Mengatasi Krisis dengan Konseling: Solusi untuk Mencapai Keseimbangan Emosional

Authors

  • Aldie Yusuf Saljar Siregar Universitas Riau
  • Fadya Syahrani Universitas Riau
  • Nabila Alfatiya Universitas Riau
  • Zahra Selya Rencani Universitas Riau
  • Siska Mardes Universitas Riau
  • Dwi Rahmadani Indra Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4539

Keywords:

Konseling, Krisis, Konseling Krisis, Keseimbangan Emosional

Abstract

Krisis merupakan kondisi mendadak yang ditandai oleh tekanan emosional yang intens sehingga mengganggu kemampuan individu untuk berfungsi secara efektif dalam kehidupan sehari-hari. Individu yang mengalami krisis umumnya menunjukkan gejala ketidakstabilan emosional, kebingungan kognitif, kecemasan berlebihan, serta penurunan kemampuan dalam mengendalikan diri. Apabila tidak ditangani secara tepat, kondisi krisis berpotensi berkembang menjadi gangguan psikologis jangka panjang yang berdampak pada kesejahteraan mental dan sosial individu. Oleh karena itu, konseling krisis menjadi salah satu bentuk intervensi profesional yang penting dalam memberikan dukungan psikologis secara cepat dan terarah. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan menelaah berbagai buku teks dan jurnal ilmiah yang relevan dengan topik konseling krisis. Kajian pustaka dilakukan untuk mengidentifikasi konsep, tujuan, serta efektivitas konseling krisis dalam membantu individu menghadapi situasi krisis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa konseling krisis terbukti efektif dalam membantu individu memulihkan stabilitas emosional dan mencapai keseimbangan psikologis. Keberhasilan intervensi ini sangat dipengaruhi oleh ketepatan waktu pemberian bantuan, profesionalisme konselor, serta ketersediaan dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Selain berfungsi untuk mengurangi gangguan emosional secara langsung, konseling krisis juga berperan penting dalam meningkatkan kemampuan coping individu dan memperkuat ketahanan emosional dalam menghadapi tekanan di masa mendatang. Temuan ini menegaskan bahwa konseling krisis memiliki peran strategis untuk diterapkan secara terstruktur dalam berbagai konteks, khususnya di bidang pendidikan dan sosial. Dengan demikian, konseling krisis dapat dipandang sebagai pendekatan holistik yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif dalam mendukung keberlanjutan kesejahteraan mental individu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

B. S. Haksasi, Konseling Krisis & Traumatis. Semarang, Indonesia: Cipta Prima Nusantara, 2020. ISBN: 978-623-7691-25-9.

Prayitno, Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling, ed. revisi. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2013. ISBN: 978-979-518-934-6.

Prayitno, Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling, ed. revisi. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2013. ISBN: 978-979-518-934-6.

B. Walgito, Bimbingan dan Konseling (Studi & Karier). Yogyakarta, Indonesia: Andi Offset, 2010. ISBN: 978-979-29-1401-4.

A. Syahputri, I. W. Ningsih, J. S. Robi’al, Azawiyah, and S. Dwiningrum, Panduan Konseling Krisis, S. A. Pranajaya, Ed. Makassar, Indonesia: Yayasan Barcode, 2020. ISBN: 978-623-93415-2-7.

A. Widodo, “Efektivitas Konseling Krisis dalam Mengurangi Stres Akademik Mahasiswa di Masa Pandemi,” Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, vol. 6, no. 2, pp. 120–130, 2021.

https://jurnal.iicet.org/index.php/jbki/article/view/

A. Widodo, “Efektivitas Konseling Krisis dalam Mengurangi Stres Akademik Mahasiswa di Masa Pandemi,” Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, vol. 6, no. 2, pp. 120–130, 2021.

https://jurnal.iicet.org/index.php/jbki/article/view/

Z. Saam, Psikologi Emosi. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2018. ISBN: 978-602-1514-89-3.

M. Surya, Psikologi untuk Guru: Konsep dan Aplikasinya dalam Proses Pembelajaran. Bandung, Indonesia: Alfabeta, D. Goleman, Kecerdasan Emosional: Mengapa EQ Lebih Penting daripada IQ. Jakarta, Indonesia: Gramedia Pustaka Utama, 2018. ISBN: 978-602-03-8924-8.2019.

