilaku Politik Bangsa. Bandung: Mizan, 1999.
M. Weber, Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006.
Yasmadi, Modernisasi Pesantren: Kritik Nurcholish Madjid terhadap Pendidikan Islam Tradisional. Jakarta: Ciputat Press, 2002.
Zamakhsyari, M., Desain Pengembangan Madrasah. Jakarta: Kemenag RI, 2001.
Zubaedi, Filsafat Pendidikan Islam: Paradigma dan Metodologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zumrotul Amalia Abrori, Nena Noviani, Asep Mulyana, Taufik Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















