Pengembangan Film Animasi 3 Dimensi Pengenalan Konsep Subak Dalam Filosofi Tri Hita Karana ”Palemahan”
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4414Keywords:
Film Animasi 3 Dimensi, Subak, Tri Hita Karana, Palemahan, Media EdukasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan film animasi tiga dimensi sebagai media edukasi dalam memperkenalkan konsep Subak yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana, khususnya pada aspek Palemahan yang menekankan hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh menurunnya pemahaman generasi muda Bali terhadap nilai-nilai Subak sebagai sistem irigasi tradisional yang sarat makna budaya, serta rendahnya minat masyarakat, terutama generasi Z, dalam mengunjungi Museum Subak sebagai sarana pembelajaran budaya. Perkembangan teknologi digital dan media visual menjadi peluang untuk menghadirkan media edukasi yang lebih menarik dan mudah dipahami. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi enam tahap, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Produk yang dihasilkan berupa film animasi tiga dimensi yang memvisualisasikan aktivitas sehari-hari petani Bali dalam sistem irigasi tradisional Subak, mulai dari pengelolaan air, kerja sama antaranggota Subak, hingga penerapan nilai-nilai keharmonisan antara manusia dan alam sesuai dengan filosofi Tri Hita Karana. Hasil uji ahli isi menunjukkan tingkat validitas sebesar 1,00 dengan kategori “sangat tinggi”, sedangkan hasil uji ahli media juga memperoleh tingkat validitas sebesar 1,00 dengan kategori “sangat tinggi”. Selain itu, hasil uji respon pengguna menunjukkan kategori “Baik” dengan persentase sebesar 72,31%. Berdasarkan hasil tersebut, film animasi yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif digunakan sebagai media edukasi dalam memperkenalkan konsep Subak, serta berpotensi mendukung upaya pelestarian budaya lokal Bali di era digital.
Downloads
References
Pramana, I. G. N., dan Widiastuti, N. 2020. Peran generasi muda dalam pelestarian Subak di era globalisasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2): 150-158. https://doi.org/10.23887/jish.v9i2.22244
Arisanti, N. K. T., dan Sudiarta, I. N. 2021. Penerapan Tri Hita Karana dalam pengelolaan desa wisata di Bali. Jurnal Kajian Bali, 11(2): 345-356. https://doi.org/10.24843/jkb.2021.v11.i02.p09
Gunawan, A., dan Putra, G. A. 2022. Strategi pelestarian warisan budaya dunia Subak dalam menghadapi modernisasi. Jurnal Warisan Budaya, 4(1): 67-75. https://doi.org/10.31294/jwb.v4i1.4352
Kirani, P. I. C. N., Kharisma, W. W. I., Asih, W. E. P., Saraswati, N. I. S., Ratihningsih, N. S., Suryandari, N. A., dan Jurusan Akuntansi, Jurusan Teknik Sipil, dan Jurusan Manajemen. 2022. Tri hita karana sebagai ideologi kehidupan masyarakat Bali dalam pengembangan desa wisata Panglipuran Bali. Journal of Tourism and Interdisciplinary Studies (JoTIS), Vol. 2, Edisi Desember
Herawati, N. 2015. Pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis subak sebagai bagian warisan budaya dunia UNESCO di Desa Mangesta Kabupaten Tabanan. JUMPA, Vol. 2. http://www.disparda.baliprov.go.id/.
Eryani, I. G. A. P. 2020. Pengelolaan air subak untuk konservasi sir dan lahan.
Shanty, K., Parwati, M., Made, G., Hendrajana, R., Sari, R. J., dan Amir, L. 2023. Edutourism museum subak Tabanan sebagai upaya peningkatan pemahaman wisata minat khusus bagi wisatawan.
Agustini, D. S. W., N. M. R., dan I. N. E. M. 2021. Augmented reality applied in subak museum: Preserving local wisdom subak concept. Jurnal Sistem Informasi, 6(1): 204-210. https://doi.org/10.4108/eai.30-7-2021.2313598
Yasa, I. M., dan Wardani, N. L. 2020. Tantangan generasi muda dalam memahami filosofi Subak. Jurnal Sosial Humaniora, 12(4): 305-312. https://doi.org/10.23917/jsh.v12i4.3821
Adiwiyasa, I. B. P. S., Darmawiguna, I. G. M., dan Subawa, I. G. B. 2023. Film animasi 3D sejarah tradisi mepasah di Desa Trunyan Bangli.
