Integrasi Smart Agriculture untuk Peningkatan Penyimpanan Air dan Mitigasi Kekeringan

Authors

  • Putri Yunita Wahyuti Universitas Mataram
  • Misbahuddin Misbahuddin Universitas Mataram
  • Sukartono Sukartono Universitas Mataram
  • Husnitalia Mayantika Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4707

Keywords:

Smart Agriculture, Internet of Things, Efisiensi Air, Kekeringan, Infiltrasi Tanah, Pertanian Berkelanjutan

Abstract

Perubahan iklim menyebabkan ketidakstabilan curah hujan dan peningkatan risiko kekeringan yang berdampak serius terhadap produktivitas pertanian di Indonesia. Tantangan tersebut diperparah oleh rendahnya daya infiltrasi tanah dan penggunaan sistem irigasi konvensional yang belum efisien dalam pemanfaatan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi sistem Smart Agriculture berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi peningkatan kapasitas penyimpanan air dan mitigasi dampak kekeringan pada lahan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data sekunder dari berbagai literatur ilmiah nasional dan internasional yang diperoleh melalui portal seperti Google Scholar, ScienceDirect, ResearchGate, SpringerLink, dan ProQuest. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem Smart Agriculture dengan dukungan sensor kelembapan tanah, sensor cuaca, sistem irigasi otomatis, dan algoritma pengambilan keputusan adaptif mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 40–58% tanpa menurunkan produktivitas tanaman. Selain itu, teknologi konservasi air seperti embung mikro dan aplikasi biochar terbukti meningkatkan infiltrasi dan retensi air tanah pada lahan kering. Namun, implementasi Smart Agriculture di Indonesia masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan infrastruktur digital, biaya investasi awal yang tinggi, serta rendahnya literasi digital petani. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah dalam bentuk subsidi perangkat, pelatihan teknis, dan pengembangan sistem berbasis open-source untuk memperluas adopsi teknologi ini. Integrasi antara teknologi digital, konservasi sumber daya air, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi strategi kunci dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdmeziem, M. R., Tandjaoui, D., & Romdhani, I. (2016). Architecting the Internet of Things: State of the art. Journal of Network and Computer Applications, 76, 57–81. https://doi.org/10.1016/j.jnca.2016.10.002

Akhter, R., & Shabir, G. (2021). Internet of Things (IoT) for smart agriculture: Technologies, practices, and future direction. Journal of Agricultural Studies, 9(3), 1–18. https://doi.org/10.5296/jas.v9i3.18379

Basuki, C., Pratiwi, C. P., Dewat, F. G. P., & Winarta, N. P. (2024). IoT-Based HydroM8 Self-Watering Plant Factory: A Design Thinking Approach. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1324(1), 012105. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1324/1/012105

Hidayati, N., Prasetyo, F., & Wulandari, R. (2025). Analisis Faktor Penghambat Adopsi Teknologi Smart Farming di Kalangan Petani Indonesia. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 13(2), 101–113.

Howell, T. A. (2001). Enhancing water use efficiency in irrigated agriculture. Agronomy Journal, 93(2), 281–289. https://doi.org/10.2134/agronj2001.932281x

IPCC. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability. Contribution of Working Group II to the Sixth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009325844

Malikussaleh, M., Fitriani, D., & Rahmadani, R. (2025). Implementasi Sistem Irigasi Otomatis Berbasis IoT untuk Efisiensi Air pada Pertanian Skala Kecil. Jurnal METIK, 9(1), 45–56. https://doi.org/10.5281/zenodo.11568924

Nurhaliza, A. (2024). Perancangan Sistem Irigasi Otomatis Berbasis Sensor Kelembapan Tanah untuk Lahan Kering. Jurnal Teknologi Informasi, 7(2), 112–120. https://doi.org/10.51239/jti.v7i2.668

Puspitasari, D., Nugroho, T., & Widodo, S. (2023). Analisis Efektivitas Embung Mikro dan Water Harvesting terhadap Ketersediaan Air Tanah di Lahan Kering. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 11(4), 203–214.

Putra, A., Rachman, F., & Dewi, R. (2023). Penerapan Sistem Irigasi Tetes Otomatis Berbasis IoT dan Embung Mikro untuk Efisiensi Air di Lahan Kering. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 11(4), 215–228.

Rachmawati, D. (2024). Penerapan Smart Farming 4.0 di Indonesia: Tantangan dan Strategi Adopsi Inovasi Pertanian Digital. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(3), 187–198. https://doi.org/10.18343/jipi.29.3.187

Rahman, F., & Suryani, D. (2021). Konservasi air dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Jurnal Sumber Daya dan Lingkungan, 8(2), 101–110.

Rahmawati, F., Hidayat, N., & Siregar, B. (2025). Pengembangan Early Warning System Berbasis IoT untuk Mitigasi Kekeringan Pertanian di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 13(1), 17–29.

Saptaji, K., Nugroho, S., & Widyaningrum, R. (2025). Evaluasi Faktor Keberhasilan Implementasi Internet of Things (IoT) dalam Sistem Irigasi dan Pemupukan Cerdas di Indonesia. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 13(1), 55–67. https://doi.org/10.14710/jtsiskom.13.1.55-67

Saragih, H., & Kurniawan, D. (2025). Rancang Bangun Sistem Irigasi Otomatis Berbasis Logika Fuzzy Sugeno untuk Greenhouse. Jurnal Algoritma, 22(1), 33–42. https://doi.org/10.31284/j.algoritma.v22i1.2327

Sari, N. P., Yuliani, D., & Arifin, M. (2023). Penerapan sistem smart farming berbasis IoT untuk peningkatan efisiensi pertanian di Indonesia. Jurnal Teknologi Pertanian Terpadu, 14(1), 45–54.

Satria, F., Yuliani, D., & Handayani, P. (2024). Analisis Kelayakan Ekonomi dan Persepsi Petani terhadap Investasi Teknologi Smart Agriculture di Indonesia. Jurnal Teknologi Pertanian Indonesia, 14(2), 89–102. https://doi.org/10.5281/zenodo.11568291

Setiyorini, A., Fitriastuti, F., Haryanto, E., Haryanto, E. M., & Lukmanfiandy, S. (2022). Design and Build Remote Watering System Based on IoT (Case Study: Code Tourism Park Yogyakarta). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1030(1), 012007. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1030/1/012007

Singh, R., Kumar, P., & Mehta, D. (2022). Low-Cost IoT-Based Smart Irrigation System for Indian Small-Scale Farmers. International Journal of Agricultural Technology and Innovation, 4(2), 85–95. https://doi.org/10.32628/IJATI.2022.04.02.005

Tal, A. (2020). The Water Efficiency Revolution: Israel’s Innovative Smart Irrigation System. Environmental Science & Policy, 114, 64–72. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2020.07.013

Wahyudi, A., Pradana, B., & Permatasari, N. (2025). Penerapan Sistem Irigasi Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Pertanian Greenhouse. Jurnal Teknologi Pertanian Indonesia, 14(1), 25–36. https://doi.org/10.5281/zenodo.11568256

Wahyudi, A., Pradana, R., & Permatasari, S. (2025). Analisis efisiensi irigasi pertanian berbasis konservasi air di Indonesia. Jurnal Agroklimat dan Hidrologi, 12(1), 33–42.

Downloads

Published

27-12-2025

How to Cite

[1]
P. Y. Wahyuti, M. Misbahuddin, S. Sukartono, and H. Mayantika, “Integrasi Smart Agriculture untuk Peningkatan Penyimpanan Air dan Mitigasi Kekeringan”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 7162–7168, Dec. 2025.