D. Rachmah and N. Fadhilah, “Konseling sebagai Upaya Penanganan Gangguan Emosional pada Remaja,” Prosiding/Artikel Nasional, pp. 115–124, 2020.

https://scholar.google.com

Arikunto, S., Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2016. ISBN: 978-979-518-988-9.

B. S. Haksasi, Konseling Krisis & Traumatis. Semarang, Indonesia: Cipta Prima Nusantara, 2020.

ISBN: 978-623-7691-25-9.

Prayitno, Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2013.

ISBN: 978-979-518-934-6.

A. Syahputri, I. W. Ningsih, J. S. Robi’al, Azawiyah, and S. Dwiningrum, Panduan Konseling Krisis, S. A. Pranajaya, Ed. Makassar, Indonesia: Yayasan Barcode, 2020.

ISBN: 978-623-93415-2-7.

N. R. Zulfan Saam, Psikologi Kesehatan dan Konseling Kesehatan. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2018.

ISBN: 978-602-1514-89-3.

Prayitno, Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2013.

ISBN: 978-979-518-934-6.

H. K. Rahmat, E. Nurmalasari, and A. S. H. Basri, “Implementasi Konseling Krisis Terintegrasi Sufi Healing,” Prosiding PIT Riset Kebencanaan, pp. 671–678, 2018.

https://scholar.google.com

Rahayu, S. M. (2017). Konseling krisis: Sebuah pendekatan dalam mereduksi masalah traumatik pada anak dan remaja. JP (Jurnal Pendidikan): Teori Dan Praktik, 2(1), 65-69.

Tohari, S., & Aminah, A. (2023). Efektivitas konseling krisis pendekatan realita untuk meningkatkan penerimaan diri pada anak broken home. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 6(2), 259-268.

Wangsanata, S. A., Jamalullael, J., Khakim, L., Maulidawati, M., & Sanjaya, L. A. (2024). Traumatic counseling: An alternative problem solving post traumatic stress disorder for natural disaster victims in Indonesia. Jurnal Ilmu Dakwah, 44(2), 293-310.

Dartina, V., Nabila, S., Alfaiz, A., & Maharani, I. F. (2024). Systematic literature review: penerapan layanan konseling kelompok solution focused brief therapy (SFBT) pada peserta didik di sekolah menengah. Indonesian Journal of Educational Counseling, 8(1), 36-46.

Harmawati, R. (2025). Krisis Efektivitas Bimbingan dan Konseling: Konselor sebagai Generalis Tanpa Spesialis. Litera Academica.

Salsabila, N., & Widodo, A. (2025). Faktor-Faktor Pendukung Resiliensi Remaja dalam Krisis Psikososial. Liberosis Journal.

Putri, A. C., Sari, M. R., Tsuraya, E., Muslikah, & Mahfud, A. (2025). Krisis pendidikan pada anak jalanan: Tantangan dan peran bimbingan konseling komunitas. Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling.

Nurdiyanto, F. A., Goszal, I. M. P., & Harjanti, E. P. (2023). University students' barriers to managing mental health during the COVID-19 pandemic: A qualitative exploration. Humanitas: Indonesian Psychological Journal, 136-148.

Downloads

Published

19-12-2025

How to Cite

[1]
A. Y. S. Siregar, F. Syahrani, N. Alfatiya, Z. S. Rencani, S. Mardes, and D. R. Indra, “Mengatasi Krisis dengan Konseling: Solusi untuk Mencapai Keseimbangan Emosional ”, RIGGS, vol. 4, no. 4, pp. 5908–5914, Dec. 2025.