Astuti, L. P., dan Rahayu, W. N. 2020. Efektivitas media pembelajaran animasi 3D dalam meningkatkan pemahaman siswa. Jurnal Pendidikan Multimedia, 8(1): 55-64. https://doi.org/10.32528/jpm.v8i1.3204
Ayu, D., Prawerti, D., Mahagiri, A. G., Saputra, I. P. A. A., Muliarta, N., dan Warmadewa, P. 2022. Peran kelompok subak dalam pelestarian air melalui upacara mendak toya.
Handani, S. W., dan Nafianti, D. R. 2017. Perancangan film pendek animasi 3 dimensi legenda Desa Penyarang. Jurnal Infotel, 9(2): 204. https://doi.org/10.20895/infotel.v9i2.195
Kusuma, B. P. N. 2022. Strategi pengembangan museum subak sebagai wisata edukasi di Kabupaten Tabanan.
Lestari, N. P. D. N., dan Ginting, A. H. 2021. Upaya penanggulangan alih fungsi lahan pertanian dengan pemberdayaan krama subak. Jurnal Pemerintahan dan Keamanan Publik (JP dan KP), 1–12. https://doi.org/10.33701/jpkp.v3i1.2012
Limbong, E., Tulenan, V., dan Rindengan, Y. D. Y. 2017. Rancang bangun animasi 3 dimensi budaya Passiliran. Journal Teknik Informatika, 10(1).
Nurhayati, N., Azizul, M., Kurmazi, R., Firdania, M. S., dan Sitompul, N. 2023. Pembuatan film animasi 3D “Buah tangan berubah kenangan” dengan metode MDLC. Pixel: Jurnal Ilmiah Komputer Grafis, 16(2): 153–164. https://doi.org/10.51903/pixel.v16i2.1316
Pradita, I. G. A. M. 2021. Pengembangan film animasi 3 dimensi Tude The Movie – Sejarah Lagu Merah Putih.
Putu, N., Pratiwi, B., Darmawiguna, I. G. M., Windu, M., dan Kesiman, A. 2020. Pengembangan film animasi 3 dimensi sejarah pembangunan pelabuhan Buleleng. Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (KARMAPATI), 9(3).
Rachman, A., Yochanan, E., dan S. S. T. A. I. 2016. Metode kualitatif, kuantitatif dan R&D.
Rai, I. M., dan Astiti, I. A. 2023. Edukasi budaya melalui animasi digital: Studi kasus animasi berbasis kearifan lokal Bali. Jurnal Teknologi dan Seni, 5(2): 134-142. https://doi.org/10.22146/jts.v5i2.43982
Riyanto, A., dan Prabowo, A. 2022. Media pembelajaran berbasis animasi 3D untuk meningkatkan pemahaman konsep budaya lokal. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(3): 211-220. https://doi.org/10.21009/jtp.v24i3.29981
Sembiring. 2023. Pengembangan film animasi 3 dimensi legenda patung Sigale-Gale.
Suarna, I. W., dan Dewi, R. S. 2021. Teknologi animasi 3D sebagai media pembelajaran interaktif berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 6(2): 95-102. https://doi.org/10.24843/jpti.v6i2.38121
Sugianto, G. E., Mingkid, E., dan Kalesaran, E. R. 2017. Persepsi mahasiswa pada film “Senjakala di Manado” (Studi pada mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fispol Unsrat). Acta Diurna, Vol. VI, No. 1.
Syahputra, R. B., dan Deslianti, D. 2021. Pembuatan video animasi 3 dimensi kantor Gubernur Provinsi Bengkulu. Jurnal Rekursif, Vol. 9, No. 2. http://ejournal.unib.ac.id/index.php/rekursif/128
Sumendap, I. Y., Tulenan, V., dan Paturusi, S. D. E. 2019. Jurnal Informatika
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sesil Dwi Pebrianti, Ketut Agustini, I Nengah Eka Mertayasa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















