Peran Smart Farming di Indonesia

Authors

  • Putri Yunita Wahyuti Universitas Mataram
  • Taslim Sjah Universitas Mataram
  • Ketut Budastra Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.4454

Keywords:

Smart Farming, Internet of Things, Efisiensi Pertanian, Digitalisasi Pertanian, Pertanian Berkelanjutan

Abstract

Smart farming merupakan inovasi pertanian modern yang mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), big data, sensor, dan sistem otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta keberlanjutan sistem pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran smart farming dalam meningkatkan efisiensi budidaya pertanian di Indonesia serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan penerapannya. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka (library research) melalui penelusuran sumber ilmiah nasional dan internasional yang dianalisis dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa smart farming dapat diterapkan pada tahap penanaman, pemeliharaan, pemupukan, irigasi, pengendalian hama, dan pemanenan melalui pemantauan kondisi lahan secara real time dan pengambilan keputusan berbasis data. Penerapannya mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30%, mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida sebesar 25%, serta meningkatkan produktivitas hasil panen rata-rata 20–25%. Teknologi ini juga mendukung pengelolaan lahan kering dan greenhouse, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan literasi digital petani, serta mendorong pertanian berkelanjutan. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kesiapan teknologi, dukungan kebijakan, infrastruktur digital, pembiayaan, dan kapasitas sumber daya manusia. Hambatan utama meliputi keterbatasan modal, konektivitas yang belum merata, dan rendahnya literasi digital sebagian petani. Oleh karena itu, kolaborasi pemerintah, akademisi, sektor swasta, kelompok tani, dan koperasi diperlukan untuk memperluas penerapan smart farming secara inklusif, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chu, H., & Ke, Q. (2015). Research methods used in library and information science during 2001–2010: A content analysis. Library & Information Science Research, 37(1), 36–41. https://doi.org/10.1016/j.lisr.2014.09.003

2. Dirayati, F. (2025). Aplikasi berbasis Internet of Things (IoT) dalam penerapan smart farming untuk efisiensi input pertanian dan keberlanjutan lingkungan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Agri, 7(1), 56–64.

3. Fitriani, A., & Yusuf, M. (2024). Pelatihan teknologi pertanian dalam mendukung penerapan pertanian cerdas di Indonesia. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 5(1), 78–86. https://doi.org/10.33394/jpu.v5i1.13067

4. Food and Agriculture Organization. (2021). The future of food and agriculture – Trends and challenges. Rome: FAO.

5. Hidayat, R., Syahputra, D., dan Anwar, L. (2025). Penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem pertanian cerdas untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi penggunaan sumber daya di Desa Watu. Jurnal Teknologi Pertanian Terapan, 15(2), 112–120.

6. Lestari, N. (2020). Penerapan sistem smart farming berbasis Internet of Things (IoT) untuk peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(3), 145–153.

7. Nauli, R. (2022). Penerapan smart farming dalam mewujudkan pertanian cerdas di era digital. Jurnal Teknologi Pertanian dan Agribisnis, 11(2), 112–120.

8. Nugroho, F., Utami, R., & Prasetya, T. (2022). Penerapan sistem image processing berbasis kamera RGB untuk identifikasi tingkat kematangan buah tomat pada proses panen otomatis. Jurnal Teknologi Pertanian Indonesia, 14(1), 51–59. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.agro.v14i1.26458

9. Nurhaliza, D. (2025). Implementasi sistem irigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) pada lahan pertanian kering untuk efisiensi air dan peningkatan produktivitas. Jurnal Rekayasa Pertanian Berkelanjutan, 6(1), 25–33.

10. Rachman, F., Lestari, N., & Supriyadi, A. (2023). Determinants of digital agriculture adoption among Indonesian farmers: The roles of usability, institutional support, and digital literacy. Jurnal Teknologi Pertanian Indonesia, 14(1), 33–42. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.agro.v14i1.32157

11. Rahman, F., Sutopo, B., & Nuraini, L. (2023). Analisis tantangan penerapan teknologi smart farming di wilayah pedesaan Indonesia. Jurnal Agroteknologi Indonesia, 12(1), 25–36.

12. Ramdani, M., & Prasetyo, T. (2023). Peran kemitraan publik-swasta (PPP) dalam penguatan ekosistem inovasi pertanian digital di Indonesia. Jurnal Inovasi Teknologi Pertanian, 16(3), 201–210. https://doi.org/10.21082/jitp.v16n3.2023.201-210

13. Sari, D. R., Yuliani, N., & Prasetyo, A. (2023). Penerapan sistem smart farming berbasis Internet of Things (IoT) dalam meningkatkan efisiensi pertanian di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 4562–4571. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.25875

14. Sharma, A. S., & Shukla, S. N. (2021). Internet of Things (IoT) based smart agriculture for efficient farm management. International Journal of Engineering Research & Technology, 10(6), 45–52. https://doi.org/10.17577/IJERTV10IS060137

15. Siregar, H., Pramono, D., & Kurniasih, L. (2024). Model adopsi pertanian digital berbasis komunitas: Analisis efisiensi biaya dan kepercayaan petani di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (SEPA), 20(2), 112–121. https://doi.org/10.20961/sepa.v20i2.56387

16. Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

17. Wahyudi, S., Firmansyah, A., & Lazuardi, M. (2025). Rancang bangun sistem irigasi otomatis berbasis IoT untuk optimalisasi penggunaan air pada greenhouse. Jurnal Teknologi Pertanian dan Lingkungan, 13(2), 88–97. https://doi.org/10.33005/jtpli.v13i2.987

18. Widanti, R., Pratama, B., & Kurniawan, T. (2024). Pengembangan sistem smart farming berbasis IoT untuk deteksi dan pengendalian hama tikus pada pertanian padi. Jurnal Teknologi Informasi Pertanian, 9(3), 115–123. https://doi.org/10.30812/jtip.v9i3.4532

19. Wolfert, S., Ge, L., Verdouw, C., & Bogaardt, M. J. (2017). Big Data in Smart Farming – A review. Agricultural Systems, 153, 69–80. https://doi.org/10.1016/j.agsy.2017.01.023

20. Wulandari, D., & Rifaldi, M. (2021). Perancangan alat penyemaian otomatis berbasis Computer Numerical Control (CNC) untuk meningkatkan efisiensi budidaya hortikultura. Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam (Embedded Systems), 9(2), 88–97. https://doi.org/10.21009/jtst.v9i2.25045

21. Yahwe, R., & Isnawaty, A. (2016). Rancang bangun sensor kelembapan tanah berbasis IoT untuk pemantauan lahan pertanian. Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Komputer, 1(2), 35–42. https://doi.org/10.31227/osf.io/3v9aj

Downloads

Published

24-07-2026

How to Cite

[1]
P. Y. Wahyuti, T. Sjah, and K. Budastra, “Peran Smart Farming di Indonesia”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 18504–18509, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles