Hubungan Konten Galih Pamungkas sebagai MUA Influencer dengan Keputusan Pembelian Produk Kosmetik LT Pro
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.4138Keywords:
Influencer Marketing, Galih Pamungkas, Keputusan Pembelian, LT Pro, Media SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara konten Galih Pamungkas sebagai Make Up Artist (MUA) influencer dan keputusan pembelian produk kosmetik LT Pro. Perkembangan industri kosmetik serta intensitas penggunaan media sosial telah mendorong konsumen menjadikan konten influencer sebagai salah satu sumber informasi sebelum membeli produk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan survei. Data diperoleh melalui kuesioner dari 78 responden yang pernah melihat konten Galih Pamungkas pada media sosial dan mengenal produk LT Pro. Pengujian instrumen dilakukan melalui uji validitas Pearson Product Moment dan reliabilitas Cronbach’s Alpha. Hasil pengujian menunjukkan seluruh butir pernyataan pada variabel konten influencer dan keputusan pembelian valid serta reliabel. Uji normalitas memperlihatkan salah satu variabel tidak berdistribusi normal sehingga hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil analisis menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,594 dengan nilai signifikansi 0,000 atau lebih kecil dari 0,01. Temuan tersebut menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara konten Galih Pamungkas dan keputusan pembelian produk kosmetik LT Pro. Semakin informatif, menarik, relevan, dan meyakinkan konten yang diterima audiens, semakin tinggi kecenderungan konsumen mempertimbangkan serta membeli produk. Penelitian ini menegaskan bahwa kredibilitas profesional MUA, kualitas penyajian visual, dan kejelasan informasi produk merupakan unsur penting dalam influencer marketing. Hasil penelitian dapat menjadi pertimbangan bagi LT Pro dan merek kosmetik lokal dalam memilih influencer yang relevan, mengembangkan konten edukatif, serta memperkuat interaksi dengan konsumen pada kanal digital.
Downloads
References
[1] R. Amalia and N. Dewi, “Pengaruh kredibilitas make up artist influencer terhadap keputusan pembelian produk kosmetik lokal,” Jurnal Komunikasi Indonesia, vol. 10, no. 2, pp. 145–158, 2021.
[2] F. Amrullah and M. Fajri, “Kualitas konten visual dan keputusan pembelian konsumen pada produk kosmetik lokal,” Jurnal Ilmu Sosial dan Ekonomi, vol. 7, no. 1, pp. 55–64, 2021.
[3] S. Andriana and P. Lestari, “Strategi pemasaran digital brand kosmetik lokal melalui influencer marketing,” Jurnal Pemasaran Nusantara, vol. 8, no. 2, pp. 102–115, 2021.
[4] Y. Chetioui, H. Benlafqih, and H. Lebdaoui, “How fashion influencers contribute to consumers’ purchase intention,” Journal of Retailing and Consumer Services, vol. 52, p. 101923, 2020. https://doi.org/10.1016/j.jretconser.2019.101923
[5] E. Djafarova and C. Rushworth, “Exploring the credibility of online celebrities’ Instagram profiles in influencing the purchase decisions of young female users,” Computers in Human Behavior, vol. 68, pp. 1–7, 2017. https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.11.009
[6] N. Herlina and F. Istiqomah, “Pengaruh konten estetis beauty influencer terhadap minat beli kosmetik lokal,” Jurnal Komunikasi dan Media, vol. 12, no. 1, pp. 34–46, 2021.
[7] Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Laporan Perkembangan Industri Kosmetika Nasional, 2023.
[8] N. Khilwa, H. Maulida, and M. Mukhroji, “Pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Wardah pada generasi Z,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, vol. 7, no. 1, pp. 55–63, 2023.
[9] P. Kotler and K. L. Keller, Marketing Management, 15th ed. Pearson, 2016.
[10] C. Lou and S. Yuan, “Influencer marketing: How message value and credibility affect consumer trust,” Journal of Interactive Advertising, vol. 19, no. 1, pp. 58–73, 2019. https://doi.org/10.1080/15252019.2019.1575108
[11] C. Lou, S. Tan, and X. Chen, “Investigating consumer engagement with influencer-generated advertising,” International Journal of Advertising, vol. 40, no. 3, pp. 436–460, 2021. https://doi.org/10.1080/02650487.2020.1769409
[12] M. Nugroho and E. Rahmawati, “Pengaruh review beauty influencer terhadap minat beli produk kosmetik lokal,” Jurnal Komunikasi Digital, vol. 5, no. 2, pp. 133–147, 2021.
[13] I. Pradipta and A. Maharani, “Efektivitas influencer marketing dalam meningkatkan keputusan pembelian produk kecantikan,” Jurnal Manajemen Pemasaran Modern, vol. 4, no. 1, pp. 72–85, 2022.
[14] N. Pradnyani and N. Yasa, “Peran beauty influencer dalam membentuk kepercayaan konsumen pada produk kosmetik lokal,” E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, vol. 8, no. 7, pp. 4211–4230, 2019.
[15] L. Pratiwi, “Hubungan kualitas konten beauty influencer dengan minat pembelian kosmetik lokal,” Jurnal Komunikasi Digital, vol. 4, no. 2, pp. 98–108, 2020.
[16] R. Putra and A. Salsabila, “Efektivitas konten video influencer terhadap keputusan pembelian kosmetik,” Jurnal Komunikasi & Industri Kreatif, vol. 6, no. 1, pp. 44–57, 2021.
[17] A. Putri and D. Kurniawan, “Perubahan perilaku konsumen kosmetik di era digital,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, vol. 4, no. 1, pp. 21–33, 2020.
[18] D. Rahmawati and P. Wibowo, “Perubahan perilaku konsumen kosmetik di era media sosial,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, vol. 5, no. 1, pp. 25–34, 2021.
[19] M. Sari and R. Prasetyo, “Media sosial dan tren konsumsi kosmetik di Indonesia,” Jurnal Komunikasi dan Bisnis, vol. 8, no. 2, pp. 120–132, 2022.
[20] R. Sayuti and M. Anwar, “Konten marketing beauty influencer terhadap brand image produk kosmetik lokal,” Jurnal Komunikasi Visual Indonesia, vol. 4, no. 2, pp. 89–101, 2022.
[21] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, 2021.
[22] A. Wulandari and D. Oktaviani, “Strategi pemasaran kosmetik lokal dalam menghadapi persaingan global melalui influencer marketing,” Jurnal Bisnis & Industri Kreatif, vol. 3, no. 2, pp. 88–97, 2020.
[23] R. Yudihartanti, “Penggunaan korelasi Spearman Rank pada data tidak normal,” Jurnal Statistika Indonesia, vol. 12, no. 1, pp. 45–53, 2017.
[24] E. Yuniarti et al., “Ketepatan penggunaan uji non-parametrik dalam penelitian sosial,” Jurnal Metodologi Penelitian, vol. 10, no. 1, pp. 12–21, 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Taofan Ali Achmadi, Mia Hafizah Tumangger, Anisa Zahrotun Nikmah, Monica Tri Wahyuningtyas, Ina Aulia Mumtahanah, Adzra Nahda Humairaa Yusuf, Siti Asroriah Al-Wasilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















