Implementasi Tele-Midwifery Berbasis Chatbot terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan

Authors

  • Susanti Susanti Institut Kesehatan dan Bisnis St Fatimah Mamuju
  • Selvia Selvia STIKes Salewangan Maros
  • Nurul Aini Suria Saputri Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang
  • Ulvy Pratiwy D Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
  • Adisty Dwi Treasa STIKes Mitra Adiguna Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4569

Keywords:

Tele-Midwifery, Chabot, Pengetahuan, Tanda Bahaya Kehamilan

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan kebidanan semakin berkembang seiring kebutuhan akan layanan yang mudah diakses dan berkelanjutan. Salah satu inovasi yang digunakan adalah Tele-Midwifery berbasis chatbot yang mampu memberikan edukasi kesehatan secara interaktif. Edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan sangat penting untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan keselamatan ibu serta janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi Tele-Midwifery berbasis chatbot terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Kabupaten X. Penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pre-test dan post-test with control group. Sampel penelitian berjumlah 80 ibu hamil yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 40 responden dan kelompok kontrol sebanyak 40 responden. Kelompok intervensi memperoleh edukasi melalui Tele-Midwifery berbasis chatbot, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan edukasi kesehatan secara konvensional. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tanda bahaya kehamilan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi setelah pemberian edukasi berbasis chatbot dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan chatbot mampu meningkatkan pemahaman ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan secara efektif. Dapat disimpulkan bahwa implementasi Tele-Midwifery berbasis chatbot efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Oleh karena itu, penerapan layanan ini direkomendasikan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di fasilitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisty Dwi Treasa., Hikmah, M., Anggraini, A., Rahmawati, E., Nurhaedah, N., Latif, F., & Rosmiati, R. (2025). Pendidikan Kesehatan Dalam Upaya Untuk Mengubah Sikap Dan Perilaku Dan Implementasi Pemeriksaan Kesehatan Gigi - Mulut Pada Ibu Hamil. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 305–311. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i2.590

Fitriani, R. (2020). Efektivitas Media Digital dalam Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 55–63. https://doi.org/10.30597/mkmi.v16i1.7892

Handayani, S., & Lestari, P. (2021). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Edukasi Kesehatan Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), 89–97. https://doi.org/10.36456/jki.v13i2.3210

Idris, H., & Wahyuni, D. (2022). Inovasi Chatbot dalam Telehealth untuk Meningkatkan Pengetahuan Pasien. Jurnal e-Health, 5(2), 101–109. https://doi.org/10.20473/jeh.v5i2.5689

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2023). Laporan Nasional Rencana Aksi Penurunan Angka Kematian Ibu. Jakarta: Direktorat Kesehatan Keluarga.

Mustarin, Y., Pannyiwi, R., Latif, S. A., Samila, S., & Sallo, A. K. M. (2025). Behavioral Relationship Life Clean And Healthy On Knowledge Of Hygiene Personal Students Of State Elementary School Of Gowa District, South Sulawesi. International Journal of Health Sciences, 3(1), 87–94. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i1.596

Nugroho, A. (2021). Pemanfaatan Aplikasi Digital untuk Edukasi Kesehatan Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(3), 145–152. https://doi.org/10.36456/jki.v12i3.2760

Nurjanah, E., & Pratiwi, D. (2022). Pengaruh Edukasi Digital terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Aisyiyah, 18(1), 35–42. https://doi.org/10.31101/jkk.v18i1.4561

Nurul Aini Suria Saputri., & Arbiyah, A. (2025). Analisis Faktor Risiko Perdarahan Antepartum pada Ibu Hamil dengan Plasenta Previa di RSUD Y. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 1050–1058. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.773

Putri, A. (2022). Edukasi Interaktif Berbasis Chatbot dalam Kesehatan Maternal. Jurnal e-Health, 5(1), 25–33. https://doi.org/10.20473/jeh.v5i1.5412

Rahmat, R. A., Pannyiwi, R., Syafri, M., & M, S. (2022). PKM Panti Asuhan Nurul Amal. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 18–20. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v1i1.10

Rahmawati, N. (2020). Faktor Determinan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 11(2), 70–78. https://doi.org/10.33867/jkk.v11i2.3021

Rezqiqah Aulia, R., Musaidah, M., P, N. T., Simanjuntak, G. G., (2025). Damage to The Surface Of Children’s Teeth Due To The Impact Of Milk Formula Giving Patterns Over A Long Period Of Time Due To Acid Production In The Oral Cavity (Caries). International Journal of Health Sciences, 3(2), 284–289. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i2.668

Susanti, S. (2023). Danger Signs of Pregnancy on Compliance with Antenatal Care Visits in the Mamuju Community Health Center Work Area. International Journal of Health Sciences, 1(4), 995–1004. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.288

Sari, M., & Rahayu, N. (2021). Efektivitas Tele-Midwifery terhadap Pencegahan Komplikasi Kehamilan. Jurnal Kebidanan Nusantara, 13(1), 89–98. https://doi.org/10.36456/jkn.v13i1.3321

Setiawan, A., & Dewi, K. (2022). Pemanfaatan Chatbot dalam Pelayanan Kesehatan di Era Digital. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 7(2), 77–85. https://doi.org/10.21009/jsik.v7i2.4213

Siska, S., Nurhaedah, N., Ekawati, N., Hariati, A., & Aotari, W. (2023). Asuhan Kebidanan Antenatal Pada Ny “S” Dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat I di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 55–58. https://doi.org/10.59585/jimad.v1i1.159

WHO. (2022). Maternal Mortality: Global Health Observatory. Geneva: World Health Organization.

Yusuf, M., & Hidayati, F. (2023). Peran Chatbot dalam Mendukung Promosi Kesehatan Maternal. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(2), 211–219. https://doi.org/10.15294/kemas.v19i2.6325

Zulkifli, A., & Ramadhani, T. (2021). Teknologi Informasi sebagai Media Intervensi Kesehatan Ibu. Jurnal Penelitian Kesehatan, 19(3), 155–163. https://doi.org/10.22435/jpk.v19i3.4420

Downloads

Published

20-12-2025

How to Cite

[1]
S. Susanti, S. Selvia, N. A. S. Saputri, U. Pratiwy D, and A. D. Treasa, “Implementasi Tele-Midwifery Berbasis Chatbot terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan ”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 6099–6106, Dec. 2025.